Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Apa Itu NPD? Panduan Lengkap Mengenal Narcissistic Personality Disorder, Gejala, dan Cara Menghadapinya

Savina Ayu Wardani • Senin, 6 Oktober 2025 | 06:12 WIB
Narcissistic Personality Disorder, atau NPD, adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan rasa penting yang berlebihan, kebutuhan yang terus-menerus akan kekaguman, dan kurangnya empati.
Narcissistic Personality Disorder, atau NPD, adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan rasa penting yang berlebihan, kebutuhan yang terus-menerus akan kekaguman, dan kurangnya empati.

TULUNGAGUNG - Narcissistic Personality Disorder, atau NPD, adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan rasa penting yang berlebihan, kebutuhan yang terus-menerus akan kekaguman, dan kurangnya empati terhadap orang lain.

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi ke-5 (DSM-5) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association, seseorang dengan NPD sering merasa dirinya lebih istimewa daripada orang lain, menuntut perlakuan khusus, membutuhkan pujian tanpa henti, sulit menerima kritik, dan mudah marah ketika merasa dipermalukan.

Gangguan NPD dapat muncul karena kombinasi faktor genetik, perbedaan struktur otak, serta pengalaman masa kecil, misalnya pola asuh yang terlalu memanjakan atau justru sangat keras.

Dampak NPD terhadap Kehidupan dan Hubungan

Kepribadian narsistik dapat menimbulkan masalah besar dalam berbagai hubungan, baik dalam lingkup keluarga, pertemanan, maupun pekerjaan.

Individu dengan NPD cenderung memanipulasi orang lain demi kepentingan pribadi, meremehkan prestasi orang lain, dan menuntut perhatian terus-menerus.

Pola perilaku seperti ini sering menciptakan suasana penuh konflik, menyebabkan stres, dan menurunkan kesehatan mental orang-orang di sekitarnya.

Jika tidak dikelola dengan baik, hubungan dengan penderita NPD dapat menjadi sangat melelahkan dan merusak keseimbangan emosional.

Cara Menghindari Dampak Negatif dari Penderita NPD

Menghindari dampak negatif NPD bukan berarti memutus seluruh hubungan, tetapi melindungi diri agar tidak terjebak dalam pola yang merugikan.

Beberapa langkah yang disarankan oleh pakar kesehatan mental antara lain:

- Menetapkan batasan yang jelas

Sampaikan secara tegas perilaku apa yang tidak dapat Anda terima, seperti komentar merendahkan atau permintaan yang tidak wajar.

- Mengurangi ketergantungan emosional

Jangan menggantungkan dukungan emosional pada penderita NPD, karena mereka sering kesulitan memberikan empati yang seimbang.

- Membatasi interaksi bila memungkinkan

Jika hubungan tidak mendesak, seperti rekan kerja biasa atau kenalan, kurangi frekuensi pertemuan untuk menjaga jarak yang sehat.

Cara Menghadapi Orang dengan NPD

Apabila Anda harus tetap berhubungan dengan penderita NPD, misalnya karena mereka adalah anggota keluarga, pasangan, atau atasan, gunakan pendekatan yang terukur.

Komunikasikan pendapat dan kebutuhan Anda dengan kata-kata yang jelas dan nada suara yang tenang, serta hindari emosi berlebihan.

Jangan terjebak dalam perdebatan yang melibatkan ego, karena hal tersebut hanya akan memicu kemarahan dan memperburuk situasi.

Ketika memberikan masukan, gunakan fakta yang konkret dan contoh yang jelas sehingga tidak dianggap sebagai serangan pribadi.

Jika hubungan terasa semakin melelahkan, pertimbangkan untuk mencari dukungan profesional, seperti konseling dengan psikolog atau psikiater, agar Anda dapat memperoleh strategi praktis dan menjaga kesehatan mental sendiri.

Pentingnya Bantuan Profesional bagi Penderita NPD

Pengelolaan NPD biasanya memerlukan terapi jangka panjang, terutama psychotherapy (terapi bicara) dengan psikolog atau psikiater.

Terapi membantu penderita memahami pola pikir mereka, belajar mengendalikan emosi, dan membangun empati terhadap orang lain.

Obat-obatan tidak dapat menyembuhkan NPD secara langsung, tetapi dokter dapat meresepkan obat untuk mengatasi gejala tambahan seperti depresi atau gangguan kecemasan.

Dukungan keluarga yang konsisten dan pendekatan yang sabar sangat penting untuk mendorong penderita mencari dan mempertahankan pengobatan.

NPD adalah gangguan kepribadian yang serius dan dapat memengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, dan kesehatan mental, baik bagi penderitanya maupun orang-orang di sekitarnya.

Memahami gejalanya, menetapkan batasan yang sehat, serta menggunakan strategi komunikasi yang tepat akan membantu Anda melindungi diri dari dampak negatifnya.

Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda NPD, langkah terbaik adalah segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan dukungan jangka panjang.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#narsistik #Kenali Gejala #kepribadian #NPD