Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 Jadi Pembuka Fenomena Langit Langka, Cincin Api Muncul di Antartika

Krisna Pambudi • Selasa, 3 Februari 2026 | 15:02 WIB
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 hadirkan fenomena cincin api langka di langit
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 hadirkan fenomena cincin api langka di langit

RADAR TULUNGAGUNG - Fenomena langit spektakuler akan membuka awal tahun depan. Dunia akan menyambut Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, peristiwa astronomi langka yang menghadirkan pemandangan ikonik berupa cincin api di langit.

Meski tidak mudah disaksikan secara langsung, gerhana matahari ini tetap menjadi sorotan para astronom dan pengamat langit dunia.

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 dikenal juga sebagai annular solar eclipse. Dalam peristiwa ini, bulan melintas tepat di antara matahari dan bumi, namun tidak menutupi matahari secara sempurna.

Akibatnya, cahaya matahari masih tampak membentuk lingkaran terang di sekeliling bulan, menciptakan efek visual yang memukau.

Berdasarkan data astronomi, puncak Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 diperkirakan terjadi pada pukul 09.56 UTC.

Waktu tersebut setara dengan pukul 16.56 WIB pada 18 Februari 2026. Pada fase puncak ini, bulan akan menutupi sekitar 92 persen permukaan matahari dengan durasi cincin api maksimal mencapai 2 menit 19 detik.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari Cincin

Secara ilmiah, gerhana matahari cincin terjadi ketika bulan berada di titik terjauhnya dari bumi yang disebut apoji.

Pada posisi ini, diameter bulan tampak lebih kecil dari matahari jika dilihat dari bumi. Kondisi tersebut membuat bulan tidak mampu menutupi seluruh piringan matahari.

Akibatnya, bagian tepi matahari tetap terlihat sebagai lingkaran cahaya terang. Fenomena inilah yang kemudian dikenal luas sebagai cincin api.

Meski sering dianggap mirip dengan gerhana matahari total, gerhana cincin memiliki karakteristik visual yang berbeda dan tidak menyebabkan langit menjadi gelap sepenuhnya.

Lokasi Pengamatan Sangat Terbatas

Sayangnya, keindahan cincin api pada Februari 2026 hampir tidak dapat disaksikan oleh sebagian besar penduduk bumi.

Jalur utama gerhana hanya melintasi wilayah terpencil di Antartika. Kawasan tersebut dikenal minim populasi dan sulit dijangkau, sehingga pengamatan langsung sangat terbatas.

Meski demikian, sebagian wilayah Afrika bagian selatan dan ujung selatan Amerika Selatan masih berpeluang menyaksikan gerhana matahari parsial.

Pada fase ini, matahari akan tampak seperti “tergigit” oleh bulan, meski tanpa efek cincin api yang sempurna.

Pembuka Rangkaian Gerhana Besar Dunia

Gerhana matahari Februari 2026 bukanlah peristiwa tunggal. Fenomena ini menandai dimulainya rangkaian gerhana matahari besar dalam beberapa tahun ke depan.

Setelah periode relatif sepi, dunia akan memasuki fase padat peristiwa astronomi hingga 2028.

Sejumlah gerhana penting dijadwalkan terjadi, mulai dari gerhana matahari total hingga gerhana matahari cincin di berbagai belahan dunia.

Setiap peristiwa menawarkan karakteristik unik dan peluang pengamatan yang berbeda bagi masyarakat global.

Gerhana Total 2027 Dijuluki Gerhana Abad Ini

Di antara rangkaian tersebut, gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 menjadi yang paling dinantikan.

Fenomena ini bahkan dijuluki sebagai gerhana abad ini karena durasi fase totalitasnya diperkirakan berlangsung lebih dari enam menit.

Jalur totalitas gerhana 2027 akan membentang luas melintasi Afrika, Eropa, hingga Asia. Miliaran orang diprediksi dapat menyaksikan setidaknya gerhana parsial, menjadikannya salah satu peristiwa langit paling banyak disaksikan dalam sejarah modern.

Bagi para pengamat langit, beberapa tahun ke depan menjadi masa yang sangat istimewa. Interaksi matahari, bulan, dan bumi akan menyuguhkan pertunjukan kosmik langka yang jarang terjadi.

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 pun menjadi penanda awal rangkaian fenomena langit besar yang patut dinantikan oleh dunia.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#gerhana matahari total #cincin api #gerhana matahari cincin 17 februari 2026 #fenomena langit #gerhana matahari