TULUNGAGUNG - Di tengah dominasi gadget dalam kehidupan sehari-hari di Tulungagung, permainan zaman dulu kembali menarik perhatian para orang tua.
Tidak hanya menyenangkan dan bikin nostalgia di Tulungagung, permainan tradisional juga punya banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak.
Berikut ini 10 permainan jadul di Tulungagung yang bisa menjadi alternatif sehat dari penggunaan gadget.
1. Petak Umpet
Permainan ini sangat populer karena bisa dimainkan di mana saja bersama teman. Anak-anak belajar tentang strategi, mengatur napas, dan bersembunyi dengan tenang.
Selain menyenangkan, permainan ini mengajarkan kerja sama dan kejelian dalam mengamati.
2. Engklek
Engklek membutuhkan ketangkasan dan keseimbangan. Dengan melompati kotak-kotak yang digambar di tanah menggunakan satu kaki, anak-anak bisa melatih fokus dan kemampuan motorik halusnya.
3. Gobak Sodor
Gobak sodor merupakan permainan kelompok yang seru dan menantang. Anak-anak akan belajar strategi, kekompakan, dan ketepatan gerak saat menghadang dan menerobos garis penjaga.
4. Bentengan
Dua kelompok beradu strategi untuk menjaga dan merebut benteng lawan. Selain melatih kecepatan lari, permainan ini juga membangun semangat tim dan keberanian mengambil keputusan.
5. Lompat Tali
Dengan alat sederhana berupa tali atau karet gelang, permainan ini bisa membakar energi anak dengan cara menyenangkan. Bagus untuk kebugaran dan kekompakan saat dimainkan bersama-sama.
6. Congklak
Permainan papan ini tidak hanya seru, tapi juga edukatif. Anak-anak akan dilatih menghitung, menyusun strategi, serta memahami giliran dan kesabaran.
7. Kelereng
Permainan yang memerlukan keterampilan jari dan perhitungan arah ini bisa dilakukan di tanah atau lantai. Kelereng melatih koordinasi mata dan tangan, serta mendorong anak berpikir taktis.
8. Gundu Taplak (Taplak Gunung)
Permainan ini memanfaatkan pola garis di tanah dan dilakukan dengan cara menendang gundu (kelereng besar) dari satu area ke area lain. Melatih ketepatan, kesabaran, dan juga rasa kompetitif secara sehat.
9. Ular Naga
Permainan ini biasa dimainkan secara berkelompok sambil menyanyikan lagu khas. Anak-anak akan melewati dua "gerbang" dan dipilih untuk masuk ke salah satu tim. Seru, aktif, dan meningkatkan kemampuan sosial.
10. Sepak Bola Kertas atau Bola Plastik
Dengan bola seadanya seperti bola plastik ringan atau bahkan kertas yang dibentuk bulat, permainan sepak bola sederhana ini bisa dilakukan di gang sempit.
Selain melatih fisik, ini juga menumbuhkan semangat kompetitif dan kerja sama tim.
Mengapa Permainan Zaman Dulu Perlu Diperkenalkan Kembali?
Permainan tradisional memiliki nilai edukatif, sosial, dan fisik yang tinggi. Saat anak-anak mulai terlalu sering menggunakan HP, permainan ini bisa jadi solusi: Meningkatkan interaksi sosial langsung.
Mengurangi waktu layar dan ketergantungan gadget. Menstimulasi motorik dan sensorik tubuh. Mengajarkan nilai kebersamaan, kejujuran, dan kerja tim. Membantu anak lebih aktif dan kreatif
Tips Agar Anak Tertarik Main Permainan Tradisional: Mainkan bersama mereka di halaman rumah atau lapangan.
Libatkan anak-anak tetangga atau teman sekolahnya. Ciptakan suasana menyenangkan seperti memberi hadiah kecil atau sistem poin. Ceritakan pengalaman masa kecil Anda saat memainkan permainan tersebut.
Permainan zaman dulu adalah warisan budaya yang penuh manfaat. Selain bikin nostalgia, permainan ini bisa jadi cara ampuh untuk menjauhkan anak dari ketergantungan gadget dan membentuk karakter positif sejak dini. Yuk, hidupkan kembali keseruan masa kecil untuk generasi sekarang! (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah