Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Duel Sengit Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Finis Ke-8 Usai Terlibat Battle Epic Lawan Hakim Danish dan Maximo Quiles!

Natasha Eka Safrina • Senin, 18 Mei 2026 | 17:25 WIB
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama finis ke-8 usai duel epic lawan Hakim Danish dan Maximo Quiles! Start dari P20 melesat tajam! (Screenshot Instagram)
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama finis ke-8 usai duel epic lawan Hakim Danish dan Maximo Quiles! Start dari P20 melesat tajam! (Screenshot Instagram)

 

BARCELONA – Decak kagum publik otomotif dunia kembali tertuju pada performa magis yang ditunjukkan oleh pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama. Tampil dalam balapan utama Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Minggu (17/5/2026) sore kemarin, pembalap berjuluk The Rocket Boy ini sukses menyuguhkan aksi comeback yang hampir mustahil. Start dari posisi belakang di grid ke-20, Veda melesat memukul mundur 12 pembalap di depannya hingga berhasil mengamankan posisi finis ke-8.

Sejak lampu hijau menyala, Veda Ega Pratama langsung melakukan start yang sangat bagus dan agresif. Memanfaatkan celah di sisi luar tikungan pertama, ia langsung melesat naik tujuh peringkat ke posisi 13. Aksi merangkak naik ini terus berlanjut hingga ia berhasil menembus urutan ke-10 pada lap keempat. Persaingan di Moto3 Catalunya 2026 semakin mendidih memasuki lap ketujuh dan kedelapan ketika Veda terlibat dalam battle atau duel sengit barisan depan melawan rival abadinya, Hakim Danish, dan sang pemenang balapan, Maximo Quiles.

Pertarungan segitiga tersebut benar-benar menguras emosi para penggemar di lintasan. Sayangnya, keterbatasan performa motor Honda Team Asia miliknya membuat Veda harus mengakui keunggulan top speed motor rival di trek lurus Sirkuit Catalunya. Veda sempat melorot ke urutan 11 dan tertinggal dari rombongan terdepan akibat kendala cengkeraman ban depan yang mulai habis, namun mentalitas petarung bocah asli Gunung Kidul ini terbukti berbicara banyak di atas sirkuit.

Baca Juga: Bos Honda Hiroshi Aoyama Puji Habis-habisan Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026: Start P20 Tembus 8 Besar Itu Hasil Positif!

Strategi Cerdas Menghemat Ban di Paruh Lomba

Melihat adanya jarak atau gap yang cukup lebar dengan grup depan, Veda tampaknya sengaja bermain cerdas dan menurunkan ritme balapnya. Dibandingkan memaksakan mesin secara brutal yang berisiko memicu crash, pembalap berusia 17 tahun ini memilih untuk menghemat ketahanan ban. Strategi taktis tersebut terbukti jenius; memasuki tiga lap terakhir dan puncaknya di last lap, Veda kembali melancarkan serangan pamungkas secara membabi buta.

Veda bahkan sempat hampir merebut posisi ketujuh dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, di sektor akhir tikungan menjelang garis finis. Namun, di sirkuit Catalunya ini Danish memang tampil sedikit lebih kuat dan kokoh menahan gempuran. Veda akhirnya sukses menyentuh garis finis di posisi ke-8, tepat satu posisi di belakang Hakim Danish yang finis ketujuh. Sementara itu, podium utama kembali direbut oleh Maximo Quiles yang tampil tanpa cela sepanjang balapan.

Anomali Grid Belakang yang Sukses Amankan Top 5 Klasemen

Keberhasilan merangsek dari P20 ke P8 merupakan pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa kualitas teknik berkendara Veda adalah sebuah anomali di kelas debutan. Apresiasi tinggi layak diberikan kepada kru mekanik Honda Team Asia yang telah berhasil mengumpulkan puzzle demi puzzle hingga menemukan setingan motor yang kompetitif di saat-saat terakhir menjelang balapan dimulai.

Baca Juga: Bongkar 10 Fitur Rahasia Redmi 15C yang Jarang Diketahui Pengguna, Bisa Aktifkan RAM Virtual 6 GB hingga Circle to Search, Simak Cara Setting-nya!

Dengan tambahan poin dari posisi 8 besar di Catalunya ini, Veda Ega Pratama sukses mempertahankan posisinya di peringkat ke-5 klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 2026. Koleksi poin yang dimilikinya bahkan kini menyamai torehan poin milik Marco Morelli yang berada di peringkat keempat. Hasil maksimal di tengah keterbatasan motor ini menjadi modal emosional yang sangat berharga bagi sang local hero Indonesia untuk menatap seri balap selanjutnya di Sirkuit Mugello, Italia.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Veda Ega Pratama #Moto3 Catalunya 2026 #Hasil Moto3 Catalunya #Hakim Danish #Maximo Quiles