RADAR TULUNGAGUNG - Pernah dengar ayam jantan berkokok padahal jam masih menunjukkan tengah malam?
Banyak orang mengaitkannya dengan hal mistis, tapi ternyata ada penjelasan ilmiahnya yang masuk akal.
Bukan Karena “Ada yang Lewat”, Tapi Karena Jam Biologis
Ayam jantan memiliki jam biologis (sirkadian rhythm) yang sangat peka terhadap perubahan cahaya dan suhu.
Jadi, meskipun matahari belum terbit, ayam jantan bisa “merasakan” tanda-tanda pagi yang mulai datang.
Karena itu, ayam sering berkokok sekitar satu hingga dua jam sebelum subuh merupakan semacam alarm alami di dunia hewan.
Cahaya Buatan Bisa Menipu Ayam
Kadang ayam berkokok bukan karena fajar, melainkan karena lampu rumah, motor, atau kendaraan lewat.
Cahaya buatan membuat mereka mengira hari sudah mulai terang, sehingga refleks langsung berkokok meski jam baru menunjukkan dini hari.
Respons Terhadap Suara dan Gangguan
Selain karena cahaya, ayam juga bisa berkokok ketika mendengar suara ayam lain atau gangguan di sekitar kandangnya.
Kokokannya menjadi tanda “area ini punyaku”, alias bentuk dominasi dan kewaspadaan.
Baca Juga: Fakta Axolotl, Si Hewan Unik dengan Senyum Menawan, Ternyata Punya Kemampuan Regenerasi Super
Mitos vs Fakta
Dalam kepercayaan tradisional, ayam berkokok tengah malam kadang dianggap pertanda mistis — seperti tanda “makhluk halus lewat”.
Namun secara ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung hal tersebut. Fenomena ini murni karena reaksi biologis dan lingkungan, bukan karena hal gaib. ****
Editor : Dharaka R. Perdana