RADAR TULUNGAGUNG - Pelangi adalah salah satu fenomena alam paling indah yang bisa kita lihat setelah hujan turun.
Banyak orang menganggap pelangi sebagai tanda keindahan alam, bahkan tak jarang dikaitkan dengan mitos dan cerita rakyat.
Tapi sebenarnya, bagaimana pelangi bisa muncul di langit? Apakah hanya karena hujan dan sinar matahari saja?
1. Cahaya Matahari sebagai Sumber
Pelangi tidak akan terbentuk tanpa cahaya matahari.
Sinar matahari yang terlihat putih sebenarnya terdiri dari berbagai warna cahaya yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Warna-warna ini biasa kita kenal sebagai spektrum cahaya.
2. Tetesan Air Hujan sebagai Prisma
Setelah hujan turun, banyak tetesan air yang melayang di udara.
Baca Juga: Lawan Lembap dan Jamur, Tips Jitu Jaga Rumah Tetap Bersih saat Hujan Sering Mengguyur
Tetesan air ini berfungsi seperti prisma, yaitu membelokkan dan memecah cahaya matahari.
Saat cahaya matahari masuk ke dalam tetesan air, cahaya tersebut dibelokkan (dibiaskan) dan dipisahkan menjadi berbagai warna.
3. Pembiasan dan Pemantulan Cahaya
Proses pelangi terbentuk melalui tiga tahapan penting:
-
Pembiasan: Cahaya matahari masuk ke dalam tetes air hujan dan dibiaskan.
-
Pemantulan: Cahaya yang sudah terurai dipantulkan di dalam tetes air.
-
Pembiasan kembali: Cahaya keluar dari tetes air dan terlihat oleh mata kita sebagai pelangi dengan warna berurutan dari merah sampai ungu.
4. Sudut Pandang Pengamat
Pelangi hanya bisa terlihat jika posisi pengamat tepat, yaitu dengan matahari berada di belakang dan hujan di depan.
Karena itu, tidak semua orang bisa melihat pelangi di tempat dan waktu yang sama.
Baca Juga: Fenomena Pohon Tumbuh Miring di Slope Point Selandia Baru, Diduga Dipicu Ini
Pelangi sebenarnya berbentuk lingkaran penuh, tapi biasanya kita hanya melihat setengah lingkarannya saja.
Ada pelangi ganda (double rainbow) yang terbentuk dari pemantulan cahaya lebih dari sekali di dalam tetesan air.
Warna pelangi selalu berurutan dan tidak pernah berubah susunannya.
Pelangi bukan hanya sekadar hiasan indah di langit, melainkan juga fenomena alam yang terjadi karena interaksi antara cahaya matahari dan tetesan air hujan.
Melalui proses pembiasan, pemantulan, dan pembiasan kembali, kita bisa menyaksikan keindahan warna-warni pelangi.
Jadi, setiap kali kamu melihat pelangi, ingatlah bahwa itu adalah hasil dari proses ilmiah yang menakjubkan.***
Editor : Vidya Sajar Fitri