RADAR TULUNGAGUNG - Ubur-ubur surai singa, atau Lion’s Mane Jellyfish (Cyanea capillata), adalah salah satu spesies ubur-ubur terbesar di dunia.
Hewan laut ini dikenal karena bentuknya yang mempesona, ukuran tubuhnya yang luar biasa, dan tentakelnya yang panjang seperti surai singa.
Meski indah, ubur-ubur ini juga memiliki sengatan yang cukup menyakitkan dan dapat berbahaya bagi manusia.
Baca Juga: Hewan Unik di Tulungagung: Eksplorasi Fauna Langka dari Pegunungan hingga Laut Selatan
Habitat dan Penyebaran
Ubur-ubur surai singa hidup di perairan dengan suhu dingin di belahan bumi utara, khususnya Laut Arktik, Samudra Atlantik Utara, dan Samudra Pasifik Utara.
Mereka sering ditemukan di dekat permukaan laut pada musim panas, terutama di wilayah seperti Laut Utara, Teluk Maine, dan sekitar pesisir Kanada.
Ukuran Raksasa
Salah satu hal yang membuat ubur-ubur ini terkenal adalah ukuran tubuhnya yang dapat mencapai rekor dunia.
Diameter payung (kepala) mereka bisa mencapai 2 meter, dan tentakelnya mampu tumbuh hingga 37 meter, bahkan lebih panjang dari paus biru.
Ini menjadikan ubur-ubur surai singa sebagai salah satu hewan dengan tentakel terpanjang di dunia.
Ciri-Ciri Fisik
Payung kepala berbetuk kubah dengan warna bervariasi dari jingga, merah, kuning, hingga cokelat tua.
Tentakelnya berlapis-lapis dan menjuntai terbagi dalam delapan kelompok menyerupai surai singa. Bagian bawah payung kepalanya memiliki struktur seperti lengan yang membantu menangkap mangsa.
Pola Makan
Ubur-ubur surai singa adalah predator oportunis yag memakan hewan-hewan kecil seperti: plankton, krustasea kecil, ikan kecil, serta ubur-ubur lain yang lebih kecil.
Tentakelnya yang Panjang dilengkapi dengan nematosista (sel sengat) untuk melumpuhkan mangsanya.
Baca Juga: Hati-Hati, Sedang Musim Ubur-Ubur
Ubur-ubur surai singa memeiliki musuh alami yaitu burung laut, ikan tertentu, dan penyu laut yang sering memakan mereka meskipun tebtakelnya beracun.
Populasi ubur-ubur ini dapat meningkat seiring perubahan iklim dan penurunan populasi predator alami yang dapat meningkatkan populasi spesies ubur-ubur ini.
Baca Juga: Terancam Punah, Berikut Fakta Dugong Duyung Laut Asli Indonesia
Bahaya bagi Manusia
Ubur-ubur surai singa dapat membahayakan manusia jika terkena sengatannya, beberapa akibat jika terkena sengatan ubur-ubur surai singa, sepertu menyebabkan rasa sakit dan terbakar di kulit, kemerahan maupun bengkak, dalam kasus yang ekstrem dapat memicu reaksi alergi yang serius.
Meski jarang mematikan, sengatannya harus ditangani segera dengan membilas area sengatan menggunakan air laut dan menghindari menggosoknya.
Ubur-ubur surai singa adalah makhluk laut yang luar biasa, baik dari segi ukuran, bentuk, maupun perannya dalam ekosistem laut.
Meski mempesona, hewan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya berhati-hati saat beraktivitas di laut.
Dengan mempelajari fakta-fakta tentang mereka, kita dapat lebih memahami keajaiban dan keragaman kehidupan bawah laut. ****
Editor : Dharaka R. Perdana