Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sesi Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 Memanas: Hiroshi Aoyama Ngamuk ke Mekanik Honda, Tiket Q2 Veda Ega Pratama Dirampok di Tikungan 12!

Natasha Eka Safrina • Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB
Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 geger! Hiroshi Aoyama ngamuk, tiket Q2 Veda Ega Pratama dirampok di T12 hingga terpaksa start dari posisi ke-21!(Screenshot Instagram)
Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 geger! Hiroshi Aoyama ngamuk, tiket Q2 Veda Ega Pratama dirampok di T12 hingga terpaksa start dari posisi ke-21!(Screenshot Instagram)

 

BARCELONA – Kabar mengejutkan datang dari garasi tim pabrikan Asia dalam lanjutan seri kejuaraan dunia Moto3 Catalunya 2026. Suasana paddock Honda Team Asia mendadak tegang setelah sang manajer tim, Hiroshi Aoyama, dikabarkan ngamuk dan marah besar kepada jajaran mekanik. Ketegangan tinggi ini dipicu oleh masalah besar pada pencarian setup motor NSF 250 RW milik pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, yang dinilai kurang stabil sejak sesi latihan bebas pertama dimulai.

Aroma frustrasi di internal tim semakin memuncak setelah hasil kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 berakhir menjadi antiklimaks yang sangat menyakitkan bagi kubu Indonesia. Harapan besar publik tanah air untuk melihat pembalap asal Gunung Kidul itu menembus babak kualifikasi kedua (Q2) harus hancur lebur hanya dalam hitungan detik. Akibat rentetan insiden tak terduga di atas lintasan, Veda Ega Pratama dipaksa menelan pil pahit terlempar ke urutan belakang dan harus mengawali balapan utama dari posisi start ke-21.

Merosotnya posisi start perwakilan Indonesia di Moto3 Catalunya 2026 ini langsung memicu berbagai rumor liar di media sosial. Banyak netizen berspekulasi adanya masalah teknis tersembunyi hingga isu konspirasi dari pembalap Eropa untuk menjegal laju sang Garuda Muda. Namun, berdasarkan data telemetri resmi tim, hancurnya peluang emas Veda Ega Pratama murni terjadi karena aksi tidak sportif dari sekelompok pembalap lawan yang nekat merampok jalur balapnya secara serampangan tepat di Tikungan 12 saat sesi kualifikasi pertama (Q1) menyisakan menit-menit kritis.

Baca Juga: Bos Honda Hiroshi Aoyama Puji Habis-habisan Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026: Start P20 Tembus 8 Besar Itu Hasil Positif!

Percikan Api di Garasi Honda dan Kebangkitan Boeing 954

Ketegangan di internal Honda Team Asia sebenarnya sudah mulai terendus sejak sesi Free Practice 1 (FP1). Hiroshi Aoyama secara blak-blakan mengungkapkan bahwa Veda sempat kehilangan kepercayaan diri akibat karakter motor yang tidak memiliki keseimbangan ideal. Merasa target tim di sirkuit Catalunya terancam berantakan, Aoyama langsung memberikan tekanan keras kepada para mekanik Honda agar segera menemukan solusi instan. Beban psikologis kru semakin berat lantaran rekan setim Veda, Zen Mitani, juga mengalami kecelakaan parah akibat kendala teknis serupa.

Respons cepat diperlihatkan jajaran mekanik pasca-mendapat teguran keras dari sang manajer. Pada sesi FP2, performa motor Veda disulap menjadi jauh lebih tajam hingga dijuluki "Boeing 954" karena kecepatannya yang impresif. Pembalap berusia 17 tahun itu sukses merangsek ke posisi 13 dengan catatan waktu 1 menit 48,152 detik, hanya terpaut tipis dari Adrian Fernandez di posisi terdepan. Momentum kebangkitan ini menjadi bukti sahih bahwa masalah mekanis telah teratasi dan Veda siap meledak di sesi penentuan grid start.

Tragedi Tikungan 12 dan Hukuman Karma Instan FIM

Drama sesungguhnya pecah pada sesi kualifikasi Q1 saat waktu tersisa tiga menit. Veda yang sedang melakukan time attack pungkasan terpantau mencetak waktu yang sangat kompetitif di sektor satu dan dua. Ia berada dalam jalur yang tepat untuk mengamankan tiket Q2 dengan mudah. Namun, saat hendak melibas Tikungan 12, jalur idealnya (racing line) ditutup rapat oleh rombongan pembalap asal Spanyol, Selandia Baru, Finlandia, dan Italia yang sengaja melaju lambat (coasting) demi mencari tarikan angin (towing).

Baca Juga: Tampil Kesetanan dari Posisi 20! Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar Moto3 Catalunya 2026, Manuver Tikungan Terakhir Bikin Jantungan

Demi menghindari tabrakan fatal dalam kecepatan tinggi, Veda terpaksa refleks menegakkan motornya dan membatalkan hot lap emas tersebut. Kejadian memuakkan ini membuat catatan waktunya mandek di angka 1 menit 47,636 detik hingga terdampar di peringkat ke-21. Geram dengan tindakan kotor tersebut, FIM Stewarts langsung menjatuhkan karma instan berupa hukuman penalti berat dan penurunan posisi grid kepada para pelaku yang terbukti bersalah menghalangi (impeding) laju Veda.

Meskipun dirugikan secara mutlak oleh gerombolan pembalap asing, Veda justru menunjukkan kedewasaan mentalitas yang luar biasa dengan tetap tenang tanpa emosi berlebih saat kembali ke pit. Karakter tenang dan pembawaan elegan ini mendapat apresiasi luas dari pengamat internasional. Kini, fokus penuh dialihkan pada balapan hari Minggu, di mana Veda yang dikenal sebagai Sunday Rider sejati siap mengerahkan sisa energinya untuk melakukan aksi comeback magis dari P21 demi mengamankan poin penting di klasemen kelas Moto3 musim ini.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Veda Ega Pratama #Moto3 Catalunya 2026 #Honda Team Asia #Hiroshi Aoyama #Hasil Kualifikasi Moto3