JAKARTA - Bus Sumber Kencono bukan sekadar angkutan antarkota. Di balik popularitasnya pada era 1990-an, tersimpan kisah mistis yang hingga kini masih dibicarakan. Cerita tentang “bus hantu” ini berkembang luas di jalur Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama di kalangan sopir dan penumpang bus malam.
Sejarah Bus Sumber Kencono di Jalur Jawa
Perusahaan otobus Sumber Kencono berdiri pada 1981 dengan nama awal Sumber Kencono TJ. Didirikan oleh Setiaki Sasongko, bus ini melayani rute strategis seperti Surabaya–Madiun–Solo–Yogyakarta serta Surabaya–Madiun–Solo–Semarang.
Pada masanya, Sumber Kencono menjadi primadona karena frekuensi keberangkatan yang padat, bahkan mencapai satu bus setiap 20 menit. Namun di balik itu, reputasi negatif mulai melekat.
Julukan Sumber Bencana dan Deretan Kecelakaan
Bus Sumber Kencono dikenal dengan gaya mengemudi yang agresif, terutama saat beroperasi malam hari. Sistem istirahat sopir saat itu membuat pengemudi berlomba mencapai tujuan secepat mungkin demi mendapatkan waktu istirahat lebih panjang.
Akibatnya, kecelakaan sering terjadi. Masyarakat pun menjulukinya “Sumber Bencana”. Bahkan, pada satu peristiwa tragis di Ngawi, sebuah bus Sumber Kencono sempat dibakar warga setelah menabrak pengendara motor hingga meninggal dunia.
Awal Munculnya Cerita Bus Hantu
Di tengah maraknya kecelakaan, mulai beredar cerita mistis dari mulut ke mulut. Salah satu kisah paling terkenal diceritakan oleh Narti, mantan agen penjualan tiket bus Sumber Kencono.
Menurut penuturannya, kisah ini terjadi sekitar tengah malam, saat seorang pemuda menunggu bus Sumber Kencono dari Yogyakarta menuju Surabaya.
Penumpang Tanpa Wajah dan Kursi Kosong
Pemuda tersebut akhirnya naik bus yang datang larut malam. Secara fisik, bus terlihat normal. Namun sejak awal, ada kejanggalan. Kondektur tidak kunjung menarik bayaran, dan penumpang lain tampak diam dengan wajah datar tanpa ekspresi.
Pemuda itu duduk di kursi kosong dan mencoba mengajak bicara penumpang di sebelahnya. Tidak ada jawaban. Saat bahu penumpang itu ditepuk, tangannya justru menembus tubuh tersebut.
Ketakutan, pemuda itu langsung berteriak dan turun dari bus yang diyakini sebagai bus hantu Sumber Kencono.
Antara Mitos dan Kenyataan
Tidak ada bukti pasti kebenaran kisah ini. Namun cerita bus hantu Sumber Kencono terus hidup sebagai urban legend dunia perbisan Indonesia, diperkuat oleh reputasi kelam akibat kecelakaan beruntun.
Saat ini, Sumber Kencono telah berganti nama menjadi Sumber Selamat dan tergabung dalam Sumber Group bersama Sugeng Rahayu. Meski berganti identitas, kisah mistisnya tetap melekat dalam ingatan masyarakat.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya