Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah, Bersihkan Lingkungan dan Kendalikan Tikus

Vidya Sajar Fitri • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 10:45 WIB
Cara mencegah ular masuk ke rumah dimulai dari kebersihan, pengendalian tikus, dan menutup celah bangunan. Simak langkah amannya.(ILUSTRASI AI)
Cara mencegah ular masuk ke rumah dimulai dari kebersihan, pengendalian tikus, dan menutup celah bangunan. Simak langkah amannya.(ILUSTRASI AI)

TULUNGAGUNG – Cara mencegah ular masuk ke rumah bisa dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus. Kedua langkah tersebut penting karena area yang menyediakan tempat persembunyian serta sumber makanan berpotensi menarik ular mendekati bangunan tempat tinggal.

Cara mencegah ular masuk ke rumah tidak cukup hanya dengan membersihkan bagian dalam bangunan. Halaman, gudang, saluran air, hingga celah di sekitar pintu dan dinding juga perlu diperiksa secara berkala agar tidak menjadi akses masuk bagi satwa liar.

Keberadaan tikus menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Sejumlah jenis ular memang memangsa tikus dan hewan pengerat lainnya. Karena itu, mengurangi sumber makanan tikus sekaligus menutup jalur masuk ke rumah dapat membantu menekan risiko ular mendekati permukiman.

Baca Juga: Mengapa Tawon dan Ular Masuk Permukiman? Ini Faktor Lingkungan yang Perlu Diwaspadai

Jaga Kebersihan Rumah dan Halaman

Langkah pertama untuk mengurangi risiko ular masuk ke rumah adalah menata lingkungan agar tidak menyediakan banyak tempat persembunyian. Rumput yang terlalu tinggi, semak yang rimbun, tumpukan kayu, batu, genting, dan barang bekas dapat menjadi tempat berlindung bagi ular maupun hewan yang menjadi mangsanya.

Pangkas rumput dan tanaman secara berkala, terutama yang tumbuh dekat dinding rumah. Pindahkan tumpukan material yang tidak terpakai dari sekitar bangunan dan simpan kayu bakar di tempat yang tertata, tidak langsung berserakan di tanah.

Gudang dan sudut rumah yang jarang digunakan juga perlu diperiksa. Kardus, karung, serta barang yang menumpuk dapat menyediakan ruang persembunyian bagi tikus. Jika tikus mulai bersarang, area tersebut berpotensi menarik ular yang mencari mangsa.

Kebersihan juga mencakup pengelolaan sampah. Gunakan tempat sampah bertutup dan jangan membiarkan sisa makanan terbuka semalaman. Sumber makanan yang mudah dijangkau dapat mengundang tikus datang, sehingga pengelolaan sampah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Baca Juga: 102 Kali Evakuasi Ular di Tulungagung hingga Awal Agustus 2026, DPKP Ungkap Penyebab Reptil Masuk Permukiman

Kendalikan Tikus agar Tidak Menarik Ular

Pengendalian tikus merupakan langkah penting untuk mengurangi daya tarik lingkungan rumah bagi ular pemangsa hewan pengerat. Kementerian Kesehatan melalui laman Ayo Sehat menjelaskan bahwa tikus mencari makanan, air, dan tempat berlindung. Kebutuhan tersebut dapat tersedia di sekitar rumah jika sanitasi dan penyimpanan makanan tidak terjaga.

Simpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat, termasuk makanan hewan peliharaan. Bersihkan remah makanan, segera buang sampah organik, serta perbaiki kebocoran air yang dapat menyediakan sumber minum bagi tikus.

Periksa pula lubang pada dinding, bagian bawah pintu, jalur pipa, dan saluran yang terhubung dengan bangunan. Tutup celah yang memungkinkan tikus masuk menggunakan bahan yang sesuai dengan kondisi bangunan. Langkah ini sekaligus membantu membatasi akses ular ke dalam rumah.

Jika tanda keberadaan tikus terus ditemukan, seperti kotoran, bekas gigitan, atau suara di plafon, lakukan pengendalian secara terencana. Apabila infestasi sulit ditangani, pertimbangkan bantuan tenaga pengendali hama profesional.

Meski demikian, pengendalian tikus tidak menjamin ular sama sekali tidak akan muncul. Ular juga dapat memasuki area rumah untuk mencari tempat berlindung atau mengikuti jalur pergerakannya di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Tak Hanya Padamkan Api, Damkar Tulungagung Tangani 361 Sarang Tawon hingga Evakuasi Ular dan Cincin Warga, Ini Data Lengkapnya!

Tutup Celah Bangunan dan Kenali Tindakan yang Aman

Selain menjaga kebersihan, periksa kondisi fisik rumah secara berkala. Celah di bawah pintu, lubang pada dinding, ventilasi tanpa pelindung yang sesuai, serta bukaan di sekitar pipa dapat menjadi jalur masuk satwa berukuran kecil, termasuk ular.

Pasang penutup celah di bawah pintu dan perbaiki bagian bangunan yang rusak. Gunakan kasa atau pelindung yang kuat pada bukaan tertentu tanpa menghambat fungsi ventilasi maupun saluran air. Periksa kembali kondisinya setelah hujan deras atau perbaikan rumah.

Jangan mengandalkan kapur barus, belerang, atau bahan rumahan lain sebagai cara utama mengusir ular. Panduan Mississippi State University Extension Service menyebut sejumlah bahan pengusir yang kerap digunakan tidak terbukti efektif untuk mengendalikan ular. Pencegahan melalui pengelolaan habitat dan penutupan akses lebih layak diprioritaskan.

Jika ular telanjur masuk, jangan mencoba menangkap, memukul, atau membunuhnya. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, beri ruang agar orang lain tidak mendekat, lalu hubungi petugas Damkarmat atau layanan penyelamatan satwa setempat. Jangan memasukkan tangan ke kolong, tumpukan barang, atau celah yang tidak terlihat jelas.

Apabila terjadi gigitan, segera cari pertolongan medis. Jangan menyayat luka, mengisap bisa, atau memasang torniket. Usahakan korban tetap tenang dan batasi gerakan sambil menunggu bantuan medis.

Data Damkarmat Tulungagung sepanjang 2026 mencatat 124 penanganan evakuasi ular sebagai bagian dari 845 kasus nonkebakaran. Angka tersebut menunjukkan bahwa penanganan ular menjadi salah satu kebutuhan layanan penyelamatan di daerah itu, tetapi tidak berarti seluruh kejadian disebabkan oleh kondisi rumah yang kotor.

Pencegahan paling masuk akal dimulai dari lingkungan yang tertata, sumber makanan tikus yang dibatasi, dan celah bangunan yang diperbaiki. Langkah-langkah itu dapat mengurangi peluang ular mendekati rumah, meskipun tidak bisa menjamin ular tidak akan pernah muncul.

Editor : Vidya Sajar Fitri
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
evakuasi ular Cara mencegah ular masuk ke rumah tips mengusir ular cara mengendalikan tikus bahaya ular nasuk rumah