RADAR TULUNGAGUNG – Kabar mengejutkan datang dari penyanyi Denada. Setelah bertahun-tahun menjadi tanda tanya publik, Denada akui Resa Rizki anak kandung dan menunjukkan sikap yang jauh lebih terbuka serta emosional. Momen penuh haru itu terjadi saat Denada terbang ke Banyuwangi untuk bertemu langsung dengan Resa Rizki Rosano.
Pengakuan tersebut menjadi babak baru dalam kisah panjang hubungan Denada dan Resa Rizki. Dalam pertemuan itu, Denada tak kuasa menahan tangis dan mengungkapkan penyesalan mendalam atas masa lalu. Ia bahkan mengaku telah menjalani salat tobat dan memohon ampun kepada Allah atas kesalahan yang pernah diperbuatnya.
“Aku tuh manusia yang paling berdosa. Aku minta ampun sama Allah, aku salat tobat, aku nangis bertahun-tahun,” ujar Denada dengan suara bergetar.
Tangis Tobat dan Perjalanan Spiritual Denada
Momen Denada akui Resa Rizki anak kandung tak lepas dari proses refleksi spiritual yang dijalaninya. Denada secara terbuka menyebut dirinya sebagai manusia biasa yang penuh dosa. Ia mengaku telah lama memendam kerinduan dan penyesalan, yang akhirnya mencapai puncaknya saat berani menemui Resa secara langsung.
Pengakuan tersebut disebut sebagai upaya Denada untuk tidak lagi membiarkan masalah ini menjadi konsumsi publik berkepanjangan. Ia memilih jalan kekeluargaan demi memperbaiki hubungan yang sempat terputus.
Langkah Denada ini pun menuai beragam reaksi dari publik, mulai dari simpati hingga apresiasi atas keberaniannya menghadapi masa lalu.
Pertemuan Haru di Banyuwangi
Setibanya di Banyuwangi, suasana haru langsung menyelimuti pertemuan Denada dan Resa Rizki. Dalam momen yang terekam kamera, Resa yang kini berusia 23 tahun tampak menangis dan langsung memeluk Denada erat. Pelukan itu menjadi simbol pertemuan emosional setelah penantian panjang.
Sebelumnya, Resa Rizki diketahui lebih sering terlihat bersama sang nenek, Emilia Contessa. Bahkan, saat Emilia Contessa meninggal dunia, Resa dan Denada berada di lokasi yang sama. Momen tersebut menjadi titik balik yang mempertemukan kembali ibu dan anak itu.
Hadiah Rumah dan Mobil untuk Resa Rizki
Tak hanya sebatas pengakuan lisan, Denada akui Resa Rizki anak kandung juga dibuktikan melalui tindakan nyata. Denada disebut memberikan hadiah berupa satu unit rumah dan satu unit mobil kepada Resa Rizki di Banyuwangi.
Pengacara Denada membenarkan adanya pemberian tersebut. Selain rumah dan mobil, Denada juga disebut memberikan bantuan finansial melalui transfer dana. Hadiah itu dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus penebusan atas waktu yang hilang di masa lalu.
“Dibelikan mobil, ada transferan juga,” ungkap pihak kuasa hukum.
Penyerahan hadiah tersebut berlangsung dalam suasana penuh air mata. Resa Rizki tampak sangat emosional dan bersyukur atas perhatian serta pengakuan yang akhirnya ia terima.
Pengakuan Lebih Berharga dari Materi
Pihak keluarga Resa Rizki menegaskan bahwa pengakuan Denada sebagai ibu kandung jauh lebih berarti dibandingkan materi. Mereka menyebut, bagi seorang anak, diakui oleh orang tua adalah hal paling penting.
“Yang namanya anak, tidak ada satu pun yang tidak mau diakui oleh ibunya,” ujar perwakilan keluarga.
Pernyataan ini sekaligus menjawab anggapan bahwa pertemuan tersebut hanya dilatarbelakangi materi. Keluarga Resa mengapresiasi keberanian Denada membuka hati dan bertanggung jawab.
Pernyataan Mantan ART Emilia Contessa
Di sisi lain, mantan asisten rumah tangga Emilia Contessa, Sofia, turut angkat bicara. Ia mengaku pernah bertemu Resa Rizki di lingkungan keluarga Denada, namun tidak mengetahui status Resa sebagai anak Denada.
“Saya pernah ketemu, tapi tidak tahu kalau itu anaknya Mbak Denada,” ujar Sofia.
Pernyataan ini menambah potongan fakta dalam kisah panjang yang selama ini menjadi perbincangan publik.
Kini, setelah Denada akui Resa Rizki anak kandung, publik menanti kelanjutan hubungan keduanya. Banyak pihak berharap momen haru di Banyuwangi menjadi awal rekonsiliasi yang tulus dan berkelanjutan.