Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sering Tiba-Tiba Lupa Apa yang Mau Dilakukan? Ternyata Ini Alasannya

Savina Ayu Wardani • Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Pernahkah kamu ingin melakukan sesuatu, lalu tiba-tiba lupa padahal baru saja terpikir? Fenomena ini sering dialami banyak orang.
Pernahkah kamu ingin melakukan sesuatu, lalu tiba-tiba lupa padahal baru saja terpikir? Fenomena ini sering dialami banyak orang.

TULUNGAGUNG - Pernahkah kamu ingin melakukan sesuatu, lalu tiba-tiba lupa padahal baru saja terpikir? Fenomena ini sering dialami banyak orang.

Artikel ini membahas fakta ilmiah dan alasan psikologis mengapa otak kita bisa begitu cepat melupakan hal yang baru saja ada dalam pikiran.

Kebanyakan orang pernah mengalami momen ketika baru saja memikirkan sesuatu, misalnya ingin mengambil barang atau mengucapkan kalimat, lalu dalam hitungan detik lupa begitu saja.

Fenomena ini dikenal sebagai lupa jangka pendek dan merupakan hal yang wajar.

Namun, ada penjelasan ilmiah menarik di baliknya yang berhubungan dengan cara kerja otak manusia.

Kapasitas Memori Jangka Pendek Terbatas

Otak manusia memiliki memori jangka pendek atau short-term memory yang hanya mampu menyimpan informasi dalam waktu singkat, biasanya sekitar 20 hingga 30 detik.

Kapasitasnya juga terbatas, rata-rata hanya dapat menampung 5–9 informasi sekaligus.

Jika ada terlalu banyak informasi masuk, otak cenderung melupakan sebagian untuk memberi ruang bagi informasi baru.

Itulah sebabnya kita mudah lupa dengan hal-hal kecil yang baru saja dipikirkan.

Gangguan Fokus dan Perhatian

Lupa sesuatu yang baru saja dipikirkan sering terjadi karena otak kehilangan fokus.

Misalnya, ketika sedang ingin mengambil kunci, lalu tiba-tiba ponsel berbunyi atau ada orang yang mengajak bicara.

Perhatian otak langsung terbagi, sehingga informasi yang baru saja dipikirkan tidak sempat diproses lebih dalam.

Hal ini membuat otak seperti “menyimpan sebentar lalu menghapus” informasi yang seharusnya masih ada.

Doorway Effect

Ada fenomena psikologi unik yang disebut doorway effect, yaitu kecenderungan seseorang lupa apa yang ingin dilakukan setelah berpindah ruangan.

Misalnya, saat kamu berjalan dari kamar ke dapur untuk mengambil sesuatu, sesampainya di dapur kamu justru lupa apa yang ingin diambil.

Penjelasannya adalah otak menganggap berpindah ruangan sebagai “bab baru” dalam memori, sehingga informasi sebelumnya sering tidak ikut terbawa.

Overload Informasi di Otak

Di era modern, otak kita terus dibanjiri informasi dari media sosial, notifikasi ponsel, hingga tuntutan pekerjaan atau sekolah.

Terlalu banyak informasi ini membuat otak bekerja lebih keras dan mudah kewalahan.

Akibatnya, informasi kecil yang baru saja kita pikirkan bisa hilang begitu saja karena otak memprioritaskan hal lain yang dianggap lebih penting.

Stres dan Kurang Tidur Melemahkan Memori

Stres berlebihan dan kurang tidur juga menjadi faktor besar mengapa kita mudah lupa sesuatu yang baru saja dipikirkan.

Stres membuat otak melepaskan hormon kortisol, yang dapat mengganggu proses penyimpanan memori.

Sementara itu, tidur adalah waktu penting bagi otak untuk mengatur ulang dan menguatkan ingatan.

Jika kita kurang tidur, memori jangka pendek akan lebih mudah hilang.

Otak Memilih Informasi yang Dianggap Penting

Tidak semua hal yang kita pikirkan dianggap penting oleh otak.

Jika otak menilai informasi itu tidak relevan untuk jangka panjang, maka informasi tersebut akan cepat “dibuang.”

Inilah mengapa kita bisa mengingat detail percakapan penting, tetapi lupa hal kecil seperti meletakkan pensil atau menaruh kacamata.

Sering lupa sesuatu yang baru saja dipikirkan adalah hal normal yang berkaitan dengan keterbatasan memori jangka pendek, gangguan fokus, efek berpindah ruangan, hingga stres dan kurang tidur.

Otak manusia memiliki mekanisme untuk memprioritaskan informasi penting, sehingga hal-hal kecil sering terhapus dengan cepat.

Dengan memahami penyebabnya, kita bisa lebih tenang saat mengalaminya dan mulai melatih kebiasaan baik agar daya ingat tetap tajam. Jadi, kalau kamu tiba-tiba lupa apa yang barusan mau kamu lakukan, jangan panik—itu hanya cara otak bekerja.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#psikologis #fakta ilmiah #alasan #stres #lupa