Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

9 Buah Langka Indonesia yang Mulai Sulit Ditemukan, Nomor 1 Bikin Nostalgia

Cholifatun Nisak • Minggu, 5 Juli 2026 | 16:09 WIB
Daftar buah langka Indonesia yang mulai sulit ditemukan, dari kecapi hingga kalangkala, lengkap dengan fakta unik dan asal daerahnya.
Daftar buah langka Indonesia yang mulai sulit ditemukan, dari kecapi hingga kalangkala, lengkap dengan fakta unik dan asal daerahnya.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Fenomena buah langka Indonesia kini semakin menjadi perhatian karena sejumlah buah lokal yang dulu mudah ditemukan mulai sulit dijumpai di pasar tradisional maupun toko buah modern. Banyak di antaranya hanya tersisa di daerah tertentu atau bahkan tumbuh liar di hutan.

Keberadaan buah langka Indonesia ini bukan hanya soal pangan, tetapi juga bagian dari kekayaan hayati yang mulai tergerus perkembangan zaman. Beberapa jenis buah bahkan hanya dikenal dari cerita orang tua, meski namanya masih cukup familiar di telinga masyarakat.

Seiring meningkatnya kesadaran terhadap keanekaragaman hayati, pembahasan tentang buah langka Indonesia kembali mencuat, terutama karena banyak generasi muda yang belum pernah mencicipi langsung buah-buah tersebut.

Kecapi hingga Menteng, Buah Lokal yang Mulai Menghilang

Salah satu buah langka Indonesia yang mulai sulit ditemui adalah buah kecapi atau sentul. Buah ini dulu banyak tumbuh di daerah Bogor, bahkan nama Sentul diambil dari sejenis buah tersebut. Rasanya manis sedikit asam dengan daging putih yang mirip manggis.

Selain itu ada buah menteng yang pernah menjadi ikon kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kini keberadaannya semakin jarang karena lahan hijau berubah menjadi pemukiman. Buah ini memiliki rasa manis asam dan kerap disebut juga kepundung di beberapa daerah.

Buah kemang juga termasuk buah langka Indonesia yang dulunya banyak ditemukan di Jakarta Selatan. Rasanya khas, sedikit asam dengan aroma kuat yang sering digunakan sebagai bahan rujak hingga sambal.

Baca Juga: Bansos Juli 2026 Mulai Cair, Ini Daftar 7 Bantuan yang Disalurkan, Ada hingga Rp1,4 Juta per Bulan

Dari Matoa Papua hingga Kepel Keraton Yogyakarta

Buah matoa dari Papua menjadi salah satu yang masih dikenal namun mulai jarang ditemui di luar daerah asalnya. Buah ini memiliki rasa manis legit dengan aroma khas yang unik, membuatnya digemari banyak orang.

Sementara itu, buah kepel dikenal sebagai tanaman khas Keraton Yogyakarta. Keberadaannya sangat terbatas karena sering dianggap tanaman eksklusif lingkungan keraton. Buah ini memiliki aroma harum dan rasa manis lembut.

Gowok, Kemang, hingga Bisbul yang Mulai Terlupakan

Buah gowok atau kupa juga termasuk buah langka Indonesia yang kini jarang dijumpai. Buah ini biasanya tumbuh bergerombol dengan rasa asam manis dan sering dijadikan rujak atau sirup tradisional.

Kemudian ada buah bisbul yang dikenal sebagai “buah bludru” karena permukaan kulitnya halus berbulu. Rasanya manis dengan aroma seperti mentega, menjadikannya unik dibanding buah lainnya.

Selain itu, buah buni yang mirip anggur kecil serta buah kalangkala dari Kalimantan juga semakin sulit ditemukan. Kalangkala bahkan bisa diolah menjadi sayur maupun dimakan langsung seperti alpukat.

Kekayaan Hayati yang Perlu Dilestarikan

Keberadaan buah langka Indonesia seperti ini menunjukkan betapa kayanya keanekaragaman hayati Indonesia. Namun, perubahan fungsi lahan, urbanisasi, serta minimnya budidaya membuat banyak jenis buah lokal semakin terancam punah.

Para pemerhati lingkungan menilai perlunya upaya pelestarian, baik melalui penanaman kembali maupun edukasi kepada generasi muda agar buah-buah ini tidak hilang dari sejarah pangan Nusantara.

Dengan semakin sedikitnya yang mengenal dan mengonsumsi buah-buah tersebut, kekhawatiran akan punahnya buah langka Indonesia semakin nyata. Upaya pelestarian menjadi kunci agar kekayaan alam ini tetap bisa dinikmati generasi mendatang.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 3 Juli 2026 Cair Bareng Bantuan Beras, Ini Jadwal Lengkapnya

Editor : Cholifatun Nisak
#buah langka Indonesia #buah lokal Indonesia #buah kecapi #buah menteng #buah matoa