Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Honda Team Asia Bangga dengan Veda Ega Pratama, Finis Keempat di Moto3 Prancis Disebut Amazing Comeback

Muhammad Rusdian Nuzula • Kamis, 21 Mei 2026 | 20:39 WIB
Honda Team Asia memuji comeback luar biasa Veda Ega Pratama usai finis keempat di Moto3 Prancis. (PINTEREST)
Honda Team Asia memuji comeback luar biasa Veda Ega Pratama usai finis keempat di Moto3 Prancis. (PINTEREST)

RADAR TULUNGAGUNG - Honda Team Asia memberikan apresiasi besar kepada Veda Ega Pratama setelah tampil impresif pada balapan Moto3 Prancis. Pembalap muda Indonesia tersebut berhasil finis di posisi keempat setelah sempat tercecer hingga luar 10 besar pada awal balapan.

Penampilan Veda bersama Honda Team Asia menjadi sorotan karena menunjukkan mental bertarung yang kuat di tengah kondisi lintasan basah yang sulit. Banyak penggemar balap motor menilai aksi pembalap asal Gunungkidul itu sebagai salah satu comeback terbaik yang pernah ditunjukkan pembalap Indonesia di ajang internasional.

Honda Team Asia bahkan menyebut perjuangan Veda sebagai “Amazing Comeback” setelah mampu bangkit dari posisi ke-14 pada akhir lap pertama hingga akhirnya mengamankan posisi keempat saat balapan berakhir.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Makin Bersinar, Pembalap Muda Indonesia yang Digadang-Gadang Menuju MotoGP

Awal Balapan Berjalan Sulit

Veda Ega Pratama memulai balapan Moto3 Prancis dari posisi keenam atau baris kedua. Posisi start tersebut sebenarnya cukup menjanjikan bagi pembalap muda Indonesia untuk bersaing di grup depan.

Namun situasi berubah ketika balapan dimulai di lintasan basah. Kondisi trek yang licin membuat banyak pembalap kesulitan menjaga ritme balapan, termasuk Veda.

Pada lap pertama, Veda mengalami penurunan posisi cukup drastis hingga keluar dari 10 besar. Ia bahkan tercatat berada di posisi ke-14 setelah menyelesaikan lap pembuka.

Penurunan tersebut menjadi perhatian banyak penggemar karena Veda termasuk pembalap dengan penurunan posisi paling banyak dibanding posisi start awalnya.

Meski begitu, Veda tidak kehilangan fokus dan mulai mencoba bangkit perlahan pada lap-lap berikutnya.

Bangkit dan Tampil Agresif

Setelah sempat tercecer, Veda mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pembalap muda Indonesia itu berhasil memperbaiki posisi dengan menyalip sejumlah lawan di lintasan.

Selain memanfaatkan kesalahan lawan yang terjatuh akibat kondisi trek basah, Veda juga tampil agresif dalam duel antarpembalap. Ia beberapa kali melakukan overtake penting untuk kembali masuk persaingan papan depan.

Pada lap ketiga, Veda berhasil kembali masuk posisi sembilan besar. Tidak berhenti sampai di situ, ia terus mempercepat ritme balapan dan berhasil naik ke posisi keempat pada lap keenam.

Kecepatan dan konsistensi Veda di lintasan basah membuat banyak penggemar kagum. Tidak sedikit yang menilai performa tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dari pembalap berusia 17 tahun itu.

Honda Team Asia Beri Pujian

Penampilan luar biasa Veda langsung mendapat apresiasi dari Honda Team Asia. Tim balap tersebut memberikan pujian melalui media sosial resmi mereka.

Honda Team Asia menyoroti perjuangan Veda yang mampu bangkit dari posisi ke-14 hingga finis di posisi keempat pada balapan yang berlangsung dalam kondisi sulit.

Pujian tersebut langsung mendapat respons positif dari penggemar motorsport Indonesia. Banyak netizen menganggap Veda sudah menunjukkan kemampuan luar biasa meski gagal naik podium.

Sebagian penggemar juga menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan rider muda terbaik dunia.

Perkembangan Veda Semakin Menjanjikan

Dalam beberapa musim terakhir, nama Veda Ega Pratama memang semakin sering diperbincangkan di dunia balap motor Asia. Pembalap muda Indonesia itu dinilai memiliki kemampuan teknis dan mental yang terus berkembang.

Kemampuan cornering yang agresif, racing line rapi, serta keberanian duel wheel to wheel menjadi salah satu keunggulan Veda di lintasan.

Selain itu, kemampuannya beradaptasi dengan kondisi balapan sulit juga mulai mendapat perhatian. Balapan di Prancis menjadi salah satu bukti bahwa Veda mampu tampil kompetitif meski menghadapi lintasan basah yang menuntut konsentrasi tinggi.

Banyak pengamat motorsport mulai percaya bahwa Veda memiliki peluang besar untuk berkembang ke level yang lebih tinggi pada masa depan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Makin Bersinar, Pembalap Muda Indonesia yang Digadang-Gadang Menuju MotoGP

Harapan Baru Balap Indonesia

Performa Veda bersama Honda Team Asia menjadi kabar positif bagi dunia balap Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pembalap muda Indonesia mulai mendapat lebih banyak kesempatan tampil di kompetisi internasional.

Keberhasilan Veda bersaing di Moto3 membuat banyak penggemar berharap Indonesia suatu saat memiliki pembalap tetap di kejuaraan dunia grand prix.

Selain menjadi kebanggaan nasional, pencapaian tersebut juga memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang ingin menekuni dunia motorsport secara profesional.

Jika perkembangan Veda terus berlanjut dan mendapat dukungan yang konsisten, peluang pembalap Indonesia untuk bersaing di level dunia semakin terbuka lebar.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #pembalap Indonesia #Moto3 Prancis #balap motor dunia