TULUNGAGUNG - Di tengah menjamurnya minimarket dan layanan belanja online, pasar tradisional di Tulungagung tetap tidak kehilangan pengunjung setianya.
Setiap pagi, lorong-lorong pasar penuh dengan aroma segar sayur mayur, suara pedagang menawarkan dagangan, hingga canda tawa para pembeli yang berjumpa tetangga lama.
Bagi warga Tulungagung, belanja di pasar bukan sekadar urusan perut, tapi juga bagian dari gaya hidup.
Harga sayuran di pasar tradisional jelas lebih ramah di kantong, apalagi masih bisa ditawar.
Ada kepuasan tersendiri saat berhasil mendapatkan harga terbaik setelah proses tawar-menawar yang penuh senyum.
Selain itu, pasar juga jadi tempat bersosialisasi.
Banyak warga yang sengaja meluangkan waktu lebih lama, sekadar untuk menyapa teman lama atau berbagi kabar terbaru sambil memilih sayur segar.
Suasana akrab inilah yang membuat pasar tradisional terasa hangat, jauh berbeda dengan suasana belanja di supermarket yang serba cepat dan dingin.
Tidak heran, meski zaman terus berubah, pasar tradisional Tulungagung tetap punya tempat istimewa di hati warganya.
Di sanalah urusan belanja, silaturahmi, dan kearifan lokal masih hidup berdampingan.***
Editor : Vidya Sajar Fitri