Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

FOMO di Era Digital: Kenapa Orang-Orang Takut Ketinggalan Tren dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Siti Fadhilah Salsabila • Senin, 15 September 2025 | 06:19 WIB
Di balik serunya tren media sosial, ada fenomena FOMO yang bisa bikin kita cemas dan nggak tenang.
Di balik serunya tren media sosial, ada fenomena FOMO yang bisa bikin kita cemas dan nggak tenang.

TULUNGAGUNG - Di era digital yang serb cepat, hampir setiap hari kita disuguhi update terbaru lewat media sosial.

Dari tren fashion, makanan viral, sampai berita terkini, semua seolah harus segera diikuti.

Kondisi ini memunculkan fenomena yang dikenal sebagai FOMO (Fear of Missing Out), yaitu rasa takut ketinggalan sesuatu yang sedang ramai diperbincangkan.

Baca Juga: FOMO Sebuah Kewajaran di Era Digital, Benarkah Bisa Mengganggu Kesehatan Mental?

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru, namun semakin terasa kuat di zaman ketika notifikasi, dan algoritma media sosial terus mendorong kita untuk selalu online.

Lalu, apa penyebab FOMO, apa dampaknya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu FOMO?

FOMO adalah singkatan dari Fear of Missing Out, yaitu perasaan cemas atau takut saat merasa tertinggal informasi, tren, atau pengalaman yang sedang populer.

Biasanya FOMO muncul saat kita melihat orang lain di media sosial terlihat lebih update, lebih bahagia, atau lebih sukses dari diri kita.

Penyebab FOMO di Era Digital

  1. Media Sosial yang Instan – update cepat membuat orang takut ketinggalan.

  2. Budaya Bandwagon – tren viral mendorong semua orang ikut-ikutan.

  3. Tekanan Sosial – perasaan harus terlihat “ikut hype” biar nggak dianggap kudet.

  4. Algoritma Platform – makin sering kita lihat konten viral, makin kuat dorongan ikut serta.

Dampak FOMO terhadap Kesehatan Mental

Cara Mengatasi FOMO

  1. Batasi waktu bermain media sosial – gunakan fitur screen time.

  2. Fokus pada prioritas diri – pilih hal yang memang bermanfaat buat hidupmu.

  3. Praktik mindfulness – belajar hadir di momen sekarang, bukan selalu khawatir ketinggalan.

  4. Digital detox – istirahat dari media sosial secara berkala.

  5. Ubah mindset – sadar bahwa nggak semua tren harus diikuti.

FOMO memang wajar di era digital, apalagi ketika semua hal viral bisa menyebar begitu cepat.

Namun, jika dibiarkan, FOMO bisa berdampak negatif bagi kesehatan mental dan produktivitas.

Dengan mengatur pola pikir, membatasi media sosial, dan lebih fokus pada kehidupan nyata, kita bisa mengurangi rasa takut ketinggalan dan menjalani hidup dengan lebih tenang.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#tren viral #fomo #era digital