RADAR TULUNGAGUNG – Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah menelan kekalahan dari Arema FC. Kekalahan tersebut memicu reaksi keras dari Jakmania yang menilai performa Macan Kemayoran belum menunjukkan perbaikan signifikan. Tak hanya soal hasil pertandingan, aktivitas Persija Jakarta di bursa transfer putaran kedua musim 2025/2026 juga ikut disorot.
Kritik Jakmania mengarah pada keputusan klub yang dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan pemain baru. Persija Jakarta sebenarnya telah mendatangkan sejumlah nama anyar seperti Sain Patinama, Jin Mota, hingga Mauro Zelstra. Namun, para pemain tersebut justru minim kesempatan tampil di lapangan.
Situasi ini membuat suporter mempertanyakan strategi pelatih, terutama terkait pergantian pemain yang dianggap terlambat. Evaluasi menyeluruh pun didesak agar Persija Jakarta bisa kembali bersaing di papan atas dan tidak kehilangan momentum musim ini.
Baca Juga: Panji Pragiwaksono Jalani Hukum Adat Toraja, Minta Maaf dan Dijatuhi Denda 1 Babi serta 5 Ayam
Bursa Transfer Persija Jakarta Jadi Perbincangan
Pergerakan Persija Jakarta di bursa transfer memang cukup aktif. Klub ibu kota itu dikabarkan berupaya memperkuat skuad demi menghadapi paruh kedua kompetisi. Bahkan, manajemen disebut telah menyiapkan dana besar, mencapai Rp20 miliar, untuk mendatangkan pemain berlabel top Eropa.
Kabar tersebut mencuat melalui unggahan akun fans base Persija Jakarta pada Minggu, 8 Februari 2026. Dalam laporan itu disebutkan ada beberapa nama besar yang sempat dikaitkan dengan Macan Kemayoran, namun pada akhirnya gagal merapat.
Kegagalan ini menjadi bahan diskusi hangat di kalangan Jakmania. Banyak yang menilai kehadiran pemain berpengalaman dari Eropa bisa meningkatkan kualitas tim secara instan, terutama untuk memperbaiki kreativitas lini tengah.
Juan Mata Masuk Radar, Tapi Tak Berlabuh
Nama pertama yang ramai dibicarakan adalah Juan Mata. Mantan gelandang Manchester United tersebut saat ini bermain untuk klub Australia, Melbourne Victory.
Dengan harga pasar sekitar Rp6,52 miliar, Mata sebenarnya tergolong realistis untuk direkrut Persija Jakarta. Apalagi, meski telah berusia 37 tahun, kontribusinya masih terlihat.
Musim ini, Mata tercatat tampil dalam 16 pertandingan dengan torehan satu gol dan tujuh assist. Statistik tersebut menunjukkan bahwa ia masih memiliki visi bermain dan kemampuan distribusi bola yang mumpuni—dua hal yang dinilai bisa membantu meningkatkan daya serang Persija Jakarta.
Namun hingga bursa transfer berjalan, transfer tersebut tak pernah terealisasi.
Baca Juga: Saham BUMI Bersiap Akuisisi Lagi 6–12 Bulan ke Depan, Narasi Diversifikasi Makin Panjang hingga 2031
James Rodriguez Lebih Mahal, Tapi Diidamkan Suporter
Selain Juan Mata, nama lain yang tak kalah mengejutkan adalah James Rodriguez. Eks bintang Real Madrid dan Bayern Munchen itu kini memperkuat klub Major League Soccer (MLS), Minnesota United.
Harga pasar gelandang asal Kolombia tersebut berada di kisaran Rp34,76 miliar—angka yang jauh lebih tinggi dibanding Mata. Meski demikian, kualitas Rodriguez dianggap sepadan dengan banderolnya.
Musim ini, ia mencatatkan 14 penampilan dengan koleksi tiga gol dan dua assist dalam 981 menit bermain. Tak hanya itu, Rodriguez juga dipercaya sebagai kapten tim, menandakan perannya yang vital di lapangan.
Sejumlah Jakmania bahkan secara terbuka meminta manajemen Persija Jakarta untuk mempertimbangkan kembali kemungkinan merekrut sang playmaker. Mereka menilai kehadiran Rodriguez dapat menjadi pembeda, terutama dalam laga-laga krusial.
Desakan Evaluasi untuk Macan Kemayoran
Kombinasi kekalahan dari Arema FC, minimnya kontribusi pemain baru, serta gagalnya mendatangkan bintang top Eropa membuat tekanan terhadap Persija Jakarta semakin besar.
Jakmania berharap manajemen segera melakukan evaluasi, baik dari sisi taktik maupun kebijakan transfer. Mereka ingin melihat klub bergerak lebih agresif agar target musim tetap terjaga.
Di sisi lain, peluang Persija Jakarta untuk bangkit masih terbuka lebar. Kompetisi belum berakhir, dan perubahan strategi bisa menjadi titik balik jika dilakukan dengan tepat.
Kini, publik menanti langkah berikutnya dari Macan Kemayoran—apakah akan kembali berburu pemain bintang atau memaksimalkan potensi skuad yang ada. Yang jelas, ekspektasi suporter tetap tinggi: Persija Jakarta harus kembali ke jalur kemenangan.
Baca Juga: Saham BUMI Turun ke 300? Ini Analisis Lengkap Fundamental, Isu MSCI, dan Perbandingan dengan DEWA
Editor : Rosana Mar'atu Solikah