Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Veda Ega Pratama Resmi Naik ke Moto3 2026 Bersama Honda Team Asia, Indonesia Cetak Sejarah Baru di Grand Prix Dunia

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB
Veda Ega Pratama resmi naik ke Moto3 2026 bersama Honda Team Asia dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia di Grand Prix dunia.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama resmi naik ke Moto3 2026 bersama Honda Team Asia dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia di Grand Prix dunia.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Veda Ega Pratama resmi diumumkan sebagai pembalap Honda Team Asia untuk Moto3 2026. Rider muda Indonesia itu akan tampil penuh satu musim di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama talenta Jepang, Zen Mitani. Pengumuman ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi perkembangan balap motor Indonesia di level Grand Prix dunia.

Honda Team Asia mengumumkan formasi pembalap Moto3 2026 dengan memasukkan nama Veda Ega Pratama sebagai wakil Indonesia. Kehadiran Veda di ajang Moto3 menjadi pencapaian besar karena dirinya berhasil menembus kompetisi balap motor paling bergengsi di dunia pada usia yang masih sangat muda.

Veda Ega Pratama mendapat promosi ke Moto3 2026 setelah menunjukkan performa impresif dalam program pembinaan berjenjang Honda Asia. Pembalap muda asal Indonesia tersebut sebelumnya sukses menjuarai Asia Talent Cup 2023 dan menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.

Baca Juga: Jatim Pingpong Super League 2026 Digelar di Tulungagung, PTMSI Target Tembus Podium

Veda Ega Pratama Ukir Sejarah Baru untuk Indonesia

Promosi Veda Ega Pratama ke Moto3 2026 menjadi sejarah baru bagi balap motor Indonesia. Sebab, Indonesia kini memiliki dua pembalap yang tampil penuh di Grand Prix dunia musim depan.

Selain Veda yang berlaga di Moto3, Mario Suryo Aji juga akan tetap tampil di Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia. Situasi ini dianggap sebagai perkembangan besar bagi dunia balap nasional yang selama bertahun-tahun berusaha menembus dominasi pembalap Eropa dan Jepang.

Veda mendapat kesempatan tampil di Moto3 meski belum genap berusia 18 tahun. Hal tersebut dimungkinkan berkat prestasinya sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Regulasi Moto3 memang memberikan pengecualian bagi pembalap berprestasi di ajang junior tertentu untuk naik lebih cepat ke kelas dunia.

Dalam pernyataannya, Veda mengaku sangat bangga bisa mewujudkan mimpi tampil di Moto3.

“Saya sangat senang dan bangga akan membalap di Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2026. Ini adalah impian saya sejak kecil,” ujar Veda Ega Pratama.

Pembalap muda Indonesia itu juga menegaskan siap bekerja keras menghadapi tantangan besar di level Grand Prix.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Tutup Total Mulai 29 Mei, Berikut Ini Jalur Alternatifnya

Honda Team Asia Percaya Veda Ega dan Zen Mitani

Honda Team Asia memasangkan Veda Ega Pratama dengan pembalap Jepang, Zen Mitani. Keduanya merupakan produk sukses Asia Talent Cup yang diproyeksikan menjadi masa depan balap motor Asia.

Zen Mitani sendiri merupakan juara Asia Talent Cup 2024. Pada musim 2025, ia juga tampil di FIM JuniorGP World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk mengasah kemampuan di lintasan Eropa.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyebut Veda dan Mitani memiliki kualitas untuk bersaing di level dunia meski berstatus rookie.

“Kami sangat senang mengumumkan Veda Pratama dan Zen Mitani sebagai pembalap Moto3 2026 kami. Mereka telah menunjukkan kecepatan yang sangat baik di JuniorGP dan Red Bull Rookies Cup,” kata Aoyama.

Menurutnya, kedua pembalap muda tersebut merupakan hasil nyata dari program pembinaan Honda di Asia yang selama ini melahirkan talenta-talenta besar seperti Ai Ogura dan Somkiat Chantra.

Veda dikenal memiliki gaya balap agresif dan cepat beradaptasi, sementara Mitani dinilai lebih konsisten dan cerdas dalam mengatur ritme balapan. Kombinasi keduanya diprediksi menciptakan persaingan menarik di Moto3 musim depan.

Baca Juga: PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar

Dampak Besar untuk Masa Depan Balap Asia

Kehadiran Veda Ega Pratama di Moto3 2026 dinilai menjadi simbol kebangkitan pembalap Asia Tenggara di panggung Grand Prix dunia. Honda Team Asia menilai jalur pembinaan yang terstruktur mulai menunjukkan hasil nyata.

Promosi Veda dan Mitani juga berdampak pada pergerakan pembalap di kelas lain. Taiyo Furusato, yang sebelumnya membela Honda Team Asia di Moto3, dipromosikan ke Moto2 untuk menemani Mario Suryo Aji.

Furusato sendiri tampil cukup impresif pada musim 2025, termasuk meraih kemenangan perdananya di Moto3 Malaysia. Dengan perubahan ini, Honda memperlihatkan komitmennya membangun regenerasi pembalap Asia dari level junior hingga Grand Prix.

Bagi Indonesia, tampilnya Veda di Moto3 menjadi kebanggaan besar karena membuka peluang lahirnya generasi baru pembalap dunia. Apalagi, Veda selama ini dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Asia.

Musim 2026 pun akan menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama. Publik Indonesia kini menanti bagaimana kiprah rider muda tersebut saat bersaing melawan para pembalap terbaik dunia di Moto3.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Moto3 2026 #Mario Suryo Aji #motogp indonesia