RADAR TULUNGAGUNG - Sebuah konsep kepribadian baru yang disebut "otrovert" diperkenalkan oleh psikiater asal Amerika Serikat, Dr. Rami Kaminski.
Konsep ini muncul sebagai alternatif dari klasifikasi tradisional seperti introvert, ekstrovert, dan ambivert.
Menurut Kaminski, otrovert adalah tipe individu yang tidak memiliki ketertarikan emosional terhadap dinamika kelompok sosial, namun tetap bisa menjalin koneksi interpersonal yang kuat secara individu.
Baca Juga: Warna Favorit Konon Mencerminkan Kepribadian Seseorang, Hasil Penelitian Berikut Jadi Buktinya
"Otrovert tidak menghindari orang seperti introvert, juga tidak haus interaksi sosial seperti ekstrovert. Mereka berada di jalur sendiri," jelas Kaminski dalam wawancaranya dengan berbagai media internasional.
Kaminski pertama kali menciptakan istilah ini dari kata Spanyol 'otro' yang berarti “lain”.
Dalam pengamatannya terhadap pasien dan pengalaman pribadi sejak masa kecil, ia menyadari ada individu yang tidak cocok masuk ke dalam spektrum introvert–ekstrovert yang umum dikenal.
Dalam penjelasannya, Dr. Kaminski menyebut Albert Einstein, Frida Kahlo, Franz Kafka, dan George Orwell sebagai figur yang menunjukkan karakter otrovert.
Mereka dikenal sebagai pemikir independen, cenderung tidak mengikuti arus kelompok, namun mampu membangun relasi yang dalam secara personal dan profesional.
Ciri-Ciri Otrovert
Beberapa ciri utama otrovert menurut Kaminski antara lain:
•Tidak memiliki ikatan emosional terhadap kelompok sosial.
•Nyaman dalam koneksi satu lawan satu atau dalam kelompok kecil.
•Tidak mencari validasi dari keramaian.
•Sering merasa “berdiri di luar sistem”, meskipun tetap berfungsi secara sosial.
Baca Juga: Simak Fakta NPD: Gangguan Kepribadian Narsistik yang Sering Tak Disadari Banyak Orang!
Belum Diterima Secara Ilmiah
Hingga saat ini, konsep otrovert belum diakui secara resmi dalam literatur psikologi arus utama.
Para ahli menilai bahwa hipotesis ini menarik, namun masih perlu diuji lewat penelitian empiris dan psikometrik yang mendalam.
Model kepribadian populer saat ini seperti Big Five Personality Traits belum memasukkan kategori otrovert dalam klasifikasinya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana