RADAR TULUNGAGUNG – Spanyol berhasil mengalahkan tuan rumah Turki dengan skor telak 6-0 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Konya Buyuksehir pada Senin, 8 September 2025 dini hari WIB
Kemenangan telak ini menegaskan dominasi Spanyol yang luar biasa atas Turki, jauh melampaui ekspektasi banyak pihak yang menantikan laga sengit antara Turki vs Spanyol.
Sejak awal pertandingan, Spanyol benar-benar menunjukkan perbedaan kualitas yang signifikan dengan Turki, membatalkan prediksi bahwa pertandingan Turki vs Spanyol akan berjalan imbang.
Tim nasional Spanyol berhasil meraih kemenangan gemilang dan telak atas tuan rumah Turki di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah hasil yang secara signifikan menunjukkan superioritas mereka.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Konya Buyuksehir pada Senin dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor mencolok 6-0 untuk keunggulan La Roja, julukan timnas Spanyol.
Hasil ini tentu mengejutkan banyak pengamat sepak bola, mengingat pertandingan antara Turki vs Spanyol sebelumnya diprediksi akan berjalan lebih ketat, terutama dengan Turki yang bermain di hadapan pendukung sendiri.
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung menunjukkan kualitas permainan mereka yang mengagumkan
Pertandingan baru berjalan enam menit, Pedri sudah berhasil membuka pesta gol untuk La Furia Roja.
Gol Pedri tercipta setelah ia menerima umpan dari Nico Williams dari jarak sekitar 23 meter dari gawang, berhasil mengecoh dan memotong bola dari Hakan Calhanoglu.
Sebelum melepaskan tendangan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Turki, Ugurcan Cakir.
Turki, yang bermain di kandang sendiri dan diharapkan memberikan respons kuat, justru menyia-nyiakan beberapa peluang yang mereka ciptakan di belakang pertahanan Spanyol.
Dominasi Spanyol berlanjut, dan pada menit ke-22, Mikel Merino mencetak gol pertamanya. Hasil dari operan apik yang mengingatkan pada gaya bermain tim Spanyol yang terkenal di era 2010-an.
Para bek Turki bahkan tak berdaya menyadari apa yang telah terjadi saking cepatnya serangan Spanyol.
Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 3-0 untuk Spanyol, setelah Merino kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan gol keduanya di masa injury time babak pertama.
Gol kedua Merino ini merupakan hasil dari pergerakan cemerlang yang melibatkan Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, dan Pedri.
Sayangnya, di babak pertama ini, Spanyol sempat mengalami hambatan kecil ketika Nico Williams harus ditarik keluar lapangan karena cedera, menjadi satu-satunya catatan negatif bagi La Roja di 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, tekanan dari Spanyol tidak mengendur sedikit pun. Memanfaatkan situasi tendangan sudut Turki di menit ke-52, Spanyol melancarkan serangan balik cepat yang mematikan.
Ferran Torres, Pedri, dan Lamine Yamal berkolaborasi dengan pertukaran umpan yang apik sebelum Ferran Torres melepaskan tembakan rendah yang melewati kiper Cakir, mengubah skor menjadi 4-0.
Hanya berselang lima menit kemudian, gawang Turki kembali bobol. Lamine Yamal memberikan umpan kepada Mikel Merino dari jarak sekitar 27 meter dari gawang.
Tanpa banyak pilihan, sang gelandang berlari ke depan dan melepaskan tendangan melengkung spektakuler ke pojok kiri atas gawang, sekaligus melengkapi hat-tricknya di pertandingan ini pada menit ke-58.
Pesta gol Spanyol belum berhenti, karena pada menit ke-63, Pedri berhasil mencetak gol keduanya setelah menerima umpan dari Mikel Oyarzabal, yang mencatatkan assist ketiganya di laga ini.
Baca Juga: Alex Marquez Bidik Hasil Maksimal dari Pole Position di MotoGP Catalunya
Gol keenam ini sekali lagi menampilkan mekanisme serangan cepat dan mematikan dari Spanyol, dengan Pedri menjadi eksekutor akhir lewat tembakan mendatar ke gawang Turki.
Meskipun kiper Turki, Ugurcan Cakir, sempat melakukan sejumlah penyelamatan gemilang yang mencegah Spanyol mencetak gol lebih banyak, tim tamu tetap berhasil menghancurkan Turki dengan skor telak.
Beruntung bagi Turki, tidak ada lagi gol tambahan di sisa sekitar 30 menit pertandingan. Setelah gol keenam, pelatih Spanyol Luis de la Fuente bahkan dapat melakukan pergantian pemain untuk menyelesaikan setengah jam terakhir dengan cukup tenang.
Penampilan para pemain Spanyol dalam laga kualifikasi Piala Dunia ini memang layak mendapat pujian. Mikel Merino dengan hat-tricknya menjadi bintang utama.
sementara Lamine Yamal dan Pedri juga menunjukkan performa yang sensasional. Lamine Yamal berkontribusi dengan dua assist krusial, dan Pedri mencetak dua gol yang memukau.
Mikel Oyarzabal juga tidak kalah penting dengan sumbangan tiga assist-nya.
Kemenangan telak 6-0 ini menempatkan Spanyol kokoh di puncak klasemen grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan koleksi enam poin dari dua kemenangan di dua laga awal mereka.
Baca Juga: Alex Marquez Bidik Hasil Maksimal dari Pole Position di MotoGP Catalunya
Jika menilik rekor pertemuan sebelumnya antara Turki vs Spanyol, data menunjukkan bahwa Turki memang selalu menghadapi tantangan berat.
Sejak tahun 2005, kedua tim telah bertemu sebanyak 6 kali di berbagai kompetisi, termasuk Kualifikasi Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, dan Pertandingan Sepak Bola Mediterania.
Dari enam pertandingan tersebut, Spanyol memenangkan lima di antaranya, sementara satu pertandingan lainnya berakhir seri, dan Turki belum pernah meraih kemenangan atas Spanyol.
Spanyol berhasil mencetak total 14 gol dalam pertemuan-pertemuan tersebut, berbanding hanya 2 gol yang dicetak oleh Turki.
Pertandingan terbaru ini sekali lagi menegaskan kesulitan bagi timnas Turki saat berhadapan dengan kekuatan Spanyol.
Secara rata-rata, Spanyol mencetak 2.3 gol per pertandingan, sementara Turki hanya 0.3 gol per pertandingan dalam rekor head-to-head ini. Kemenangan agregat terbesar untuk Spanyol adalah 0-6 pada laga terakhir ini.
Kedua tim dijadwalkan akan kembali berhadapan dalam Kualifikasi Piala Dunia pada tanggal 19 November 2025, dengan Spanyol akan bertindak sebagai tuan rumah di pertemuan selanjutnya. ****
Editor : Dharaka R. PerdanaSumber : DIOLAH