Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026, PBVSI Buka Suara Jelang AVC Nations Cup

Divka Vance Yandriana • Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB
Megawati Hangestri resmi mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026 jelang AVC Nations Cup dan SEA V League.
Megawati Hangestri resmi mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia 2026 jelang AVC Nations Cup dan SEA V League.

JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli nasional setelah Megawati Hangestri Pertiwi resmi mengundurkan diri dari Timnas Voli Putri Indonesia pada 27 April 2026. Keputusan sang opposite hitter andalan Merah Putih langsung menjadi sorotan karena terjadi di tengah persiapan menghadapi sejumlah turnamen besar Asia.

Megawati Hangestri menyampaikan keputusan tersebut melalui surat resmi kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Dalam keterangannya, Mega mengungkapkan alasan kesehatan menjadi faktor utama yang membuatnya memilih mundur dari skuad nasional.

Namun, keputusan itu tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Megawati juga menyinggung soal perjalanan karier profesional dan rencana pribadinya ke depan. Situasi ini membuat publik bertanya-tanya mengenai masa depan sang Megatron bersama tim nasional.

Baca Juga: 5 HP 5G Termurah 2026 dengan Spek Gahar, Harga Mulai Rp1,7 Jutaan tapi Performa Gaming dan Internet Ngebut

Megawati Mundur di Tengah Agenda Padat Timnas

Pengunduran diri Megawati Hangestri terjadi di momen yang cukup krusial. Sebelumnya, nama pemain Jakarta Pertamina Enduro itu masih masuk dalam daftar 17 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan nasional.

Padahal, Timnas Voli Putri Indonesia sedang bersiap menghadapi jadwal padat sepanjang 2026. Agenda terdekat adalah AVC Nations Cup 2026 yang akan berlangsung di Filipina mulai 20 Juni mendatang.

Setelah itu, skuad Merah Putih juga dijadwalkan tampil di SEA V League yang digelar di Vietnam dan Thailand. Tak berhenti di sana, Indonesia masih harus menghadapi AVC Continental Cup di Jinan, China.

Baca Juga: Kontrak Proyek Jembatan Junjung Tulungagung Ditarget Rampung Mei Ini, Pengerjaan Segera Dimulai

Absennya Megawati jelas menjadi kehilangan besar karena selama beberapa tahun terakhir ia menjadi salah satu tumpuan utama lini serang Indonesia.

PBVSI Hormati Keputusan Megawati

Pihak PBVSI memastikan menghormati keputusan Megawati Hangestri untuk mundur dari tim nasional. Federasi tetap memberikan dukungan penuh kepada pemain berusia 26 tahun tersebut.

Megawati selama ini dikenal sebagai pemain dengan kontribusi besar terhadap perkembangan voli putri Indonesia. Penampilannya bersama klub Korea Selatan, Red Sparks, hingga kiprahnya di Proliga membuat namanya menjadi ikon baru voli nasional.

Baca Juga: Review Polygon Siskiu T7E, E-MTB Rp55 Jutaan yang Dijuluki “Sepeda Sesat” karena Bikin Ketagihan Adventure

Popularitas Mega bahkan meluas hingga Asia setelah tampil impresif di Liga Voli Korea Selatan. Ia menjadi salah satu pemain Indonesia yang sukses mencuri perhatian publik internasional.

Karena itu, keputusan mundur dari timnas membuat banyak penggemar merasa kehilangan, terutama menjelang turnamen penting kawasan Asia.

Tantangan Besar Tim Pelatih

Kini tantangan besar berada di tangan pelatih kepala timnas untuk segera menyusun ulang komposisi permainan tanpa Megawati. Selama ini pola serangan Indonesia cukup bergantung pada kemampuan spike dan pengalaman sang opposite hitter.

Beberapa nama diprediksi bakal mendapat peran lebih besar dalam skuad baru. Pemain seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amalia Putri, hingga Maradanti Namira Tegaryani disebut berpotensi menjadi tulang punggung baru tim.

Selain itu, sejumlah pemain muda juga mulai mendapat kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka di level internasional. Salah satunya adalah Cindy Saskia Dwi Juniar yang tampil cukup konsisten di kompetisi domestik.

Tim pelatih kini dituntut membangun keseimbangan baru agar performa Indonesia tetap kompetitif di tengah persaingan Asia yang semakin ketat.

Masa Depan Timnas Voli Putri Indonesia

Meski kehilangan Megawati Hangestri menjadi pukulan besar, Timnas Voli Putri Indonesia masih memiliki peluang untuk berkembang lewat regenerasi pemain muda.

Kejuaraan sepanjang 2026 akan menjadi ujian penting bagi skuad Merah Putih untuk membuktikan kemampuan mereka tanpa kehadiran salah satu pemain terbaik Indonesia.

Di sisi lain, keputusan Megawati juga menunjukkan pentingnya menjaga kondisi fisik atlet di tengah jadwal kompetisi yang sangat padat. Publik pun berharap Mega dapat kembali dalam kondisi terbaiknya pada masa mendatang.

Kini semua mata tertuju pada perjalanan Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Nations Cup dan turnamen Asia lainnya. Tanpa Megawati, tantangan memang semakin berat, tetapi peluang untuk melahirkan bintang baru juga semakin terbuka lebar.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Megawati Hangesti Pertiwi #Timnas Voli Putri #timnas voli putri indonesia