RADAR TULUNGAGUNG - Orangutan adalah salah satu satwa paling ikonik dan istimewa di dunia.
Orangutan bukan hanya dikenal karena bentuk tubuhnya yang besar dan berambut cokelat kemerahan, tapi juga karena kecerdasan dan gaya hidupnya yang unik.
Orangutan hanya ditemukan di dua tempat di dunia: Pulau Kalimantan (Borneo) dan Sumatra, menjadikannya hewan endemik Indonesia.
Secara khusus, ada tiga spesies orangutan yang diakui, yaitu: orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), orangutan Sumatra (Pongo abelii), dan orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis).
Baca Juga: Fakta Menarik Capybara dari Amerika Selatan, Hewan Paling Santuy se Dunia, Miliki 10 Keunikan
Yuk, kenali lebih dalam dengan 10 fakta unik tentang orangutan berikut ini:
1. Namanya Berarti "Manusia Hutan"
Kata orangutan berasal dari bahasa Melayu/Indonesia: orang berarti manusia, dan utan berarti hutan.
Jadi, secara harfiah orangutan berarti "manusia hutan", yang sangat cocok karena mereka adalah primata cerdas dengan banyak kesamaan dengan manusia.
2. Hanya Ada di Indonesia dan Sebagian Malaysia
Orangutan adalah hewan asli Indonesia dan hanya ditemukan di hutan tropis Sumatra dan Kalimantan.
Baca Juga: Misteri Monyet di Makam Ngujang Tulungagung, Benarkah Jelmaan Pesugihan
3. Lengan Panjang yang Luar Biasa
Rentang lengan orangutan bisa mencapai hingga 2,2 meter, lebih panjang dari tinggi tubuhnya. Ini memudahkan mereka berpindah dari satu pohon ke pohon lain di hutan lebat.
4. Primata Pohon Terbesar di Dunia
Orangutan adalah mamalia arboreal terbesar di dunia, artinya mereka hidup dan tidur di atas pohon hampir sepanjang waktu.
Setiap malam, mereka membuat sarang baru dari daun dan ranting untuk tidur.
Baca Juga: Ini Sejarah Wisata Kera di Tulungagung dan Upaya Pelestariannya
5. Sangat Cerdas dan Bisa Menggunakan Alat
Mereka dikenal mampu menggunakan alat bantu sederhana, seperti ranting untuk mengambil serangga atau madu.
Beberapa bahkan belajar membuat payung dari daun, atau mengupas buah seperti manusia.
6. Ikatan Ibu dan Anak yang Sangat Erat
Anak orangutan akan tinggal bersama ibunya selama 6–8 tahun—periode pengasuhan terlama dalam dunia hewan selain manusia.
Selama waktu ini, si anak belajar cara mencari makanan, membuat sarang, dan bertahan hidup.
Baca Juga: Tempat Wisata Hits di Kalimantan Tengah yang Bikin Hati Riang
7. Hampir 97 Persen DNA-nya Sama dengan Manusia
Secara genetik, orangutan memiliki kemiripan sekitar 97 persen dengan manusia. Mereka mampu belajar, berkomunikasi, dan menunjukkan emosi seperti empati dan kasih sayang.
8. Populasinya Sangat Rentan
Karena tingkat reproduksinya yang lambat—hanya melahirkan setiap 7–9 tahun sekali—populasi orangutan sulit pulih jika terjadi gangguan seperti pemburuan atau kerusakan hutan.
9. Penjaga Hutan yang Hebat
Orangutan disebut “petani hutan” karena mereka memakan berbagai buah dan menyebarkan bijinya ke berbagai tempat. Ini membantu regenerasi hutan dan menjaga keanekaragaman hayati.
10. Terancam Punah Akibat Ulah Manusia
Sayangnya, semua spesies orangutan saat ini masuk dalam daftar hewan yang sangat terancam punah. Penyebab utamanya adalah pengrusakan hutan untuk sawit dan kayu, perburuan liar, dan perdagangan ilegal satwa liar
Menurut World Wildlife Fund (WWF), populasi orangutan terus menurun secara drastis. Di alam liar, hanya tersisa sekitar 57 ribu orangutan Kalimantan, 13 ribu orangutan Sumatra, dan kurang dari 800 orangutan Tapanuli
Orangutan bukan sekadar hewan langka—mereka adalah makhluk luar biasa yang memiliki kecerdasan, kasih sayang, dan peran penting dalam ekosistem.
Sebagai hewan asli Indonesia, sudah seharusnya kita merasa bangga sekaligus bertanggung jawab untuk menjaga kelestariannya.
Editor : Dharaka R. Perdana