Radar Tulungagung- Sepeda listrik Polygon Kalosi Miles menjadi sorotan setelah seorang YouTuber mengklaim baterainya masih tersisa 46 persen meski dipakai rutin selama dua minggu untuk aktivitas pulang-pergi kantor. Klaim irit baterai sepeda listrik ini langsung menarik perhatian warganet yang penasaran dengan performa sebenarnya dari e-bike tersebut.
Dalam video Q&A yang diunggah di kanal YouTube Ahmad Sinan, pemilik sepeda menjelaskan bahwa sepeda listrik Polygon Kalosi Miles digunakan untuk kebutuhan “back to work” dengan jarak sekitar 5 hingga 6 kilometer sekali jalan. Artinya, total perjalanan harian mencapai sekitar 10 hingga 12 kilometer.
Dengan kondisi baterai penuh 100 persen, sepeda listrik itu dipakai selama kurang lebih dua minggu dan baterainya masih tersisa 46 persen. “Saya sendiri awalnya juga enggak percaya kok bisa irit banget dipakai tiap hari,” ujar Ahmad Sinan dalam videonya.
Sepeda Listrik Polygon Kalosi Miles Dipakai Harian, Baterai Masih Awet
Dalam sesi tanya jawab tersebut, Ahmad Sinan menjelaskan bahwa banyak penonton mempertanyakan bagaimana sepeda listrik Polygon Kalosi Miles bisa menempuh jarak jauh dengan konsumsi baterai yang minim.
Baca Juga: DPRD Bersama Pemkab Tulungagung Sahkan Lima Ranperda, Fokus Penguatan Pembangunan Daerah
Ia menjelaskan bahwa penggunaan mode Eco menjadi salah satu faktor utama penghemat daya. Dalam mode tersebut, kecepatan sepeda rata-rata berada di kisaran 20 hingga 25 kilometer per jam.
Menurutnya, bobot sepeda yang mencapai sekitar 25 kilogram justru membantu laju kendaraan saat berada di jalan menurun. Pengguna tidak perlu terus melakukan pedaling karena sepeda bisa meluncur dengan stabil.
“Kalau jalan turunan sedikit saja, sepeda ini sudah ngacir tanpa pedaling,” katanya.
Ia juga meluruskan salah satu pertanyaan penonton terkait klaim jarak tempuh 95 kilometer. Ahmad menegaskan angka tersebut bukan dicapai dengan kecepatan 5 kilometer per jam seperti yang disalahpahami sebagian pengguna media sosial.
Faktor rute perjalanan juga memengaruhi daya tahan baterai. Ia menyebut jalur yang dilalui tidak selalu menanjak sehingga konsumsi daya motor listrik lebih efisien.
Kapasitas Baterai 250 Wh, Pengguna Disarankan Jangan Tunggu Habis
Dalam penjelasannya, Ahmad Sinan menyebut sepeda listrik Polygon Kalosi Miles dibekali kapasitas baterai sebesar 250 Wh atau watt hour. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk penggunaan harian jarak pendek hingga menengah.
Ia mengaku menggunakan sepeda setiap hari kerja dengan estimasi total perjalanan sekitar 12 kilometer per hari. Jika dikalkulasikan selama dua minggu, jarak tempuhnya bisa mencapai lebih dari 100 kilometer.
Meski demikian, baterai masih menyisakan hampir separuh daya. Hal itu membuat banyak penonton penasaran terhadap efisiensi e-bike tersebut.
Selain membahas konsumsi daya, Ahmad juga memberikan tips sederhana untuk menjaga umur baterai sepeda listrik. Ia menyarankan pengguna tidak membiarkan baterai berada di bawah 20 persen terlalu lama.
“Kalau bisa jangan tunggu sampai di bawah 20 persen baru dicas. Lebih baik di 30 atau 40 persen,” jelasnya.
Menurutnya, kebiasaan menjaga level baterai tetap stabil dapat membantu memperpanjang usia pakai komponen kelistrikan.
Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada perawatan berkala khusus untuk baterai. Pengguna hanya perlu memperhatikan pola pengisian daya dan penyimpanan baterai jika sepeda tidak digunakan dalam waktu lama.
Aman Dipakai Saat Hujan, Asal Tidak Terendam Air
Pertanyaan lain yang cukup banyak muncul adalah soal keamanan sepeda listrik saat terkena hujan. Ahmad menegaskan bahwa sepeda listrik Polygon Kalosi Miles tetap aman digunakan ketika hujan selama baterai dan motor tidak terendam air.
Menurutnya, kondisi gerimis atau hujan ringan masih aman untuk penggunaan harian. Namun, pengguna tetap harus berhati-hati ketika melewati genangan air yang terlalu tinggi.
“Yang penting enggak terendam baterainya sama mesinnya,” katanya.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa baterai sepeda listrik tersebut mendapatkan garansi selama dua tahun dari Polygon. Garansi ini menjadi salah satu nilai tambah yang membuat pengguna merasa lebih aman menggunakan e-bike untuk mobilitas harian.
Tren penggunaan sepeda listrik sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di perkotaan. Selain lebih hemat biaya operasional, kendaraan ini juga dianggap praktis untuk perjalanan jarak dekat.
Ahmad Sinan memastikan dirinya masih akan membuat konten lanjutan terkait pengalaman penggunaan sepeda listrik yang dipakainya sehari-hari. Ia juga berencana membandingkan beberapa model e-bike lain untuk kebutuhan commuting atau perjalanan kerja harian.
Editor : Maylanni Diana Fitri