Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Burung Merak Memangnya Bisa Terbang? Simak Fakta yang Jarang Diketahui Ini

Savina Ayu Wardani • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 19:20 WIB

Banyak orang menganggap burung merak tidak bisa terbang karena tubuhnya yang besar, ekornya yang panjang, dan kebiasaannya berjalan di darat.
Banyak orang menganggap burung merak tidak bisa terbang karena tubuhnya yang besar, ekornya yang panjang, dan kebiasaannya berjalan di darat.

RADAR TULUNGAGUNG - Banyak orang menganggap burung merak tidak bisa terbang karena tubuhnya yang besar, ekornya yang panjang, dan kebiasaannya berjalan di darat. Pandangan ini tidak sepenuhnya salah, tetapi kurang tepat.

Faktanya, burung merak memang lebih sering berada di tanah untuk mencari makan dan memamerkan keindahan bulu ekornya, namun mereka tetap memiliki kemampuan terbang.

Kemampuan ini biasanya digunakan untuk tujuan tertentu, seperti menghindari predator, berpindah tempat untuk mencari makanan, atau bertengger di tempat yang aman saat beristirahat.

Baca Juga: Menakjubkan, Berikut 10 Fakta yang Jarang Diketahui tentang Luar Angkasa

Burung merak termasuk dalam keluarga Phasianidae, sama seperti ayam hutan dan burung pegar, yang terkenal sebagai burung darat tetapi masih mampu terbang jarak pendek.

Gerakan terbang burung merak tidak seperti burung elang atau burung layang-layang yang dapat melayang lama di udara.

Sebaliknya, burung merak melakukan lompatan kuat diikuti kepakan sayap cepat untuk mencapai ketinggian tertentu.

Biasanya mereka terbang menempuh jarak beberapa meter hingga puluhan meter, lalu mendarat di pohon atau permukaan yang lebih tinggi.

Meskipun terlihat berat, sayap burung merak cukup kuat untuk menopang tubuhnya, terutama karena otot dada mereka berkembang dengan baik.

Waktu terbang burung merak relatif singkat, sering kali hanya berlangsung beberapa detik. Mereka menggunakan kemampuan ini lebih sebagai strategi bertahan hidup daripada sarana utama berpindah tempat.

Baca Juga: Terdengar Konyol, Ini Fakta Mengejutkan Tentang Kentut Sapi Penyebab Pemanasan Goblal

Misalnya, di alam liar, burung merak akan segera terbang ke dahan pohon jika merasa terancam oleh predator seperti anjing liar atau macan.

Selain itu, burung merak juga memanfaatkan kemampuan terbangnya untuk tidur di cabang pohon yang tinggi pada malam hari demi menghindari bahaya.

Menariknya, ekor panjang yang indah pada burung merak jantan tidak terlalu menghambat saat terbang, meskipun ekor tersebut memang membuat gerakan di udara menjadi lebih berat.

Saat hendak terbang, burung merak akan mengangkat ekornya agar tidak terseret tanah atau tersangkut ranting.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah beradaptasi dengan baik untuk tetap mempertahankan keindahan bulu sekaligus kemampuan bertahan hidup.

Baca Juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Daya Ingat Ikan Mas Koki hanya 3 Detik

Bagi banyak orang, fakta bahwa burung merak bisa terbang cukup mengejutkan karena sering melihatnya hanya berjalan anggun di darat.

Padahal, kemampuan ini menjadi salah satu bukti bahwa meskipun burung tersebut dikenal karena keindahan, mereka tetap memiliki naluri dan keahlian bertahan hidup yang mengesankan.

Jadi, di balik bulu warna-warni yang memukau, burung merak menyimpan keterampilan terbang yang jarang disadari banyak orang. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#burung merak #fakta #terbang