JAKARTA - Praktisi spiritual Hard Gumay kembali menyampaikan penerawangannya terkait kondisi Indonesia di tahun 2026. Ia menegaskan sejak awal bahwa apa yang disampaikannya bukan kebenaran mutlak, melainkan gambaran batin yang dapat berubah melalui doa dan kewaspadaan bersama.
Visual Bencana dalam Penerawangan Hard Gumay
Dalam penglihatannya, Hard Gumay menangkap visual yang cukup berat. Ia menggambarkan adanya gunung meletus dengan lahar api, aliran air deras yang menyerupai banjir besar, serta suasana kepanikan warga.
Ia menyebut melihat sosok laki-laki hanyut terbawa arus, serta seorang perempuan yang menangis sambil menggendong anak. Gambaran ini disebut muncul di salah satu wilayah yang ia samarkan dengan inisial P.
Meski demikian, Hard Gumay menekankan bahwa visual tersebut adalah peringatan, bukan kepastian.
Baca Juga: Ramalan Shio 2026 Terungkap: Tahun Percepatan, Ini Rahasia Sukses dan Pintu Rezeki 12 Shio
Penegasan: Bukan Kepastian, Melainkan Ujian
Menurut Hard Gumay, apa yang ia lihat bisa menjadi bentuk ujian atau peringatan agar manusia lebih waspada. Ia secara terbuka menyampaikan doa agar seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dijauhkan dari bala dan musibah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak bersikap takabur dan menyepelekan peringatan, baik yang datang dari penerawangan spiritual maupun dari lembaga resmi seperti BMKG.
Kondisi Bencana Indonesia di 2026
Hard Gumay menilai bahwa tahun 2026 masih berpotensi terjadi bencana, namun skalanya tidak sebesar yang terjadi pada 2025. Ia menyebut banjir masih mungkin terjadi, tetapi tidak separah kejadian besar sebelumnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam penglihatannya, kebakaran besar dan kecelakaan besar seperti jatuhnya pesawat tidak tampak muncul hingga saat ini.
Catatan Pribadi dan Buku Penerawangan
Hard Gumay mengungkapkan bahwa ia terbiasa mencatat setiap penglihatan batin yang muncul secara spontan. Ia menyebut memiliki buku lama yang berisi catatan peristiwa, nama artis, pejabat, hingga gambaran alam dan tanggal tertentu.
Saat membuka kembali buku tersebut, ia mengaku terkejut karena sebagian besar isinya berkaitan dengan bencana, yang membuatnya semakin berhati-hati dalam menyampaikan penerawangan ke publik.
Isu Pemerintahan Jadi Sorotan Terbesar 2026
Dalam penerawangannya, Hard Gumay menyebut bahwa isu terbesar di tahun 2026 justru berasal dari ranah pemerintahan dan negara. Ia menangkap adanya peristiwa besar yang melibatkan kekuasaan, pejabat, kementerian, serta satu bidang tertentu yang akan menjadi sorotan utama publik.
Menurutnya, isu ini berpotensi mengalahkan berita besar lain yang muncul sepanjang tahun 2026.
Isyarat Reshuffle Kabinet
Menjelang akhir pembahasan, Hard Gumay juga menyebut adanya gambaran tentang tiga pejabat laki-laki setingkat menteri yang berpotensi mengalami pergantian jabatan. Ia juga melihat sosok pejabat perempuan yang turut mengalami rotasi dalam kabinet.
Ia menegaskan bahwa semua itu diyakininya sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menempatkan figur terbaik di posisi strategis.
Pesan Penutup Hard Gumay untuk Masyarakat Indonesia
Sebagai penutup, Hard Gumay menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar lebih banyak berdoa, berbuat baik, dan selalu mengingat Tuhan dalam setiap aktivitas.
Baca Juga: Tahun 2026 Jadi Tahun Kuda Api: Makna, Ramalan, dan Energi Besar yang Mengiringinya
Ia juga menyampaikan empati mendalam terhadap korban bencana, khususnya di Sumatera, dan meminta maaf apabila ada pihak yang mengaitkan terjadinya bencana dengan ucapannya.
Hard Gumay menegaskan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa, sementara kebenaran sejati sepenuhnya milik Tuhan Yang Maha Esa.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya