Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pantang Dilewatkan, Supermoon Bakal Hiasi Langit Indonesia pada Rabu 5 November, Bulan Tampak Lebih Besar dan Terang

Dharaka R. Perdana • Rabu, 5 November 2025 | 05:56 WIB

Supermoon bakal menghiasi langit Indonesia besok. (PEXELS/PIXABAY)
Supermoon bakal menghiasi langit Indonesia besok. (PEXELS/PIXABAY)

RADAR TULUNGAGUNG – Langit Indonesia pada Rabu (5 November 2025), akan dihiasi fenomena supermoon atau purnama super.

Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi (perigee) bertepatan dengan fase purnama penuh.

Baca Juga: Fenomena Gerhana Bulan, Keindahan Langit Malam yang Selalu Dinantikan Masyarakat Bumi

Menurut informasi dari BMKG, puncak Supermoon terjadi sekitar pukul 20.19 WIB, dan dapat disaksikan secara langsung di seluruh wilayah Indonesia tanpa alat bantu apa pun, selama cuaca cerah.

“Supermoon kali ini merupakan yang terbesar di tahun 2025 karena jarak Bulan dengan Bumi mencapai sekitar 356.980 kilometer, lebih dekat dibanding purnama biasanya,” tulis BMKG dalam keterangannya, Selasa (4/11).

Baca Juga: Mengapa Tadi Malam Bulan Terlihat Lebih Besar? Inilah Fakta di Balik Supermoon dan Dampak Ringannya bagi Bumi

Selama fenomena berlangsung, Bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari biasanya.

Warna kuning keemasan di ufuk timur saat Bulan terbit menjelang magrib menjadi pemandangan paling menarik.

Baca Juga: Kapan Festival Kue Bulan 2025 Dimulai? Simak Jadwal Lengkap, Tradisi Penuh Makna, dan Deretan Kue Bulan yang Bikin Ngiler!

Kawasan seperti pantai selatan Jawa, pegunungan Dieng, Bromo, hingga Nusa Tenggara Timur disebut sebagai lokasi terbaik untuk menikmati panorama Supermoon malam ini.

Meski tidak berbahaya, Supermoon dapat meningkatkan tarikan gravitasi Bulan terhadap Bumi, yang berdampak pada kenaikan pasang air laut.

Baca Juga: Spektakuler! Chi Cygnids dan Gerhana Matahari Akan Hiasi Langit Akhir September 2025

BMKG mengingatkan masyarakat pesisir utara Jawa, Sumatra bagian timur, dan Kalimantan agar waspada terhadap potensi rob atau genangan air laut pasang.

“Fenomena Supermoon tidak menyebabkan bencana alam besar. Namun, masyarakat pesisir perlu waspada terhadap pasang maksimum air laut selama beberapa hari ke depan,” tulis BMKG.

Fenomena ini menjadi Supermoon terakhir di tahun 2025, setelah dua Supermoon sebelumnya muncul pada Juli dan Oktober. Bulan Desember mendatang hanya akan menghadirkan purnama biasa.

Jadi, pastikan untuk tidak melewatkan momen indah ini. Jika langit cerah, Anda bisa menyaksikan Bulan purnama terbesar dan paling terang tahun ini menghiasi langit Indonesia malam ini. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#bulan #Purnama Super #supermoon