RADAR TULUNGAGUNG - Akhir bulan September 2025 akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi para pecinta langit dan astronomi. Dua fenomena langit langka akan terjadi hampir bersamaan: hujan meteor Chi Cygnids dan gerhana matahari.
Keduanya merupakan peristiwa yang jarang terjadi dan sangat dinantikan, karena hanya muncul dalam siklus waktu tertentu. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menyaksikan keajaiban langit malam yang spektakuler!
Apa Itu Meteor Chi Cygnids?
Baca Juga: Suku Banna Asal Ethiopia Punya Beragam Kebiasaan Unik, Salah Satunya Berhubungan dengan Hewan Melata
Meteor shower Chi Cygnids adalah fenomena hujan meteor yang sangat jarang terjadi — hanya muncul sekali dalam lima tahun.
Tahun 2025 ini, puncaknya diperkirakan akan terjadi pada tanggal 27–28 September, tepat saat malam hari ketika langit dalam kondisi gelap sempurna.
Meteor ini berasal dari konstelasi Cygnus (Rasi Angsa) dan dikenal memiliki kecepatan sedang dengan cahaya yang terang dan lintasan panjang. Cocok dinikmati di tempat terbuka tanpa polusi cahaya.
Jadwal & Wilayah Terbaik untuk Menyaksikan
- Tanggal Puncak Chi Cygnids: 27–28 September 2025
- Waktu Terbaik: Pukul 22.00 hingga 03.00 dini hari (waktu lokal)
- Arah Pandang: Timur Laut – mengarah ke rasi bintang Cygnus
- Lokasi Ideal: Area pegunungan, pantai, atau pedesaan tanpa polusi cahaya
Baca Juga: Jangan Keliru! Begini Cara Membedakan Kerbau dan Banteng dengan Mudah, Tak Sekadar Bentuk Tanduk
Gerhana Matahari Juga Terjadi!
Selain meteor shower, gerhana matahari sebagian juga akan terjadi pada 21 September 2025. Sayangnya fenomena ini tidak bisa disaksikan dari Indonesia.
Tips Menyaksikan Fenomsena Langit Ini
Gunakan kacamata pelindung khusus untuk melihat gerhana matahari secara aman.
Bawa kamera DSLR atau HP dengan tripod untuk menangkap momen meteor Chi Cygnids.
Cek cuaca dan pilih lokasi dengan langit terbuka serta minim cahaya buatan.
Jangan lupa membawa jaket atau perlengkapan berkemah jika ingin menyaksikan dari tempat tinggi atau terbuka.
Fenomena seperti ini tidak terjadi setiap tahun. Chi Cygnids baru akan terlihat lagi pada tahun 2030, sementara gerhana matahari dengan visibilitas serupa di Indonesia belum tentu terjadi dalam waktu dekat.
Pastikan kamu sudah menandai kalender dan bersiap menyaksikan keajaiban langit akhir September 2025! ****
Editor : Dharaka R. Perdana