Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengenal Buah Matoa, Si Manis dari Papua yang Langka dan Penuh Nutrisi

Mohammad vicky avanda zilmy • Sabtu, 29 November 2025 | 19:04 WIB

Buah matoa mungkin tidak sepopuler mangga atau rambutan, namun justru itulah yang membuatnya semakin menarik.
Buah matoa mungkin tidak sepopuler mangga atau rambutan, namun justru itulah yang membuatnya semakin menarik.

RADAR TULUNGAGUNG - Buah matoa mungkin tidak sepopuler mangga atau rambutan, namun justru itulah yang membuatnya semakin menarik.

Buah khas Papua ini dikenal jarang dijumpai di banyak daerah Indonesia, sehingga setiap kali musimnya tiba, matoa selalu jadi buruan pecinta buah eksotis.

Selain rasanya yang unik, matoa juga menyimpan banyak manfaat yang baik untuk kesehatan.

Apa Itu Buah Matoa?

Baca Juga: Salju Abadi di Puncak Jaya Papua, Fenomena Langka Indonesia yang Terancam Hilang

Matoa adalah buah dari pohon Pometia pinnata, tanaman yang banyak tumbuh di Papua dan beberapa wilayah timur Indonesia.

Buah ini memiliki kulit berwarna cokelat kemerahan atau hijau tua, dengan daging yang bening menyerupai rambutan atau kelengkeng.

Yang membuat matoa spesial adalah rasa buahnya yang merupakan perpaduan antara kelengkeng, rambutan, dan sedikit aroma durian.

Teksturnya kenyal dan manis, sehingga banyak orang langsung jatuh hati pada gigitan pertama.

Kenapa Buah Matoa Jarang Ditemui?

Ada beberapa alasan kenapa matoa tidak mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional:

1. Tumbuh Terbatas di Wilayah Timur Indonesia
Matoa tidak tumbuh di semua iklim. Pohonnya hanya bisa berkembang di daerah tertentu seperti Papua, Maluku, dan sebagian Sulawesi.

2. Musim Panen yang Singkat
Matoa hanya panen sekali setahun, biasanya di akhir musim kemarau. Inilah yang membuat buahnya cepat langka.

3. Distribusi Tidak Merata
Karena berasal dari daerah yang jauh, matoa tidak selalu dikirim ke banyak kota, sehingga ketersediaannya terbatas.

Kelebihan Rasa yang Unik dan Disukai Banyak Orang

Walau jarang dijumpai, matoa memiliki rasa yang sangat khas:

Manis pekat seperti rambutan madu

Tekstur kenyal seperti kelengkeng

Sedikit aroma durian yang ringan dan tidak menyengat

Perpaduan rasa inilah yang membuat matoa sering dicari para pecinta buah tropis.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Herbal Pahit Asal Papua yang Dijuluki Emas Hijau Ini Jadi Incaran Pasar Dunia dan Dibayar Mahal

Manfaat Buah Matoa untuk Kesehatan

Bukan hanya lezat, buah matoa juga kaya nutrisi. Berikut manfaatnya:

1. Kaya Antioksidan

Matoa mengandung vitamin C yang tinggi, membantu menangkal radikal bebas dan menjaga daya tahan tubuh.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin E dalam matoa membantu melembapkan kulit, mengurangi kerutan, dan menjaga kulit tetap elastis.

3. Sumber Energi Cepat

Kandungan gula alaminya memberi energi instan bagi tubuh, cocok untuk camilan ketika lelah atau sedang beraktivitas.

4. Baik untuk Sistem Pencernaan

Serat dalam matoa mendukung pencernaan yang lebih sehat dan mencegah sembelit.

5. Meningkatkan Imunitas

Kandungan vitamin dan mineralnya membantu tubuh lebih kuat melawan penyakit.

Cara Menikmati Buah Matoa

Baca Juga: Presiden Prabowo Bentuk Komite Eksekutif Otsus Papua, Velix Wanggai Pimpin Percepatan Pembangunan

Matoa paling enak dimakan langsung, namun ada juga cara lain untuk menikmatinya. Seperti dibuat jus atau es buah, campuran salad, dan dimakan dingin setelah disimpan di kulkas. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Nikmat dan Segar #vitamin C alami #papua #buah matoa #meningkatkan imunitas tubuh