JAKARTA – Pecinta bola voli tanah air tengah dihebohkan dengan kabar kepindahan pemain kelas dunia, Gia Milana, ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Proliga 2024. Pemain asal Amerika Serikat yang memiliki nama lengkap Giovanna Milana ini resmi meninggalkan klub Liga Voli Korea Selatan, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, untuk bergabung dengan Jakarta Pertamina Enduro. Keputusan ini menarik perhatian besar lantaran Gia merupakan tandem maut sekaligus sahabat karib bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi.
Selama musim 2023-2024 di Korea, Gia Milana telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi kebangkitan Red Sparks. Bersama Megawati Hangestri, ia menjadi tumpuan serangan utama yang menakutkan bagi lawan. Salah satu performa terbaik atlet yang akrab disapa Gia ini terekam jelas saat Red Sparks menumbangkan Pink Spiders di Incheon Samsan Gymnasium pada Oktober 2023 lalu. Kini, petualangan barunya di Proliga 2024 bersama Jakarta Pertamina Enduro tentu sangat dinantikan oleh publik voli nasional.
Sebagai atlet profesional, Gia Milana membawa segudang pengalaman internasional yang mentereng sebelum akhirnya memutuskan berlabuh di Indonesia. Kariernya yang terus menanjak menjadikannya salah satu outside hitter yang paling diperhitungkan di Asia saat ini. Kehadirannya di Proliga 2024 diprediksi akan meningkatkan level kompetisi dan memberikan tontonan berkualitas bagi para penggemar "Megatron" dan pendukung setia voli tanah air.
Latar Belakang Keluarga dan Darah Atlet Imigran Italia
Giovanna Milana lahir pada 13 Juni 1998 di Italia dari pasangan Rosario dan Gina Milana. Meski lahir di Italia, atlet berusia 26 tahun ini tumbuh besar dan berkewarganegaraan Amerika Serikat. Memiliki tinggi badan mencapai 188 cm, Gia lahir dari keluarga yang kental dengan budaya olahraga. Darah atletnya mengalir deras dari sang ibu, Gina Milana, yang merupakan mantan pemain softball dan basket di Universitas Detroit.
Bakat Gia di dunia voli mulai meledak saat ia masih duduk di bangku sekolah menengah pada tahun 2015. Platform ternama Prep Volleyball bahkan pernah menobatkannya sebagai pemain voli nomor satu di negara bagian Michigan, sekaligus masuk dalam jajaran 15 besar pemain terbaik di seluruh wilayah Amerika
Serikat. Prestasi di masa muda inilah yang membukakan jalan bagi Gia untuk menembus beasiswa atlet di universitas-universitas ternama.
Perjalanan Karier Internasional: Dari NCAA hingga Liga Eropa
Karier voli Gia dimulai saat ia direkrut oleh Universitas Maryland dan bermain di sana selama dua musim (2016-2018). Ia kemudian pindah ke Universitas Baylor pada periode 2018-2020. Di Baylor, Gia sukses membantu timnya merengkuh medali emas di turnamen bergengsi NCAA Big 12 Conference musim 2019/2020. Kesuksesan di level kampus ini memantapkan langkahnya untuk berkarier di luar negeri.
Sebelum menjadi idola di Korea Selatan dan Indonesia, Gia telah melanglang buana ke berbagai klub elit di Eropa dan Amerika Latin. Ia pernah mencicipi kerasnya persaingan di Liga Prancis bersama Pays d'Aix Venelles, kemudian terbang ke Puerto Rico untuk memperkuat San Juaneras de la Capital. Tak berhenti di situ, Gia juga sempat pulang ke tanah leluhurnya di Italia untuk membela klub Itas Ceccarelli Martignacco dan Ceda Talmassons pada musim 2022/2023.
Sisi Pribadi dan Duet Ikonik Bersama Megawati Hangestri
Di luar lapangan, Gia dikenal sebagai sosok yang hangat. Ia telah menikah dengan Daniel Day pada Oktober 2021. Menariknya, sang suami juga merupakan seorang penggemar olahraga, yang membuat pasangan ini sering terlihat melakukan traveling bersama ke berbagai tempat indah di sela-sela kesibukan Gia bertanding.
Kini, fokus utama Gia Milana adalah membawa Jakarta Pertamina Enduro berprestasi di Proliga 2024. Meskipun ia tidak lagi berada dalam satu tim yang sama dengan Megawati Hangestri di Korea, persahabatan mereka tetap menjadi inspirasi bagi banyak fans. Publik kini tak sabar melihat bagaimana ketajaman spike Gia akan beradu dengan pertahanan klub-klub besar lainnya di Indonesia. Dengan statusnya sebagai pemain kelas dunia, Gia siap membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu rekrutan asing terbaik dalam sejarah Proliga.
Editor : Natasha Eka Safrina