Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warga Tulungagung Jangan Mubazir! Simak 5 Tips Menyimpan Makanan agar Tidak Cepat Basi

Eka Putri Wahyuni • Kamis, 31 Juli 2025 | 01:30 WIB
Menyimpan makanan perlu diketahui warga Tulungagung agar tetap awet dan layak konsumsi dalam waktu lebih lama.
Menyimpan makanan perlu diketahui warga Tulungagung agar tetap awet dan layak konsumsi dalam waktu lebih lama.

TULUNGAGUNG - Warga Tulungagung ketika menyimpan makanan dengan cara kurang tepat cenderung lebih cepat basi. Hal ini dapat menyebabkan pemborosan bahan makanan, peningkatan limbah dapur, dan risiko gangguan kesehatan jika makanan basi terlanjur dikonsumsi.

Penyimpanan yang benar mampu menjaga kualitas makanan lebih lama, menjaga rasa dan kandungan gizinya, serta membantu menghemat pengeluaran warga Tulungagung.

Berikut 5 cara menyimpan makanan yang perlu diketahui warga Tulungagung agar tetap awet dan layak konsumsi dalam waktu lebih lama.

1. Dinginkan Makanan Sebelum Disimpan

Makanan yang masih panas tidak disarankan langsung dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Suhu tinggi pada makanan dapat menimbulkan uap, meningkatkan kelembapan, serta memicu tumbuhnya bakteri.

Uap panas juga dapat memengaruhi suhu ruang penyimpanan lainnya.

Biarkan makanan mencapai suhu ruang terlebih dahulu sebelum disimpan dalam kulkas atau wadah tertutup. Waktu ideal pendinginan berkisar antara 30 hingga 60 menit setelah selesai dimasak.

2. Gunakan Wadah Kedap Udara

Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat membantu mencegah kontaminasi dari udara luar, bakteri, atau aroma dari makanan lain.

Selain itu, wadah kedap udara juga menjaga kelembapan makanan agar tidak mudah mengering atau berubah rasa.

Wadah berbahan kaca seperti plastik food grade baik untuk digunakan, apalagi disertai label tanggal penyimpanan untuk mempermudah pemantauan.

3. Bagi Menjadi Porsi Kecil

Menyimpan makanan dalam porsi besar dan mengambil sebagian-sebagian secara berulang dapat mempercepat kerusakan makanan.

Pemisahan dalam porsi kecil akan menghindari paparan suhu ruang secara terus-menerus dan menjaga kebersihan makanan yang belum dikonsumsi.
Langkah ini juga lebih praktis saat proses pemanasan kembali.

4. Simpan Sesuai Jenis dan Suhu

Setiap jenis makanan memiliki kebutuhan suhu dan tempat penyimpanan berbeda. Sayuran segar sebaiknya diletakkan di laci khusus sayur, makanan matang disimpan di bagian tengah lemari es, sedangkan daging dan ikan yang belum diolah sebaiknya langsung masuk freezer.

Pemisahan antara makanan mentah dan matang penting untuk mencegah kontaminasi silang yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

5. Perhatikan Lama Simpan

Makanan matang yang disimpan di lemari es umumnya memiliki masa simpan maksimal 2 hingga 3 hari. Makanan kering dan kemasan sebaiknya disimpan di tempat sejuk, serta selalu dicek tanggal kedaluwarsanya.

Penerapan prinsip penyimpanan berdasarkan urutan waktu masuk (First In First Out) dapat membantu menghindari tumpukan makanan lama yang terlupakan.

Menerapkan cara penyimpanan makanan yang tepat akan memperpanjang masa simpan, mempertahankan rasa, serta menjaga kebersihan dan nilai gizi.

Hal ini tidak hanya berdampak baik bagi kesehatan, tetapi juga mendukung efisiensi pengelolaan bahan makanan sehari-hari.

Penyimpanan yang benar adalah langkah kecil namun berdampak besar dalam menjaga kualitas makanan di rumah. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#menyimpan makanan #tulungagung #penyimpanan #makanan