Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenapa Banyak Hewan Punah di Indonesia? Simak Penyebab dan Contoh Kasus

Naufal Shafa Diya • Minggu, 24 Agustus 2025 | 04:30 WIB
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

RADAR TULUNGAGUNG - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Dari hutan tropis yang luas, pegunungan yang tinggi, hingga perairan yang kaya biota laut semuanya menjadi rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna unik.

Namun, di balik kekayaan alam tersebut, ada ancaman besar yang mengintai: kepunahan satwa liar.

Banyak hewan asli Indonesia kini masuk dalam daftar spesies terancam punah. Mengapa hal ini terjadi? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Perusakan Habitat

Penyebab utama kepunahan hewan di Indonesia adalah rusaknya habitat alami. Pembukaan hutan untuk perkebunan sawit, tambang, dan pembangunan infrastruktur telah membuat hewan kehilangan tempat tinggal.

Contohnya, habitat orangutan Kalimantan terus menyempit karena konversi hutan menjadi lahan pertanian. Tanpa hutan, mereka tidak bisa mencari makan, berlindung, atau berkembang biak.

2. Perburuan Liar

Banyak hewan langka diburu untuk dijadikan peliharaan eksotis, hiasan, atau bahan obat-obatan tradisional.

Perburuan liar tidak hanya mengancam populasi, tetapi juga mengganggu keseimbangan ekosistem.

Contohnya, harimau sumatera kerap diburu untuk diambil kulitnya, gigi taring, dan bagian tubuh lainnya yang dianggap berharga.

3. Perdagangan Satwa Ilegal

Indonesia menjadi salah satu jalur utama perdagangan ilegal satwa liar, baik domestik maupun internasional.

Burung eksotis, reptil langka, hingga mamalia besar diperjualbelikan tanpa izin dan tanpa memperhatikan kesejahteraan hewan.

4. Perubahan Iklim

Perubahan iklim berdampak pada cuaca, suhu, dan pola curah hujan, yang bisa memengaruhi ekosistem tempat tinggal hewan.

Contohnya, gangguan pada siklus musim bisa memengaruhi ketersediaan makanan bagi hewan tertentu.

5. Minimnya Penegakan Hukum

Meskipun sudah ada undang-undang perlindungan satwa, pelanggaran masih sering terjadi. Hukuman yang ringan dan kurangnya pengawasan membuat pelaku tidak jera.

Contoh Hewan Indonesia yang terancam punah adalah beberapa hewan asli Indonesia yang kini berada di ambang kepunahan:

Harimau Sumatera, Orangutan Kalimantan dan Sumatera, Badak Jawa, Elang Jawa, Burung Cenderawasih, Anoa Sulawesi, Kukang (Slow Loris), Komodo (populasinya terbatas di habitat tertentu).

Untuk mencegah lebih banyak hewan punah, kita bisa melakukan beberapa langkah yakni tidak membeli hewan liar sebagai peliharaan, mendukung produk ramah lingkungan, berpartisipasi dalam kampanye perlindungan satwa, tidak menyebarkan konten perdagangan satwa ilegal, mengunjungi tempat wisata konservasi yang resmi dan edukatif.

Kepunahan hewan di Indonesia bukan hanya kerugian ekologis, tapi juga kehilangan identitas dan kekayaan bangsa.

Jika tidak ada tindakan nyata dari pemerintah, masyarakat, dan sektor industri, maka generasi mendatang hanya akan mengenal hewan-hewan khas Indonesia lewat buku atau gambar saja.

Yuk, mulai peduli dan bergerak untuk melindungi satwa Indonesia! (*)

Editor : Dharaka R. Perdana
#Populasi hewan hampir punah #manusia penyebab hewan punah #Hewan Yang Terancam Punah #indonesia