Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gerhana Bulan Total Siap Menyapa Indonesia pada 7 September, Ini Urutan Fasenya

Mohammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan • Rabu, 3 September 2025 | 19:09 WIB

Ilustrasi gerhana bulan total yang bakal menyambangi Indonesia. (FREEPIK)
Ilustrasi gerhana bulan total yang bakal menyambangi Indonesia. (FREEPIK)

RADAR TULUNGAGUNG - Langit Indonesia, termasuk wilayah Tulungagung, akan menjadi saksi fenomena astronomi yang sangat dinantikan pada awal September 2025.

Sebuah Gerhana Bulan Total yang memesona, sering disebut Blood Moon, akan menghiasi malam tanggal 7 hingga dini hari 8 September.

Peristiwa ini bukan hanya tontonan visual yang indah, tetapi juga mengandung nilai ilmiah dan spiritual mendalam, mengundang kita untuk lebih memahami alam semesta.

Baca Juga: Benarkah Gerhana Matahari Agustus 2025 dan Fakta Ilmiah yang Perlu Dipahami

Para pengamat langit, baik kasual maupun pecinta astronomi, di seluruh Indonesia bisa bersiap untuk menyaksikan momen langka ini.

Momen Gerhana Bulan Total ini paling dinanti bulan ini, terlihat jelas dari Eropa, Afrika, Asia, hingga Australia, dan tentu saja, seluruh wilayah Indonesia.

Fenomena ini terjadi saat bulan purnama, ketika matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus sempurna, dengan bumi di tengah, menghalangi cahaya matahari mencapai bulan.

Akibatnya, bulan tidak menyala terang seperti biasanya, melainkan memantulkan cahaya merah yang melewati atmosfer bumi, menjadikannya tampak berwarna merah darah.

Baca Juga: Misteri Garis Nazca di Peru: Fakta Menarik yang Mengejutkan Dunia

Observatorium Bosscha ITB mengonfirmasi bahwa Gerhana Bulan Total ini dapat diamati dengan mata telanjang dari seluruh Indonesia, tanpa peralatan khusus.

Bagi yang menginginkan pengalaman lebih, teleskop dapat digunakan, asalkan lokasi pengamatan memiliki langit cerah dengan polusi cahaya minim.

Gerhana Bulan Total baru akan terjadi lagi di Indonesia pada tahun 2033, menjadikan momen 7-8 September 2025 ini sangat istimewa dan tidak boleh dilewatkan. Mari simak jadwal lengkap dan rincian fenomena ini.

Jadwal dan Durasi Gerhana Bulan Total Gerhana Bulan Total (GBT) ini akan berlangsung pada malam 7 September hingga dini hari 8 September 2025.

Menurut perhitungan astronomis, gerhana akan dimulai pada 7 September pukul 22:28 WIB (Waktu Indonesia Barat) atau 23:28 WITA (Waktu Indonesia Tengah).

Puncak gerhana, ketika Bulan sepenuhnya terperangkap dalam umbra Bumi dan menunjukkan warna merah darah, akan terjadi pada 8 September pukul 01:12 WIB atau 02:12 WITA.

Seluruh fase gerhana diperkirakan berakhir pada pukul 03:55 WIB atau 04:55 WITA.

Baca Juga: Kenapa Air Laut Asin tapi Air Sungai Tawar Padahal Saling Berhubungan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Rincian waktu fase-fase gerhana dari Observatorium Bosscha adalah sebagai berikut:

- Mulai fase penumbra: 7 September pukul 22:28 WIB.

- Mulai fase sebagian: 7 September pukul 23:35 WIB.

- Totalitas dimulai: 8 September pukul 01:11 WIB.

- Totalitas berakhir: 8 September pukul 02:33 WIB.

- Fase sebagian berakhir: 8 September pukul 03:39 WIB.

- Selesai fase penumbra: 8 September pukul 03:55 WIB.

Durasi total GBT akan berlangsung selama 5 jam 27 menit, dengan fase total (Bulan terperangkap umbra Bumi) berlangsung selama 1 jam 22 menit.

Untuk wilayah Papua, fase akhir mungkin hanya bisa dinikmati sebagian karena Bulan sudah terbenam saat gerhana penumbra masih berlangsung. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#blood mon #astronomi #gerhana bulan total