RADAR TULUNGAGUNG - Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik tertinggi di dunia. Hampir setiap minggu terjadi gempa, baik yang kecil maupun besar.
Salah satu penyebab utamanya adalah keberadaan sesar aktif yang tersebar luas di seluruh nusantara. Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sesar aktif? Bagaimana cara kerjanya hingga bisa menyebabkan gempa bumi?
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang pengertian sesar aktif, jenis-jenisnya, dan perannya dalam menyebabkan gempa bumi di Indonesia.
Baca Juga: Ini Kekhasan Paus Balin dibanding Paus Bergigi, Bertubuh Raksasa dan Mampu Migrasi Ribuan Kilometer
Apa Itu Sesar Aktif?
Sesar aktif adalah patahan atau rekahan di kerak bumi yang masih menunjukkan aktivitas pergerakan hingga saat ini dan berpotensi menimbulkan gempa bumi.
Sesar aktif terbentuk ketika dua blok batuan saling bergeser akibat tekanan tektonik. Jika tekanan tersebut dilepaskan secara tiba-tiba, maka terjadilah gempa bumi.
BMKG mendefinisikan sesar aktif sebagai struktur geologi yang masih aktif bergerak dan pernah menghasilkan gempa dalam kurun waktu geologi 10.000 tahun terakhir.
Baca Juga: Mengenal Hewan Arthropoda: Pengertian, Ciri, dan Asal-Usulnya
Beberapa ciri sesar aktif antara lain terjadi pergeseran lapisan batuan di permukaan bumi. Kemudian muncul retakan, pergeseran sungai, atau patahan jalan.
Ada kalanya masih menunjukkan aktivitas kegempaan secara berkala, dan bisa terlihat pada peta geologi dan citra satelit
Jenis-Jenis Sesar Berdasarkan Arah Gerak
1. Sesar Mendatar (Strike-Slip Fault)
Pergerakan blok batuan saling menggeser secara horizontal. Contoh: Sesar Semangko di Sumatera.
2. Sesar Naik (Thrust / Reverse Fault)
Blok batuan satu terdorong ke atas melewati blok lainnya. Contoh: Sesar yang memicu gempa Lombok dan Palu.
3. Sesar Turun (Normal Fault)
Satu blok batuan turun terhadap blok lainnya, umumnya akibat peregangan. Contoh: Beberapa sesar di wilayah timur Indonesia.
Baca Juga: Spektakuler! Chi Cygnids dan Gerhana Matahari Akan Hiasi Langit Akhir September 2025
Mengapa Indonesia Penuh dengan Sesar Aktif? Dikarenakan letak geografis Indonesia sangat berpengaruh.
Negara ini berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar yakni lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.
Pertemuan dan tumbukan antar lempeng inilah yang menyebabkan terbentuknya sesar-sesar aktif di sepanjang wilayah Indonesia.
Sesar Aktif yang Penting di Indonesia. Berikut beberapa contoh sesar aktif yang berbahaya dan pernah memicu gempa besar:
Sesar Lembang (Jawa Barat) – dekat kawasan padat penduduk
Sesar Cimandiri (Sukabumi - Pelabuhan Ratu)
Sesar Opak (Yogyakarta) – pernah memicu gempa besar tahun 2006
Sesar Palu-Koro (Sulawesi) – memicu gempa dan tsunami 2018
Sesar Sumatra / Semangko – salah satu sistem sesar terpanjang di dunia
Apakah Semua Sesar Aktif Bisa Diprediksi? Sayangnya, gempa tidak bisa diprediksi secara pasti, baik waktu, lokasi, maupun kekuatannya.
Namun, pemetaan sesar aktif dan monitoring aktivitas kegempaan oleh BMKG dan ahli geologi sangat membantu dalam mengidentifikasi daerah rawan gempa. ****
Editor : Dharaka R. Perdana