Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Origami Seni Lipat Kertas Ini Nggak Cuma Estetik, Tapi Juga Punya Makna yang Dalam Banget

Siti Fadhilah Salsabila • Senin, 28 Juli 2025 | 03:32 WIB
Origami bukan hanya tentang bentuk, tapi tentang proses. Dalam tiap lipatan kertas tersimpan filosofi kesabaran, harapan.
Origami bukan hanya tentang bentuk, tapi tentang proses. Dalam tiap lipatan kertas tersimpan filosofi kesabaran, harapan.

TULUNGAGUNG - Origami berasal dari kata ori (melipat) dan kami (kertas) dalam bahasa Jepang.

Secara tradisional, origami mengacu pada seni melipat selembar kertas tanpa memotong atau menambahkan apa pun untuk menciptakan bentuk tiga dimensi seperti burung, bunga, hewan, hingga objek abstrak.

Namun, lebih dari sekadar teknik seni, origami memiliki akar filosofi yang dalam dan sering kali dikaitkan dengan prinsip-prinsip kehidupan dan spiritualitas di budaya Jepang.

Baca Juga: Menelusuri Sejarah Marmer Tulungagung dari Perut Bumi Menuju Keindahan Seni

Filosofi dan Makna Simbolis Origami

1. Kesederhanaan dan Ketekunan

Satu lembar kertas polos bisa berubah menjadi bentuk yang rumit dan indah. Ini menggambarkan filosofi kesederhanaan yang kuat, bahwa dari hal kecil dan sederhana bisa lahir sesuatu yang bermakna, asalkan dilakukan dengan ketekunan dan kesabaran.

2. Simbol Kehidupan dan Harapan

Salah satu simbol origami paling terkenal adalah origami burung bangau (orizuru).

Dalam budaya Jepang, bangau dipercaya sebagai simbol umur panjang, kedamaian, dan harapan.

Bahkan ada kepercayaan bahwa melipat 1.000 bangau (senbazuru) bisa mengabulkan permohonan.

3. Transformasi dan Fleksibilitas

Melipat origami adalah proses transformasi dari datar menjadi bentuk. Ini mengajarkan bahwa kehidupan pun penuh perubahan.

Setiap lipatan, meskipun tampak kecil, adalah bagian penting dari hasil akhir. Ini mencerminkan prinsip ikigai: menemukan makna dalam proses, bukan hanya hasil.

4. Keseimbangan dan Harmoni

Banyak desain origami mengandalkan kesimetrian dan keseimbangan, yang mencerminkan filosofi Zen dalam kehidupan: mencari harmoni dalam diri, alam, dan tindakan kita.

Melipat origami bisa menjadi meditasi aktif, menenangkan pikiran dan meningkatkan fokus. 

Origami dalam Kehidupan Modern

Kini, origami tidak hanya sebagai seni atau dekorasi, tetapi juga diaplikasikan dalam:

Origami menjadi contoh nyata bahwa budaya tradisional bisa relevan dan adaptif di dunia modern.

Origami adalah refleksi dari filosofi Timur yang dalam. Ia mengajarkan kita untuk bersabar, menikmati proses, dan melihat potensi dari sesuatu yang sederhana.

Dalam tiap lipatan kertas, tersimpan pesan tentang kehidupan, harapan, dan keindahan yang tersembunyi. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#seni #filosofi #jepang #origami