TULUNGAGUNG – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) woodball Jawa Timur 2026 resmi digelar di Gelora Pojok Raya, Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Event yang berlangsung pada 3 hingga 5 April 2026 ini menjadi sejarah baru, karena merupakan kejurprov woodball pertama yang diselenggarakan di Jawa Timur dengan diikuti lebih dari 400 atlet dari berbagai daerah.
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Tulungagung sebagai tuan rumah. Ia mengatakan, penyelenggaraan kejurprov ini menjadi momentum penting untuk mendorong prestasi atlet sekaligus mengenalkan potensi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah mempercayakan daerah kami menjadi tuan rumah kejurprov woodball pertama ini. Kami berharap atlet Tulungagung bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya saat opening ceremony, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah. Ia menilai Tulungagung layak menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala besar sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jawa Timur, Akmal Budianto, menyebut kejurprov ini sebagai langkah awal penting dalam pengembangan cabang olahraga woodball di Jawa Timur. Ia menilai, meski tergolong olahraga baru, woodball menunjukkan perkembangan yang pesat.
“Kami dari KONI Jawa Timur sangat mendukung kejurprov ini. Ini event pertama dan sangat penting untuk mengkonsolidasikan cabang olahraga woodball di Jawa Timur,” ungkapnya.
Akmal menambahkan, kejurprov ini juga menjadi ajang penjaringan atlet potensial. Hasil dari kompetisi ini akan dievaluasi untuk menentukan atlet yang berpeluang masuk dalam program pemusatan latihan daerah (puslatda) menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Dari event seperti ini akan muncul kader-kader baru. Ini juga menjadi salah satu cara seleksi atlet untuk masuk puslatda yang akan segera dimulai,” tegasnya.
Dengan antusiasme ratusan atlet yang terlibat, Kejurprov woodball Jatim 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit unggul sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu daerah pengembang olahraga woodball di Indonesia.
Editor : Anggi Septian A.P.