Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Panduan Lengkap Zakat Fitrah 2026: Besaran 2,75–3 Kg Beras per Jiwa dan Waktu Terbaik Pembayaran

Novica Satya Nadianti • Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:30 WIB

 

Panduan zakat fitrah dengan uang atau beras menurut Mazhab Syafi’i dan Hanafi agar sah, tepat sasaran, dan sesuai syariat Islam.
Panduan zakat fitrah dengan uang atau beras menurut Mazhab Syafi’i dan Hanafi agar sah, tepat sasaran, dan sesuai syariat Islam.

JAKARTA - Zakat fitrah menjadi kewajiban setiap Muslim yang harus ditunaikan pada bulan Ramadhan, termasuk bagi anak-anak dan bayi yang baru lahir. Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), zakat fitrah diwajibkan atas setiap jiwa Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dan harus dikeluarkan hingga menjelang salat Idul Fitri.

Tujuan utama zakat fitrah adalah mensucikan diri setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Selain itu, zakat fitrah juga berfungsi sebagai sarana tolong-menolong bagi sesama, khususnya kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan, agar merasakan kebahagiaan dan makanan layak pada hari raya.

Besaran Zakat Fitrah

Dalam praktik di Indonesia, zakat fitrah umumnya dibayarkan menggunakan beras atau makanan pokok yang setara. Ukuran standar yang dianjurkan adalah 2,75 kg per orang. Namun, untuk berjaga-jaga, sebagian masyarakat biasanya membulatkan menjadi 3 kg agar tidak kurang dan lebih aman, terutama jika beras yang digunakan memiliki pasir atau kotoran.

Contohnya, jika seorang ayah menanggung zakat untuk dirinya sendiri, istrinya, dan tiga anak, total zakat fitrah yang harus dikeluarkan mencapai sekitar 15 kg beras. Besaran ini dihitung berdasarkan jumlah jiwa yang menjadi tanggungannya.

Waktu Terbaik Membayar Zakat

Zakat fitrah sebaiknya diberikan mulai awal bulan Ramadhan hingga menjelang salat Idul Fitri. Waktu ideal pembayaran adalah pada malam hari sebelum Idul Fitri agar penerima bisa segera memanfaatkannya. Namun, jika kondisi sulit, zakat tetap sah diberikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Praktik pembayaran zakat fitrah ini memastikan para penerima, khususnya fakir miskin, dapat menikmati makanan dan kebahagiaan di hari raya yang biasanya sulit mereka rasakan. Hal ini sejalan dengan prinsip zakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan pembersih amalan puasa agar menjadi lebih sempurna.

Manfaat Sosial Zakat Fitrah

Zakat fitrah tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga dampak sosial yang signifikan. Penerima zakat yang biasanya hidup serba kekurangan bisa merasakan kesetaraan pada hari raya, menikmati makanan layak, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. Hal ini memperkuat solidaritas sosial antarumat Muslim serta menegaskan fungsi zakat sebagai instrumen kesejahteraan.

Dengan memahami panduan besaran, metode, dan waktu pembayaran zakat fitrah, umat Islam dapat menunaikan kewajiban dengan tepat dan memperoleh manfaat maksimal. Praktik ini juga mendidik masyarakat untuk peduli terhadap sesama dan menjaga keberkahan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

 

Editor : Novica Satya Nadianti
#Baznas #pembayaran zakat #zakat fitrah