Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Begini Cara Semut Temukan Makanan, Jangan Tinggalkan Makananmu Meski Sebentar

Savina Ayu Wardani • Minggu, 10 Agustus 2025 | 06:16 WIB

Bagaimana mungkin semut bisa muncul begitu cepat hanya beberapa menit setelah makanan diletakkan di meja? Padahal, sebelumnya tidak terlihat satu pun semut di sekitar ruangan.
Bagaimana mungkin semut bisa muncul begitu cepat hanya beberapa menit setelah makanan diletakkan di meja? Padahal, sebelumnya tidak terlihat satu pun semut di sekitar ruangan.

RADAR TULUNGAGUNG - Pernahkah kamu merasa heran, bagaimana mungkin semut bisa muncul begitu cepat hanya beberapa menit setelah makanan diletakkan di meja?

Padahal, sebelumnya tidak terlihat satu pun semut di sekitar ruangan. Fenomena ini sering terjadi di rumah, terutama saat kita lupa menutup makanan manis atau berminyak.

Baca Juga: Hewan-Hewan Unik yang Masih Bisa Kamu Temui di Tulungagung

Banyak orang mengira semut datang secara tiba-tiba atau entah dari mana. Tapi sebenarnya, ada penjelasan ilmiah di balik perilaku semut yang tampak “ajaib” ini. 

Sebagian besar semut hidup dalam koloni besar yang tersembunyi di balik tembok, retakan lantai, atau tanah di sekitar rumah.

Mereka membentuk sarang yang terdiri dari ratu, semut pekerja, dan semut penjaga. Meskipun tidak terlihat secara langsung, sarang semut ini bisa berada sangat dekat dengan dapur atau ruang makan.

Baca Juga: Inilah 7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah

Begitu ada sumber makanan terbuka, seperti kue, gula, atau makanan manis lainnya, semut akan segera bereaksi. Tapi bagaimana mereka menemukannya?

Ketika seekor semut pekerja menemukan makanan, ia akan meninggalkan jejak kimia yang disebut feromon dalam perjalanan kembali ke sarang.

Jejak ini akan diikuti oleh semut lainnya, sehingga dalam waktu singkat, ratusan semut bisa muncul dan mengerubungi sumber makanan tersebut.

Baca Juga: Bukan Hanya Manusia dan Hewan, Ternyata Tumbuhan Juga Bisa Berkomunikasi

Jejak feromon inilah yang membuat semut tampak seperti "tahu" arah makanan secara ajaib. Padahal, mereka sebenarnya hanya mengikuti sinyal kimia yang ditinggalkan oleh semut pertama.

Lubang sekecil celah jendela, retakan di dinding, atau bahkan ventilasi bisa menjadi jalan masuk semut ke dalam rumah.

Mereka memiliki tubuh kecil dan fleksibel yang memungkinkan masuk melalui celah-celah tersembunyi.

Oleh karena itu, meskipun kamu merasa rumah sudah bersih, semut tetap bisa menemukan jalan masuk.

Semut sangat tertarik pada makanan yang mengandung gula, lemak, dan minyak. Itulah sebabnya makanan seperti selai, kue, nasi goreng, atau remah roti yang tertinggal bisa dengan cepat mengundang kedatangan semut.

Aroma yang kuat dari makanan tersebut menjadi daya tarik yang luar biasa bagi semut pencari makan.

Bagaimana Cara Menghindari Semut

Agar makanan tidak lagi dikerubungi semut, kamu bisa menerapkan beberapa langkah berikut:

1. Bersihkan sisa makanan segera

Jangan biarkan remah atau tumpahan makanan menempel di meja atau lantai.

2. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat

Gunakan toples kaca atau plastik yang memiliki penutup kedap udara.

3. Segera buang sampah makanan

Sampah dapur yang dibiarkan terlalu lama akan mengundang koloni semut.

4. Tutup celah dan retakan

Gunakan sealant atau lem untuk menutup potensi jalan masuk semut.

Semut mengerubungi makanan bukan karena muncul secara tiba-tiba, melainkan karena sistem kerja yang terorganisir dan penciuman yang tajam.

Mereka datang dari koloni tersembunyi, menemukan makanan lewat sinyal feromon, dan masuk melalui celah kecil yang tidak kita sadari.

Menjaga kebersihan rumah dan menyimpan makanan dengan baik adalah langkah utama untuk mencegah kehadiran mereka. ****

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#Menemukan #semut #makanan