Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Veda Ega Pratama Resmi Naik Moto3 2026, Indonesia Cetak Sejarah Baru di Grand Prix Bersama Honda Team Asia

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:39 WIB
Veda Ega Pratama resmi naik Moto3 2026 bersama Honda Team Asia usai jadi runner up Red Bull Rookies Cup 2025.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama resmi naik Moto3 2026 bersama Honda Team Asia usai jadi runner up Red Bull Rookies Cup 2025.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Veda Ega Pratama resmi naik ke Moto3 2026 bersama Honda Team Asia setelah tampil impresif di ajang balap junior internasional. Pembalap muda asal Gunungkidul itu dipastikan menjadi rookie Indonesia di Grand Prix musim depan usai meraih runner up Red Bull Rookies Cup 2025.

Kabar tersebut sekaligus menjadi tonggak penting bagi dunia balap Indonesia. Sebab, untuk pertama kalinya Indonesia dipastikan memiliki dua pembalap reguler di ajang Grand Prix dalam satu musim, yakni Veda Ega Pratama di Moto3 dan Mario Suryo Aji di Moto2.

Honda Team Asia secara resmi mengumumkan line up pembalap Moto3 2026 dan memasukkan nama Veda sebagai bagian dari proyek regenerasi pembalap muda Asia di level dunia.

Baca Juga: Jatim Pingpong Super League 2026 Digelar di Tulungagung, PTMSI Target Tembus Podium

Veda Ega Pratama Dapat Tiket Emas ke Moto3 2026

Naiknya Veda Ega Pratama ke Moto3 bukan keputusan instan. Pembalap muda Indonesia itu sebelumnya tampil luar biasa dalam program pembinaan Honda Asia selama beberapa tahun terakhir.

Veda merupakan juara Asia Talent Cup 2023 dan berhasil mencuri perhatian lewat performa konsisten di Eropa sepanjang musim 2025. Puncaknya terjadi saat ia sukses menjadi runner up Red Bull Rookies Cup, salah satu ajang pencarian talenta muda paling bergengsi menuju MotoGP.

Prestasi tersebut memberinya pengecualian usia untuk tampil di Moto3 sebelum genap berusia 18 tahun. Aturan itu sebelumnya juga pernah diberikan kepada beberapa talenta muda spesial di dunia balap motor.

“Ini adalah mimpi saya sejak kecil untuk menjadi pembalap kejuaraan dunia,” ujar Veda dalam pernyataan resminya.

Ia juga mengaku siap menghadapi tantangan besar di Moto3 karena harus bersaing melawan pembalap muda terbaik dunia.

Perjalanan Veda menuju Grand Prix dinilai menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan berjenjang Honda Asia yang selama ini fokus mencari talenta muda potensial dari kawasan Asia Tenggara dan Jepang.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Tutup Total Mulai 29 Mei, Berikut Ini Jalur Alternatifnya

Duet dengan Zen Mitani, Gantikan Tayo Furusato

Di Moto3 2026 nanti, Veda Ega Pratama akan membela Honda Team Asia bersama pembalap Jepang Zen Mitani. Keduanya sebenarnya sudah saling mengenal karena beberapa kali bertarung di Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup.

Kehadiran Veda sekaligus menggantikan posisi Tayo Furusato yang promosi ke kelas Moto2 usai tampil impresif pada musim sebelumnya.

Menariknya, duet Veda dan Mitani diprediksi bakal menjadi kombinasi menarik di Moto3. Veda dikenal memiliki gaya balap agresif dan cepat beradaptasi, sementara Mitani dinilai kuat dalam konsistensi dan manajemen balapan.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengaku optimistis dengan potensi dua rookie tersebut.

“Kami yakin mereka siap bersaing di level dunia setelah menunjukkan kecepatan bagus di junior GP dan Red Bull Rookies Cup,” kata Aoyama.

Pernyataan tersebut menunjukkan Honda Team Asia tidak sekadar menjadikan Veda sebagai pelengkap grid, melainkan bagian dari proyek jangka panjang mereka di Grand Prix.

Baca Juga: PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar

Indonesia Punya Dua Wakil di Grand Prix 2026

Resminya Veda Ega Pratama ke Moto3 membuat Indonesia mencatat pencapaian baru di dunia balap motor internasional. Sebab pada musim 2026 nanti, Merah Putih akan memiliki dua pembalap reguler sekaligus di Grand Prix.

Selain Veda di Moto3, Mario Suryo Aji juga dipastikan tetap bertahan di Moto2 bersama Honda Team Asia untuk musim ketiganya.

Situasi ini dianggap sebagai perkembangan positif bagi masa depan balap motor Indonesia yang selama bertahun-tahun berusaha menembus level tertinggi dunia.

Pengamat menilai keberhasilan Veda membuka peluang lebih besar bagi pembalap muda Indonesia lainnya untuk mengikuti jalur yang sama melalui Asia Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup.

Tak sedikit pula yang mulai berharap Veda bisa menjadi pembalap Indonesia pertama yang tampil kompetitif secara konsisten di papan tengah hingga papan depan Moto3.

Kini perhatian pecinta balap Indonesia tertuju pada debut Veda Ega Pratama di Moto3 2026. Dengan usia muda, pengalaman internasional, dan dukungan besar dari Honda Team Asia, Veda diharapkan mampu membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di pentas Grand Prix dunia.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Moto3 2026 #Red Bull Rookies Cup #Mario Suryo Aji