RADAR TULUNGAGUNG - Tahukah kamu bahwa sebagian besar hewan di bumi adalah arthropoda? Dari serangga kecil di sekitar rumah hingga udang dan kepiting di laut, kelompok hewan ini mendominasi hampir semua ekosistem.
Nama arthropoda berarti “kaki bersendi” dan filum ini termasuk yang paling tua dan sukses bertahan sejak ratusan juta tahun lalu.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Invertebrata, Hewan Unik Tanpa Tulang Belakang yang Jarang Diketahui
Arthropoda berasal dari bahasa Yunani arthro (sendi) dan podos (kaki), artinya hewan berkaki bersendi.
Mereka memiliki jumlah spesies terbanyak dalam dunia hewan, bahkan mencakup sekitar 80 persen dari semua jenis hewan yang pernah ditemukan.
1. Semut
Serangga sosial yang hidup berkoloni, terkenal dengan kerja sama dan komunikasi kimia melalui feromon.
2. Belalang
Serangga herbivora dengan kaki belakang panjang untuk melompat jauh.
3. Kupu-Kupu
Serangga dengan metamorfosis sempurna, dari ulat hingga dewasa bersayap indah.
4. Laba-Laba
Hewan arachnida yang membuat jaring untuk menangkap mangsa.
5. Kalajengking
Arachnida dengan capit besar dan sengat beracun di ekornya.
6. Udang
Krustasea yang hidup di perairan, bernapas dengan insang, dan bernilai ekonomi tinggi.
7. Kepiting
Krustasea dengan tubuh pipih lebar dan capit besar untuk bertahan hidup.
8. Lipan
Termasuk myriapoda, punya tubuh panjang dengan banyak pasang kaki, sebagian spesies berbisa.
9. Kaki Seribu
Myriapoda yang tubuhnya panjang bersegmen dengan dua pasang kaki per ruas.
10. Tungau
Hewan arachnida mikroskopis yang sering jadi parasit pada hewan dan manusia.
Hewan arthropoda memiliki karakteristik tubuh bersegmen (kepala, dada, perut), kaki bersendi yang fleksibel, eksoskeleton keras dari kitin, sistem peredaran darah terbuka, berkembang biak secara seksual, dan simetri tubuh bilateral.
Hewan Arthropoda memiliki ukuran tubuh sangat beragam, memiliki mata majemuk, bernafas dengan insang, trakea, atau paru-paru buku, serta mengalami metamorfosis (terutama serangga).
Asal dan Evolusi Arthropoda
Arthropoda sudah ada sejak lebih dari 500 juta tahun lalu, pertama kali hidup di laut pada era Kambrium.
Fosil awalnya ditemukan di Burgess Shale, Kanada. Mereka kemudian menyebar ke darat, udara, hingga hampir semua ekosistem.
Klasifikasi Utama Arthropoda
Insecta (serangga) → kupu-kupu, semut, belalang.
Arachnida → laba-laba, kalajengking, tungau.
Crustacea → udang, kepiting, lobster.
Myriapoda → kaki seribu, lipan.
Arthropoda bukan hanya hewan terbesar jumlahnya di bumi, tetapi juga salah satu yang paling beragam dan adaptif.
Dari masa purba hingga kini, mereka tetap menjadi bagian penting dalam keseimbangan ekosistem. ****
Editor : Dharaka R. Perdana