Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fenomena Lempuyang Liar Viral: Tanaman Hutan Ini Bisa Diolah Jadi Bakwan Unik Berwarna Ungu

Cholifatun Nisak • Minggu, 5 Juli 2026 | 16:14 WIB
Lempuyang viral! Tanaman liar ini bisa diolah jadi bakwan unik berwarna ungu dengan aroma khas dan tekstur berlendir.
Lempuyang viral! Tanaman liar ini bisa diolah jadi bakwan unik berwarna ungu dengan aroma khas dan tekstur berlendir.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Fenomena Lempuyang kembali menjadi sorotan setelah sebuah video viral menampilkan tanaman liar yang tumbuh di pekarangan dan hutan dengan buah atau bunga berwarna merah mencolok serta aroma yang kuat. Tanaman ini disebut-sebut mudah ditemukan di alam bebas tanpa perlu dibudidayakan secara khusus.

Kemunculan Lempuyang dalam video tersebut menarik perhatian publik karena bagian tanaman ini dapat diolah menjadi makanan tradisional, bahkan dijadikan bakwan dengan warna adonan yang berubah menjadi ungu. Banyak masyarakat yang mengaku baru mengetahui bahwa tanaman liar ini ternyata dapat dikonsumsi setelah diolah dengan cara tertentu.

Selain itu, Lempuyang juga dikenal memiliki bagian muda berupa tunas atau kuncup yang bisa dimakan langsung, meski memiliki aroma tajam dan tekstur berlendir. Hal ini membuat tanaman tersebut dianggap unik karena tidak hanya tumbuh liar, tetapi juga memiliki potensi kuliner yang cukup beragam.


Tanaman Liar yang Mudah Ditemukan di Alam

Dalam video yang beredar, Lempuyang digambarkan sebagai tanaman yang tumbuh liar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kebun, pinggir hutan, hingga area perbukitan. Tanaman ini tidak membutuhkan penanaman khusus karena mampu tumbuh secara alami di lingkungan lembap.

Ciri khas utama Lempuyang adalah bentuk buah atau bunganya yang berwarna merah terang, memiliki kandungan air cukup tinggi, serta biji di dalamnya. Saat dibuka, bagian dalamnya terlihat berlendir dan memiliki aroma yang cukup kuat sehingga tidak semua orang terbiasa dengan baunya.

Baca Juga: 9 Buah Langka Indonesia yang Mulai Sulit Ditemukan, Nomor 1 Bikin Nostalgia


Ciri Unik: Aroma Kuat dan Tekstur Berlendir

Tanaman Lempuyang memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari tanaman liar lain. Selain warna yang mencolok, tanaman ini juga mengeluarkan aroma khas yang cukup tajam. Teksturnya yang berlendir membuat proses pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati sebelum diolah menjadi makanan.

Bagian muda tanaman ini, yaitu kuncup atau tunas, disebut dapat dikonsumsi sebagai sayuran darurat di alam bebas. Dalam kondisi tertentu, masyarakat bahkan memanfaatkan bagian ini sebagai bahan makanan alternatif saat berada di alam terbuka.


Diolah Menjadi Bakwan Unik Berwarna Ungu

Salah satu hal yang membuat Lempuyang viral adalah penggunaannya sebagai bahan bakwan. Dalam video tersebut, tanaman ini dicampur dengan tepung, bumbu seperti bawang putih, cabai, garam, serta telur, kemudian digoreng hingga menjadi bakwan.

Menariknya, adonan bakwan mengalami perubahan warna menjadi ungu saat dicampur dengan bahan Lempuyang. Hal ini membuat makanan tersebut terlihat unik dan berbeda dari bakwan pada umumnya.

Selain teksturnya yang renyah, bakwan berbahan Lempuyang juga memiliki aroma khas yang disebut-sebut memberikan cita rasa berbeda. Namun demikian, konsumsi tanaman liar tetap perlu kehati-hatian, terutama dalam proses pembersihan dan pengolahan.


Potensi Kuliner dan Pengetahuan Tradisional

Fenomena Lempuyang menunjukkan bahwa masih banyak tanaman liar di Indonesia yang belum dikenal luas namun memiliki potensi sebagai bahan pangan tradisional. Meski demikian, pemanfaatannya masih terbatas pada pengetahuan lokal dan belum banyak dibudidayakan secara komersial.

Sejumlah narasi juga menyebutkan bahwa tanaman ini memiliki berbagai manfaat alami, meski belum banyak kajian ilmiah yang dapat menguatkan klaim tersebut secara menyeluruh. Karena itu, pemanfaatannya lebih banyak bersifat tradisional dan eksperimen kuliner rumahan.

Dengan semakin banyaknya konten digital yang mengeksplorasi tanaman liar, Lempuyang kini menjadi salah satu tanaman yang kembali diperbincangkan oleh warganet karena keunikan bentuk, aroma, serta potensi olahannya.

Baca Juga: 10 Buah Langka Asli Indonesia yang Kini Sulit Ditemukan, Ternyata Ini Penyebabnya

Editor : Cholifatun Nisak
#Lempuyang #tanaman liar Indonesia #bakwan unik #tanaman hutan #kuliner tradisional Indonesia