Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lailatul Qadar 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Prediksi Malam Lailatul Qadar 1447 H Menurut Ulama dan Metode Imam Al-Ghazali

Vidya Sajar Fitri • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:53 WIB

Lailatul Qadar 2026 jatuh tanggal berapa? Ini prediksi malam Lailatul Qadar 1447 H menurut ulama dan metode Imam Al-Ghazali.(pinterest.com/irfanachmadqureshi)
Lailatul Qadar 2026 jatuh tanggal berapa? Ini prediksi malam Lailatul Qadar 1447 H menurut ulama dan metode Imam Al-Ghazali.(pinterest.com/irfanachmadqureshi)

RADAR TULUNGAGUNG – Pertanyaan tentang Lailatul Qadar 2026 jatuh tanggal berapa kembali menjadi perbincangan umat Islam menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan.

Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini diyakini menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak ibadah.

Dalam berbagai kajian keislaman, Lailatul Qadar 2026 memang tidak disebutkan secara pasti tanggalnya.

Namun, para ulama memberikan sejumlah panduan agar umat Islam dapat memperbesar peluang bertemu dengan malam istimewa tersebut.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadar ayat 3, malam Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa.

“Lailatul qadri khairum min alfi syahr,” yang berarti malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.

Jika dihitung secara sederhana, seribu bulan setara dengan lebih dari 83 tahun. Artinya, amalan yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan ibadah selama puluhan tahun.

Keutamaan Lailatul Qadar dalam Hadis Nabi

Keutamaan Lailatul Qadar juga dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Dalam kitab Ihya Ulumuddin, para ulama juga menjelaskan bahwa pada malam tersebut terjadi peristiwa spiritual luar biasa. Malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan.

Bahkan menurut tafsir Imam Al-Qurtubi, jumlah malaikat yang turun pada malam Lailatul Qadar sangat banyak, bahkan disebut lebih banyak dari jumlah kerikil di bumi.

Mereka dipimpin oleh Malaikat Jibril yang membawa kedamaian dan mengaminkan doa-doa hamba Allah yang beribadah.

Lailatul Qadar Dicari di 10 Malam Terakhir Ramadan

Meski banyak yang penasaran kapan tepatnya Lailatul Qadar 2026, para ulama menegaskan bahwa Allah sengaja merahasiakan malam tersebut.

Hikmah dari kerahasiaan itu adalah agar umat Islam tidak hanya beribadah pada satu malam saja, tetapi berusaha memperbanyak ibadah sepanjang Ramadan.

Rasulullah SAW sendiri memberikan petunjuk dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari.

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.”

Malam ganjil yang dimaksud adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, zikir, membaca Al-Qur’an, dan sedekah pada malam-malam tersebut.

Prediksi Lailatul Qadar Menurut Ulama

Dalam kajian fikih, terdapat beberapa pandangan ulama mengenai kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar.

Mazhab Syafi’i, misalnya, memiliki dua pendapat utama. Pendapat pertama menyatakan bahwa Lailatul Qadar bisa berpindah-pindah setiap tahun di antara sepuluh malam terakhir Ramadan.

Namun peluang terbesar tetap berada pada malam-malam ganjil.

Pendapat lain menyebutkan bahwa Imam Syafi’i dalam beberapa riwayat cenderung menyebut malam ke-21 atau malam ke-23 sebagai kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar.

Sementara itu, sebagian ulama Syafi’iyah lain lebih condong pada malam ke-27 Ramadan.

Metode Imam Al-Ghazali

Di kalangan ulama Nusantara, terdapat pula metode prediksi yang sering dikaitkan dengan rumusan Imam Al-Ghazali.

Metode ini memperkirakan malam Lailatul Qadar berdasarkan hari pertama Ramadan.

Rumusnya sebagai berikut:

Pada Ramadan 2026 atau 1447 Hijriah, awal puasa jatuh pada hari Kamis. Berdasarkan rumus tersebut, sebagian ulama memperkirakan Lailatul Qadar 2026 berpotensi terjadi pada malam ke-25 Ramadan.

Meski demikian, para ulama tetap mengingatkan bahwa metode tersebut hanyalah prediksi, bukan kepastian mutlak.

Perbanyak Ibadah di Akhir Ramadan

Karena tidak ada kepastian tanggal, umat Islam dianjurkan memperkuat ibadah sejak malam ke-21 Ramadan hingga akhir bulan.

Banyak ulama bahkan menyarankan melakukan iktikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir sebagai bentuk kesungguhan mencari Lailatul Qadar.

Dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memohon ampun kepada Allah SWT, umat Islam diharapkan dapat meraih keberkahan malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.

Momentum ini juga menjadi kesempatan besar untuk memperbaiki diri dan memperkuat kedekatan spiritual dengan Allah SWT menjelang Hari Raya Idul Fitri.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#lailatul qadar 1447 h #10 malam terakhir Ramadan #Lailatul Qadar 2026 #keutamaan lailatul qadar #malam lailatul qadar