Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Halloween: Sejarah, Tradisi, dan Makna Simbolis yang Menarik hingga Perayaan Modern di Berbagai Negara

Vidya Sajar Fitri • Kamis, 30 Oktober 2025 | 04:46 WIB

Salah satu dekorasi perayaan Halloween.(pinterest.com/mydreamdecorus)
Salah satu dekorasi perayaan Halloween.(pinterest.com/mydreamdecorus)

TULUNGAGUNG - Halloween adalah perayaan tahunan yang jatuh setiap tanggal 31 Oktober.

Halloween identik dengan kostum seram, labu berwajah menyeramkan (jack-o’-lantern), pesta, dan tradisi “trick or treat” di mana anak-anak berkeliling meminta permen.

Namun, di balik keseruan itu, Halloween sebenarnya memiliki sejarah panjang yang berasal dari ritual kuno untuk menghormati arwah dan pergantian musim.

Baca Juga: Puasa Senin Kamis Memiliki Banyak Keutamaan bagi yang Menunaikannya, Berikut Ulasan Ibadah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW Ini

Awalnya, Halloween berasal dari festival kuno bangsa Keltik di Irlandia dan Skotlandia yang disebut Samhain (dibaca: sow-in).

Festival ini menandai akhir musim panen dan awal musim dingin, yang dipercaya sebagai waktu ketika dunia orang hidup dan dunia roh menjadi sangat dekat.

Bangsa Keltik menyalakan api unggun besar dan mengenakan topeng atau kostum menyeramkan untuk mengusir roh jahat.

Ketika agama Kristen mulai menyebar di Eropa, gereja menetapkan tanggal 1 November sebagai Hari Semua Orang Kudus (All Saints’ Day), dan malam sebelumnya dikenal sebagai All Hallows’ Eve, yang kemudian disingkat menjadi Halloween.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Digugat Cerai oleh Sabrina Chairunnisa, Tiga Tahun Pernikahan Berakhir di Pengadilan

Tradisi Halloween di Berbagai Negara

1. Amerika Serikat

Negara ini menjadi pusat perayaan Halloween modern.

Anak-anak mengenakan kostum hantu, penyihir, atau karakter populer, lalu berkeliling rumah sambil berkata “Trick or treat!” untuk meminta permen.

Rumah-rumah dihiasi dengan labu ukir, hiasan kelelawar, dan jaring laba-laba buatan.

2. Inggris & Irlandia

Masih mempertahankan akar tradisi Samhain, beberapa daerah merayakannya dengan api unggun, cerita hantu, dan pawai lentera labu.

3. Jepang & Korea

Halloween berkembang sebagai ajang cosplay dan festival budaya pop.

Tokyo dan Seoul rutin menggelar parade kostum besar setiap tahun, lebih menonjolkan sisi hiburan daripada spiritualitas.

4. Indonesia

Perayaan Halloween mulai populer di kota-kota besar.

Biasanya digelar oleh kafe, mal, sekolah internasional, dan komunitas muda dengan tema pesta kostum, dekorasi spooky, dan lomba make-up horor.

Meski kerap dianggap sebagai pesta yang identik dengan hal-hal menyeramkan, Halloween sebenarnya menyimpan makna simbolis yang mendalam.

Baca Juga: Musim Pancaroba, Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 30 Oktober – 5 November 2025, Termasuk Tulungagung

Perayaan ini menandai momen perubahan dan refleksi diri, bertepatan dengan pergantian musim yang mengingatkan manusia akan siklus kehidupan.

Melalui simbol-simbol kematian seperti tengkorak dan hantu, Halloween mengajarkan keberanian untuk menghadapi ketakutan dan sisi gelap diri sendiri.

Sementara itu, tradisi trick or treat mencerminkan semangat kebersamaan dan berbagi, menumbuhkan nilai sosial di tengah suasana yang penuh keceriaan dan misteri.

Fakta Menarik tentang Halloween:

Baca Juga: Kaos Band Tak Lagi Milik Pecinta Musik, Kini Jadi Ikon Fashion Gen Z yang Menggabungkan Gaya Retro dan Ekspresi Diri

Halloween kini bukan hanya perayaan mistis, tetapi juga momen kreativitas dan kebersamaan.

Dari akar spiritual bangsa Keltik hingga pesta penuh warna di seluruh dunia, Halloween mengajarkan bahwa menghadapi hal-hal menakutkan bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Selama kita melakukannya dengan semangat positif dan kebersamaan.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#31 oktober #labu #kostum #halloween #Trick or Treat