Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lagu Berputar Terus di Kepala: Berikut Penjelasan Tentang Fenomena Earworm

Savina Ayu Wardani • Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:20 WIB

Lagu yang terus-menerus berputar di dalam pikiran, meskipun lagu tersebut sudah berhenti diputar berjam-jam atau bahkan berhari-hari yang lalu?
Lagu yang terus-menerus berputar di dalam pikiran, meskipun lagu tersebut sudah berhenti diputar berjam-jam atau bahkan berhari-hari yang lalu?

RADAR TULUNGAGUNG - Pernahkah Anda mengalami sebuah lagu yang terus-menerus berputar di dalam pikiran, meskipun lagu tersebut sudah berhenti diputar berjam-jam atau bahkan berhari-hari yang lalu?

Fenomena ini dikenal dengan istilah earworm atau dalam dunia psikologi disebut involuntary musical imagery (INMI).

Earworm terjadi ketika potongan lagu, melodi, atau bahkan hanya beberapa nada dari sebuah musik terulang-ulang di kepala tanpa disengaja.

Baca Juga: Perjuangan Sosok Pendiri One Icons Interior Design Tulungagung, Bermula dari Garasi Rumah kini Wujudkan Mimpi dengan Proyek Tersebar di Kota Besar

Meskipun kondisi ini tidak membahayakan kesehatan fisik, bagi sebagian orang earworm dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas, terutama saat sedang fokus bekerja atau belajar.

Pengertian Earworm

Secara harfiah, kata earworm berasal dari bahasa Inggris yang berarti “cacing telinga,” tetapi istilah ini tidak ada hubungannya dengan hewan atau parasit yang masuk ke telinga.

Istilah tersebut digunakan secara metaforis untuk menggambarkan bagaimana sebuah melodi dapat “menempel” di pikiran dan sulit dilepaskan, layaknya seekor cacing yang tidak bisa keluar.

Fenomena ini bersifat involunter, artinya terjadi di luar kendali kita, sehingga seseorang tidak bisa dengan mudah memutuskan kapan melodi itu akan berhenti.

Baca Juga: 10 Lagu Barat Ini Bisa Memberi Motivasi Saat Kamu Sedang merasa Down, Silakan Mencoba

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 90 persen orang di seluruh dunia pernah mengalami earworm setidaknya sekali dalam hidup mereka, dan sebagian mengalaminya secara rutin.

Earworm bisa berlangsung hanya beberapa menit, tetapi pada kasus tertentu dapat bertahan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Penyebab Terjadinya Earworm

Ada banyak faktor yang dapat memicu terjadinya earworm, dan sebagian besar berkaitan dengan cara otak memproses music.

Contohnya seperti mendengarkan lagu yang sama berkali-kali, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, akan meningkatkan kemungkinan lagu tersebut menempel di pikiran.

Lagu dengan ritme sederhana, nada berulang, dan lirik yang mudah diingat cenderung lebih mudah memicu earworm.

Suasana hati yang sedang gembira, sedih, atau cemas dapat memicu otak untuk mengulang lagu tertentu yang berkaitan dengan emosi tersebut.

Pikiran kosong atau tidak fokus, saat seseorang tidak sedang sibuk atau pikirannya melayang, otak memiliki ruang untuk “memutar ulang” melodi yang tersimpan di memori.

Kenangan pribadi yang terhubung dengan lagu, lagu yang memiliki makna emosional, seperti lagu kenangan masa kecil atau lagu yang mengingatkan pada seseorang, akan lebih mudah muncul sebagai earworm.

Baca Juga: Tidak Salah Secara Mental Sering Memutar Lagu yang Sama Berulang-Ulang, Begini Tanggapan Psikolog

Bagaimana Otak Memproses Earworm?

Earworm terjadi karena otak manusia memiliki sistem memori musik yang unik. Saat mendengarkan musik, bagian otak yang disebut korteks auditori menyimpan pola melodi dan ritme lagu tersebut.

Jika pola ini cukup kuat, unik, atau berulang, otak akan secara otomatis memanggil kembali dan “memutar” melodi itu meskipun tidak ada sumber suara eksternal.

Fenomena ini juga dipengaruhi oleh sifat otak yang menyukai penyelesaian pola. Jika seseorang mendengar lagu yang belum selesai atau hanya mendengar sebagian potongannya, otak cenderung mengulang-ulang bagian itu untuk mencoba “menyelesaikan” musik tersebut.

Dampak Earworm Terhadap Kehidupan Sehari-Hari

Secara umum, earworm tidak berbahaya dan bahkan bisa dianggap menyenangkan bagi sebagian orang, terutama jika lagu yang terngiang adalah lagu favorit. Namun, dalam situasi tertentu, earworm bisa menjadi sumber gangguan.

Baca Juga: Lagu-Lagu Jepang yang Bikin Nostalgia Anak Indonesia Zaman 2000-an

Misalnya, saat seseorang membutuhkan konsentrasi penuh, melodi yang terus berulang dapat mengalihkan fokus dan menurunkan produktivitas.

Dalam kasus yang jarang terjadi, earworm yang berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan rasa frustrasi atau kecemasan ringan.

Cara Mengatasi Earworm

Walaupun earworm umumnya akan hilang dengan sendirinya, ada beberapa cara yang dapat membantu menghentikannya lebih cepat:

1. Mendengarkan Lagu Secara Penuh

Sering kali earworm terjadi karena otak hanya memutar bagian tertentu yang belum “selesai.” Mendengarkan lagu tersebut secara utuh dapat menutup siklus ini.

2. Mengalihkan Perhatian

Melakukan aktivitas yang memerlukan fokus tinggi, seperti membaca buku, berolahraga, atau memecahkan teka-teki, dapat membuat otak berhenti memutar lagu.

3. Mendengarkan Musik Lain

Memperkenalkan melodi baru dapat “menggeser” earworm lama dengan lagu yang berbeda.

4. Mengunyah Permen Karet

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengunyah permen karet dapat mengurangi kemampuan otak untuk memproses ingatan musik berulang.

5. Menghindari Pemicu

Jika earworm sering muncul dari lagu tertentu, membatasi paparan terhadap lagu tersebut bisa menjadi langkah pencegahan.

Baca Juga: Siap-Siap Nangis, 5 Lagu Cinta Beda Agama Ini Terlalu Relate Buat Dilewatkan

Earworm adalah fenomena psikologis yang umum terjadi pada manusia, di mana potongan lagu atau melodi terus terngiang di kepala tanpa disengaja.

Meskipun umumnya tidak berbahaya, earworm dapat mengganggu fokus dan produktivitas jika berlangsung terlalu lama.

Memahami penyebabnya serta mengetahui cara mengatasinya dapat membantu kita mengendalikan fenomena ini.

Jadi, jika Anda sedang dihantui oleh potongan lagu yang tidak kunjung hilang dari pikiran, ingatlah bahwa ini adalah reaksi alami otak, dan ada langkah-langkah sederhana yang dapat membantu menghentikannya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#lagu #penjelasan #earworm