Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Suku Banna Asal Ethiopia Punya Beragam Kebiasaan Unik, Salah Satunya Berhubungan dengan Hewan Melata

Savina Ayu Wardani • Senin, 15 September 2025 | 05:00 WIB

Ethiopia dikenal sebagai salah satu negara di Afrika Timur yang memiliki keberagaman budaya luar biasa.
Ethiopia dikenal sebagai salah satu negara di Afrika Timur yang memiliki keberagaman budaya luar biasa.

RADAR TULUNGAGUNG - Ethiopia dikenal sebagai salah satu negara di Afrika Timur yang memiliki keberagaman budaya luar biasa. Salah satu suku yang menarik perhatian dunia adalah Suku Banna.

Mereka tinggal di kawasan lembah Omo, Ethiopia bagian barat daya. Kehidupan suku ini masih sangat tradisional, jauh dari pengaruh modernisasi, dan penuh dengan ritual serta simbol-simbol budaya.

Salah satu ciri khas yang membuat Suku Banna unik adalah kebiasaan berjalan menggunakan tongkat kayu.

Baca Juga: Mimpi Membunuh Ular Simbol Kemenangan atau Peringatan Bahaya, Benarkah Demikian?

Bagi mereka, tongkat bukan sekadar alat bantu untuk berjalan, tetapi juga bagian penting dari identitas, simbol status, sekaligus perlengkapan adat.

Mengenal Suku Banna

Suku Banna merupakan kelompok etnis yang mendiami kawasan berbukit, padang rumput, dan daerah semi-kering di Ethiopia.

Mereka hidup dengan memelihara ternak seperti sapi, kambing, dan domba, serta bertani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Hubungan Puncak Keunikan Fenomena Strawberry Moon dan Budaya Suku Asli Amerika

Suku Banna masih mempertahankan gaya hidup yang diwariskan secara turun-temurun. Rumah mereka sederhana, terbuat dari bahan alami seperti kayu, tanah liat, dan jerami. Kehidupan sosialnya juga diatur oleh adat istiadat, di mana setiap anggota suku memiliki peran masing-masing.

Kebiasaan Berjalan Menggunakan Tongkat

Pria dari Suku Banna hampir selalu terlihat membawa tongkat kayu ketika berjalan. Kebiasaan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Fungsi Tongkat bagi Suku Banna

Membantu Mobilitas di Alam Liar

Daerah tempat tinggal mereka terdiri dari perbukitan dan padang rumput yang tidak rata. Tongkat berfungsi untuk menjaga keseimbangan ketika berjalan jauh atau mendaki.

Baca Juga: Barongsai, Seni Tionghoa yang Tidak Membedakan Ras dan Suku (3 Habis)

Simbol Kekuatan dan Kejantanan

Tongkat dianggap sebagai simbol kedewasaan bagi pria Banna. Remaja yang beranjak dewasa biasanya mulai membawa tongkat sebagai tanda bahwa mereka siap memasuki dunia orang dewasa.

Identitas Sosial dan Budaya

Tongkat bukan hanya alat praktis, tetapi juga bagian dari identitas budaya. Pria Banna membawa tongkat ke upacara adat, pertemuan suku, hingga kegiatan sehari-hari.

Alat Perlindungan

Di lingkungan yang masih liar, tongkat bisa digunakan untuk melindungi diri dari hewan buas atau ancaman lain.

Perlengkapan dalam Ritual Adat

Tongkat sering digunakan dalam tarian tradisional, upacara keagamaan, dan ritual penting seperti upacara lompat sapi (bull-jumping) yang menjadi simbol kedewasaan pria Banna.

Baca Juga: Malam Satu Suro di Tulungagung: Tradisi, Ritual, dan Makna Sakral bagi Suku Jawa

Selain tongkat, ada beberapa aspek budaya menarik dari Suku Banna:

Pakaian dan Perhiasan

Mereka mengenakan kain tradisional berwarna cerah, dihiasi dengan manik-manik, kalung, dan perhiasan khas. Gaya berpakaian dan hiasan tubuh menegaskan identitas budaya mereka.

Ritual Lompat Sapi

Salah satu tradisi terkenal adalah bull-jumping ceremony, di mana seorang pria muda harus melompati beberapa ekor sapi sebagai tanda kedewasaan. Setelah berhasil, ia dianggap sah sebagai pria dewasa yang siap menikah.

Komunitas yang Erat

Hidup dalam kelompok membuat mereka saling bergantung. Gotong royong dan kebersamaan sangat dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Dalam Rumah, Waspadai Lingkungan Sekitar!

Mengapa Tradisi Ini Penting?

Tradisi berjalan dengan tongkat menggambarkan bagaimana Suku Banna menjaga keseimbangan antara kebutuhan praktis dan nilai budaya.

Dalam dunia modern yang serba cepat, suku ini tetap mempertahankan cara hidup nenek moyang mereka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.

Bagi para peneliti dan wisatawan, kebiasaan ini menjadi daya tarik tersendiri karena menunjukkan betapa kayanya tradisi masyarakat asli Afrika.

Suku Banna di Ethiopia adalah salah satu suku tradisional yang tetap menjaga kearifan lokal di tengah modernisasi.

Kebiasaan berjalan menggunakan tongkat tidak hanya berfungsi untuk membantu mereka melintasi alam liar, tetapi juga melambangkan kekuatan, kedewasaan, serta identitas budaya.

Dengan mempertahankan tradisi ini, Suku Banna menjadi bukti nyata betapa uniknya keragaman budaya manusia di dunia.

Melihat mereka secara langsung akan memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana manusia hidup selaras dengan alam dan adat istiadatnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#suku banna #keberagaman budaya #ethiopia