Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Polygon Kalosi Lanes Evo Dibanderol Rp23 Juta, E-Bike Premium dengan Motor Bosch 55 Nm dan Baterai 545 Wh Ini Bikin Penasaran

Maylanni Diana Fitri • Kamis, 21 Mei 2026 | 18:54 WIB
Polygon Kalosi Lanes Evo hadir dengan motor Bosch 55 Nm dan baterai 545 Wh. E-bike Rp23 juta ini cocok untuk commuting harian.(pinterest)
Polygon Kalosi Lanes Evo hadir dengan motor Bosch 55 Nm dan baterai 545 Wh. E-bike Rp23 juta ini cocok untuk commuting harian.(pinterest)

Radar Tulungagung - Polygon Kalosi Lanes Evo menjadi perhatian pecinta sepeda listrik setelah hadir dengan desain unik, baterai removable 545 Wh, dan motor Bosch Active Line Plus bertenaga 55 Nm. E-bike terbaru Polygon ini dibanderol Rp23 juta dan disebut cocok untuk kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh.

Review Polygon Kalosi Lanes Evo tersebut dibahas langsung oleh YouTuber Ahmad Sinan dalam video terbarunya. Ia mengulas detail spesifikasi, desain, hingga performa motor Bosch yang digunakan pada sepeda listrik premium tersebut.

“Kalosi Lanes Evo ini unik banget karena baterainya disimpan di atas dan bisa dicopot,” ujar Ahmad Sinan dalam videonya.

Sepeda listrik ini dirancang Polygon untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti pergi ke kantor, kampus, maupun kebutuhan commuting lainnya. Dengan desain modern dan sistem e-bike Bosch, Kalosi Lanes Evo disebut menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus praktis.

Polygon Kalosi Lanes Evo Tampil Unik dengan Baterai di Atas Frame

Salah satu daya tarik utama Polygon Kalosi Lanes Evo terletak pada desain baterainya. Berbeda dengan kebanyakan e-bike yang menyimpan baterai di dalam down tube, Kalosi Lanes Evo justru meletakkannya di bagian atas frame.

Baca Juga: DPRD Bersama Pemkab Tulungagung Sahkan Lima Ranperda, Fokus Penguatan Pembangunan Daerah

Konsep removable battery tersebut memudahkan pengguna melepas baterai dan mengisi daya di kantor, rumah, atau kampus tanpa harus membawa seluruh sepeda.

“Jadi baterainya enggak ditanam di dalam frame, tapi dicantolkan di atas,” jelas Ahmad Sinan.

Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 545 watt hours (Wh). Pada indikator display, warna biru menunjukkan kondisi baterai penuh. Sistem display juga menampilkan informasi mode berkendara dan sisa daya secara real time.

Secara tampilan, Polygon Kalosi Lanes Evo hadir dengan warna biru tosca bercampur efek lembayung ungu yang cukup mencolok. Ahmad menyebut warna tersebut menjadi salah satu nilai jual utama sepeda ini.

“Warnanya cakep banget, ada efek lembayung dan biru-birunya,” katanya.

Frame yang dipakai menggunakan material aluminium alloy ALX 6061 khas Polygon. Pengelasan frame terlihat cukup rapi dengan desain sederhana dan minimalis.

Motor Bosch Active Line Plus 55 Nm Jadi Andalan

Di sektor performa, Polygon Kalosi Lanes Evo menggunakan motor Bosch Active Line Plus dengan torsi 55 Newton meter (Nm). Motor Bosch dikenal sebagai salah satu sistem e-bike premium dengan karakter tenaga halus dan responsif.

Baca Juga: Viral Q&A Sepeda E-Bike Polygon Kalosi Miles: Dipakai 2 Minggu Cuma Habis 46% Baterai, Ternyata Ini Rahasianya!

Ahmad Sinan menyebut hentakan motor Bosch terasa lembut dibanding beberapa motor e-bike lain di kelasnya.

“Kalau cari sepeda e-bike, carilah yang pakai mesin Bosch,” ujarnya.

Pengguna dapat memilih beberapa mode bantuan tenaga melalui display digital yang terpasang di handlebar. Tersedia mode standar hingga turbo untuk kebutuhan akselerasi lebih kuat.

Pada mode turbo, tenaga motor disebut paling terasa ketika digunakan untuk menanjak atau perjalanan cepat di jalan perkotaan.

Polygon juga menyematkan drivetrain Shimano Cues U6000 11 speed yang sudah menggunakan teknologi Linkglide. Teknologi ini diklaim lebih kuat dan tahan lama dibanding sistem biasa.

Rear derailleur Shimano Cues tersebut juga dilengkapi fitur lock shadow untuk menjaga kestabilan rantai saat melewati jalan bergelombang.

“Kalau Linkglide itu memang terkenal kuat,” kata Ahmad.

Suspensi Suntour dan Ban Tubeless Bikin Nyaman Harian

Untuk mendukung kenyamanan berkendara, Polygon Kalosi Lanes Evo menggunakan fork Suntour dengan travel 100 mm. Suspensi depan tersebut memakai sistem quick release dan dipadukan rem hidrolik Shimano MT200 series.

Sementara sektor roda memakai ban Vee Tire yang sudah mendukung sistem tubeless ready. Ukuran ban yang cukup besar membuat posisi riding terasa nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan santai.

“Posisi riding-nya enak banget,” ujar Ahmad Sinan.

Cockpit sepeda dibuat simpel dengan handlebar melengkung dan stem panjang bergaya klasik. Hand grip yang digunakan juga disebut cukup nyaman untuk perjalanan jauh.

Pada bagian drivetrain, Kalosi Lanes Evo menggunakan chainring single dengan tambahan chain protector agar rantai tidak mudah terlepas.

Dengan harga Rp23 juta, Ahmad Sinan menilai Polygon Kalosi Lanes Evo menjadi salah satu e-bike paling menarik di kelas commuter premium saat ini.

Ia menyebut kombinasi motor Bosch, baterai besar 545 Wh, dan desain removable battery membuat sepeda ini sangat praktis digunakan sehari-hari.

“Di harga Rp23 juta, sepeda ini memang worth it banget,” tutupnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Polygon Kalosi Lanes Evo #harga Polygon Kalosi Lanes Evo #spesifikasi e-bike Polygon #sepeda listrik Bosch Indonesia #e-bike commuter premium