Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cara Menghadapi Overthinking Setiap Malam, Jangan Biarkan Pikiran Mengendalikanmu

Naufal Shafa Diya • Minggu, 3 Agustus 2025 | 01:45 WIB
Banyak orang mengalami overthinking, terutama saat malam hari ketika suasana sunyi dan tidak ada distraksi.
Banyak orang mengalami overthinking, terutama saat malam hari ketika suasana sunyi dan tidak ada distraksi.

TULUNGAGUNG - Apakah kamu sering merasa cemas, gelisah, atau sulit tidur karena terlalu banyak berpikir alias overthinking di malam hari? Jika iya, kamu tidak sendirian.

Banyak orang mengalami overthinking, terutama saat malam hari ketika suasana sunyi dan tidak ada distraksi.

Overthinking bisa membuat kita memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi, menyesali masa lalu, atau membayangkan skenario buruk di masa depan.

Jika tidak ditangani dengan baik, ini bisa berdampak pada kesehatan mental dan kualitas tidur.

Berikut ini adalah cara-cara efektif untuk menghadapi overthinking setiap malam:

1. Tulis Semua Pikiran di Jurnal

Menulis di jurnal sebelum tidur dapat membantu mengeluarkan isi pikiran yang menumpuk. Tuliskan hal-hal yang membuat kamu cemas, lalu tutup jurnal dan katakan pada diri sendiri, "Besok aku bisa pikirkan lagi."

Dengan menulis, kamu memberi ruang pada pikiranmu untuk 'beristirahat' dan tidak terus-menerus berputar di kepala.

2. Latihan Pernapasan dan Relaksasi

Teknik pernapasan dalam (deep breathing) terbukti dapat menenangkan sistem saraf. Cobalah tarik napas selama 4 detik, tahan selama 4 detik, dan hembuskan selama 6 detik. Ulangi beberapa kali.

Selain itu, kamu bisa mencoba meditasi ringan atau body scan untuk membuat tubuh lebih rileks sebelum tidur.

3. Hindari Layar HP atau Laptop Sebelum Tidur

Cahaya biru dari layar gadget dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu kamu tidur.

Batasi penggunaan gadget setidaknya 30–60 menit sebelum tidur dan hindari konsumsi konten yang memicu kecemasan.

Sebagai gantinya, cobalah membaca buku, mendengarkan musik santai, atau mendengarkan podcast meditasi.

4. Buat Rutinitas Malam Hari

Rutinitas malam membantu otak mengenali sinyal bahwa waktu istirahat sudah dekat. Kamu bisa mulai dengan mencuci muka, mengganti pakaian tidur, menyalakan aromaterapi, lalu duduk sebentar untuk refleksi diri.

Kebiasaan ini akan menciptakan kenyamanan emosional yang penting untuk menghentikan overthinking sebelum tidur.

5. Fokus pada Hal yang Bisa Dikontrol

Sering kali, overthinking berasal dari hal-hal di luar kendali kita. Fokuskan pikiran pada apa yang bisa kamu lakukan hari ini, bukan hal-hal yang belum tentu terjadi.

Ubah kalimat seperti “bagaimana kalau besok gagal?” menjadi “apa yang bisa aku lakukan agar lebih siap besok?”

6. Berbicara dengan Orang Terpercaya

Jika overthinking makin parah dan tidak kunjung membaik, cobalah bicarakan dengan orang terdekat atau profesional.

Terkadang, berbicara bisa melegakan dan membuat kita menyadari bahwa kita tidak sendiri.

7. Berikan Waktu Istirahat untuk Pikiranmu

Sadari bahwa tidak semua masalah harus diselesaikan malam ini. Istirahat bukan berarti menyerah, tapi memberi tubuh dan pikiran kesempatan untuk pulih agar besok bisa berpikir lebih jernih.

Overthinking di malam hari adalah hal yang umum, tapi bisa dikendalikan. Dengan mengenali pemicunya dan melakukan kebiasaan sehat sebelum tidur, kamu bisa menciptakan malam yang lebih damai dan tidur yang lebih nyenyak.

Ingat, kamu berhak untuk tenang. Pikiran tidak harus selalu aktif. Ada waktu untuk berpikir, dan ada waktu untuk beristirahat. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Gen Z #overthingking