Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Veda Ega Pratama Jadi Andalan Baru Honda Team Asia di Moto3 2026, Disebut Kandidat Rookie of The Year

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:42 WIB
Veda Ega Pratama resmi naik ke Moto3 2026 bersama Honda Team Asia dan disebut kandidat kuat Rookie of The Year.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama resmi naik ke Moto3 2026 bersama Honda Team Asia dan disebut kandidat kuat Rookie of The Year.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Nama Veda Ega Pratama resmi masuk dalam line up Honda Team Asia untuk Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia itu diproyeksikan menjadi salah satu talenta Asia paling menjanjikan setelah tampil dominan di Asia Talent Cup 2023 dan impresif di Red Bull Rookies Cup 2025. Kehadiran Veda Ega Pratama juga membuka harapan baru bagi Indonesia di ajang Grand Prix dunia.

Baca Juga: Jatim Pingpong Super League 2026 Digelar di Tulungagung, PTMSI Target Tembus Podium

Veda Ega Pratama Resmi Naik ke Moto3 Bersama Honda Team Asia

Honda Team Asia secara resmi mengumumkan komposisi pembalap Moto3 untuk musim 2026. Tim yang dibentuk sejak 2013 tersebut memilih Veda Ega Pratama dan pembalap Jepang Zen Mitani sebagai duet baru mereka di kelas ringan Grand Prix.

Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi karier Veda Ega Pratama. Pembalap asal Gunungkidul tersebut berhasil mendapatkan promosi ke Moto3 setelah mencatat performa konsisten di berbagai ajang junior internasional.

Veda diketahui merupakan juara Asia Talent Cup 2023. Pada musim 2025, ia kembali menunjukkan kualitas dengan finis sebagai runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup. Prestasi tersebut membuat Veda mendapat pengecualian usia sehingga bisa tampil di Moto3 sebelum genap berusia 18 tahun.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyebut Veda dan Zen Mitani merupakan dua pembalap muda yang siap bersaing di level dunia.

“Kami sangat senang mengumumkan Veda Pratama dan Zen Mitani sebagai pembalap Moto3 2026 kami. Mereka menunjukkan kecepatan yang sangat baik di JuniorGP dan Red Bull Rookies Cup,” ujar Aoyama dalam pernyataan tim.

Musim 2026 juga menjadi momen spesial bagi Indonesia karena akan memiliki dua pembalap reguler di Grand Prix. Selain Veda Ega Pratama di Moto3, ada Mario Suryo Aji yang tetap bertahan di Moto2 bersama Idemitsu Honda Team Asia.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Tutup Total Mulai 29 Mei, Berikut Ini Jalur Alternatifnya

Statistik dan Gaya Balap Veda Ega Jadi Sorotan

Veda Ega Pratama bukan hanya dipilih karena status pembalap Indonesia. Banyak pengamat menilai keputusan Honda Team Asia didasarkan pada data performa dan kemampuan teknis sang rider.

Pada Asia Talent Cup 2023, Veda tampil dominan dengan mencatat sembilan kemenangan dari 12 balapan. Catatan tersebut menjadi salah satu statistik terbaik dalam beberapa musim terakhir ajang pembinaan Honda di Asia.

Saat tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup, Veda juga mampu beradaptasi cepat dengan karakter balap Eropa yang terkenal agresif. Ia beberapa kali bertarung di grup depan melawan pembalap muda asal Spanyol dan Italia.

Kemampuan membaca racing line, manajemen ban, hingga keberanian melakukan overtaking menjadi keunggulan utama Veda Ega Pratama. Banyak pengamat bahkan menyebutnya sebagai kandidat kuat Rookie of The Year Moto3 2026.

Dalam tes pramusim di Sirkuit Jerez awal 2026, Veda juga disebut mampu beradaptasi cepat dengan motor Honda NSF250RW. Ia dinilai memiliki kemampuan memberikan feedback teknis yang akurat kepada mekanik tim.

“Ini adalah impian saya sejak kecil. Saya tahu Moto3 akan menjadi tantangan besar, tetapi saya siap bekerja keras dan belajar sebanyak mungkin,” kata Veda Ega Pratama.

Baca Juga: PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar

Harapan Baru Indonesia di Grand Prix Dunia

Kehadiran Veda Ega Pratama di Moto3 dinilai menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Honda Team Asia dalam membangun pembalap Asia di Grand Prix.

Tim tersebut sebelumnya sukses mengembangkan pembalap seperti Ai Ogura dan Somkiat Chantra hingga mampu bersaing di level dunia.

Kini Veda disebut sebagai “kepingan puzzle” baru yang diharapkan bisa membawa Indonesia lebih kompetitif di ajang Grand Prix. Ekspektasi terhadap pembalap muda itu pun cukup tinggi mengingat Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu basis penggemar MotoGP terbesar di dunia.

Honda Team Asia sendiri menilai Veda memiliki kombinasi agresivitas dan ketenangan yang cocok untuk persaingan Moto3 yang terkenal ketat. Selain itu, mental balap dan konsistensinya menjadi modal penting untuk menghadapi musim debut.

Meski begitu, tantangan besar tetap menanti Veda Ega Pratama. Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif dengan persaingan rapat di setiap balapan. Adaptasi terhadap tekanan, strategi balapan, dan konsistensi akan menjadi penentu perjalanan kariernya.

Namun dengan sistem pembinaan yang kuat serta dukungan penuh dari Honda Team Asia, Veda kini membawa harapan besar bagi Merah Putih untuk kembali bersaing di panggung balap motor dunia.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Moto3 2026 #Red Bull Rookies Cup #Mario Suryo Aji