Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sekarang Susah Melihat Bintang di Wilayah Perkotaan, Ternyata Ini Biang Keroknya

Naufal Shafa Diya • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 21:00 WIB

 

mengapa kita tidak bisa melihat bintang-bintang lagi di wilayah perkotaan? ternyata ini dia alasannya
mengapa kita tidak bisa melihat bintang-bintang lagi di wilayah perkotaan? ternyata ini dia alasannya

RADAR TULUNGAGUNG - Melihat cahaya bintang gemerlapan di wilayah kota bisa dikatakan untung-untungan.

Pernahkah kamu berdiri di balkon atau atap rumah di kota besar pada malam hari, lalu mendongak ke langit dan merasa kecewa karena hampir tidak ada bintang yang terlihat?

Padahal, di desa atau daerah pegunungan, langit bisa penuh taburan cahaya bintang yang menakjubkan. Lalu, kenapa di kota hampir mustahil melihat bintang?

Baca Juga: Bukit Tumpak Celeng Tulungagung, Pesona Wisata Alam dengan Panorama Sunrise Menawan

Jawabannya ada pada polusi cahaya dan beberapa faktor lain yang memengaruhi visibilitas langit malam.

1. Polusi Cahaya

Kota penuh dengan lampu jalan, gedung pencakar langit, papan reklame LED, hingga lampu kendaraan.

Semua ini menyebabkan polusi cahaya, yaitu cahaya berlebih yang “menutupi” cahaya bintang.

Akibatnya, cahaya bintang yang sebenarnya redup kalah bersaing dengan cahaya buatan manusia. Semakin terang sebuah kota, semakin sedikit bintang yang bisa kita lihat.

2. Polusi Udara yang Menghalangi Pandangan

Selain polusi cahaya, polusi udara juga memengaruhi kemampuan kita melihat bintang. Asap kendaraan, debu industri, dan partikel kecil di udara membuat langit tampak buram.

Baca Juga: Puncak Jowin Tulungagung: Negeri di Atas Awan yang Bikin Kamu Lupa Pulang!

Partikel-partikel ini memantulkan cahaya buatan dan membuat langit terlihat pucat. Di kota dengan tingkat polusi tinggi, kemungkinan melihat bintang semakin kecil.

3. Awan dan Kelembapan Udara

Kondisi atmosfer di kota sering kali lebih lembap dan berawan dibandingkan daerah pedesaan. Uap air dan awan dapat memantulkan cahaya buatan kota, membuat langit malam tampak “kosong” tanpa bintang.

4. Efek Urban Heat Island

Fenomena urban heat island membuat suhu kota lebih tinggi dibandingkan wilayah sekitarnya. Suhu tinggi ini meningkatkan kepadatan udara, kelembapan, dan uap air, yang semuanya berkontribusi pada menurunnya visibilitas bintang.

5. Kurangnya Area Gelap di Kota

Di kota, hampir tidak ada tempat yang benar-benar gelap. Cahaya ada di mana-mana, bahkan di taman kota sekalipun.

Berbeda dengan desa atau pegunungan, di mana minimnya cahaya buatan membuat langit malam terlihat jauh lebih jelas.

Baca Juga: Nikmatnya Es Pisang Hijau, Favorit Pecinta Kuliner Segar di Tulungagung

Tips Agar Bisa Melihat Bintang Lagi

- Cari area minim cahaya seperti pantai, pegunungan, atau perdesaan.

- Matikan lampu sekitar rumah dan lihat ke langit pada malam tanpa awan.

- Gunakan aplikasi peta bintang untuk menemukan waktu terbaik mengamati langit.

- Ikut acara star party atau komunitas astronomi di kotamu.

Alasan kita jarang bisa melihat bintang di kota adalah polusi cahaya, polusi udara, dan kondisi atmosfer perkotaan.

Untuk menikmati pemandangan langit malam yang penuh bintang, kita perlu mencari lokasi minim cahaya atau mendukung upaya pengurangan polusi cahaya di lingkungan sekitar.

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#kota besar #polusi cahaya #polusi udara #bintang