Pada pembaruan bursa transfer BRI Super League putaran kedua per Selasa, 13 Januari 2026, Persebaya Surabaya dan Semen Padang tampil paling agresif.
Keduanya mendatangkan lebih dari tiga pemain anyar lintas posisi, mulai dari lini belakang hingga sektor penyerangan. Situasi ini membuat persaingan papan atas dan zona degradasi diprediksi makin ketat.
Pergerakan klub-klub tersebut menunjukkan keseriusan menghadapi sisa musim. Bursa transfer BRI Super League putaran kedua tak hanya menjadi ajang tambal sulam, tetapi juga strategi jangka pendek untuk mengerek performa tim.
Persita hingga Persebaya: Transfer Awal Bernilai Fantastis
Persita Tangerang menjadi salah satu klub yang membuka aktivitas transfer dengan mendatangkan Ramon Bueno. Gelandang asal Spanyol yang pernah memperkuat Persija Jakarta itu kini memiliki nilai pasar sekitar Rp2,9 miliar. Kehadirannya diharapkan memperkuat lini tengah Pendekar Cisadane.
Persebaya Surabaya tak mau kalah. Klub berjuluk Bajol Ijo ini meresmikan kedatangan bek tengah asal Brasil, Gustavo Fernandez, eks pemain Benafiel di Liga 2 Portugal. Nilai pasarnya mencapai Rp4,9 miliar. Selain itu, Persebaya juga mengamankan jasa Jefferson, bek berusia 29 tahun dengan nilai pasar yang sama.
Tak berhenti di sektor pertahanan, Persebaya mendatangkan gelandang tengah Bruno Paraiba dari Cheonan City. Pemain asal Brasil itu memiliki nilai pasar sekitar Rp3,4 miliar. Langkah agresif ini menunjukkan ambisi Persebaya bersaing di papan atas klasemen.
Bhayangkara, Bali United, dan Madura United Ikut Meramaikan
Bhayangkara FC resmi merekrut Henry Dumbia, penyerang asal Pantai Gading yang sebelumnya bermain di Liga Malaysia bersama PDRM FC. Dumbia memiliki nilai pasar Rp1,9 miliar dan diharapkan menambah daya gedor lini depan.
Bali United juga membuat langkah menarik dengan mendatangkan gelandang serang muda asal Jepang, TP Yachida.
Pemain yang sebelumnya membela RB Omiya ini memiliki nilai pasar Rp1,8 miliar dan diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang Serdadu Tridatu.
Sementara itu, Madura United kembali memulangkan Junior Brandao. Penyerang Brasil berusia 31 tahun itu sebelumnya bermain untuk Guarani di Serie B Brasil.
Madura United juga merekrut Richelme Silva, penyerang asal Brasil dengan nilai pasar mencapai Rp6,9 miliar, salah satu yang tertinggi di bursa transfer kali ini.
Semen Padang Paling Aktif Datangkan Pemain Asing
Semen Padang menjadi klub paling sibuk di bursa transfer BRI Super League putaran kedua. Tim Kabau Sirah merekrut gelandang bertahan asal Prancis, Bob Bakar Diarra, bernilai pasar Rp4,9 miliar. Selain itu, mereka mendatangkan Kion Froy, gelandang serang asal Kanada, dengan nilai pasar Rp1,9 miliar.
Tak hanya itu, lini belakang Semen Padang diperkuat bek kanan asal Kongo, Raffi Suka, yang memiliki nilai pasar Rp5,9 miliar. Mereka juga merekrut bek tengah asal Kolombia, James Giraldo, berusia 27 tahun dengan nilai pasar Rp3,9 miliar.
Persijap Jepara dan Borneo FC Lengkapi Transfer
Persijap Jepara turut aktif dengan merekrut gelandang bertahan asal Prancis, Ali Endom, bernilai pasar Rp3,4 miliar. Klub ini juga mendatangkan bek tengah asal Spanyol, Tiri, eks pemain Mumbai City, serta gelandang serang Borja Herrera dengan nilai pasar Rp5,4 miliar.
Borneo FC tak ketinggalan. Pesut Etam mendatangkan gelandang serang Marcos Astina dari San Telmo dengan nilai pasar Rp4,9 miliar. Selain itu, Ardi Idrus direkrut dari Bhayangkara FC dengan status pinjaman untuk memperkuat sektor bek kiri.
Dengan masih terbukanya peluang transfer, bursa transfer BRI Super League putaran kedua diprediksi masih akan menghadirkan kejutan hingga penutupan jendela transfer.
Editor : Dinar Ananda Putri