Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kritik Mekanik Honda Team Asia Menggema, Veda Ega Pratama Justru Dipuji Usai Tampil Konsisten di Moto3 2026

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:45 WIB
Veda Ega Pratama disorot usai kritik keras untuk mekanik Honda Team Asia di Moto3 2026 jelang seri Mugello.(Gemini AI)
Veda Ega Pratama disorot usai kritik keras untuk mekanik Honda Team Asia di Moto3 2026 jelang seri Mugello.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan di Moto3 2026 setelah muncul kritik keras terhadap performa teknis motor Honda Team Asia. Sejumlah pengamat internasional menilai masalah setup gearbox dan rasio gigi membuat performa motor Veda Ega Pratama tidak maksimal saat tampil di Sirkuit Catalunya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Mei 2026: Panen Raya Rezeki Hasil Kerja Keras, Waspada Konflik dengan Pasangan dan Isu Miring di Tempat Kerja!

Veda Ega Pratama Disebut Dirugikan Masalah Teknis Motor

Sorotan terhadap Honda Team Asia muncul usai balapan Moto3 Catalunya 2026. Dalam tayangan onboard dan data telemetri, motor Honda NSF250RW milik Veda Ega Pratama terlihat mengalami kesulitan akselerasi saat keluar tikungan.

Pengamat MotoGP internasional bernama Mateo menyebut masalah utama berasal dari penentuan gear ratio yang dinilai kurang optimal. Menurutnya, kesalahan setup kecil di Moto3 bisa berdampak besar terhadap ritme balapan.

“Di kelas Moto3, selisih sepersekian detik sangat menentukan. Rasio gigi yang tidak tepat bisa menghancurkan momentum pembalap,” ungkap Mateo dalam analisis paddock.

Kritik tersebut langsung mengarah ke kru mekanik Honda Team Asia yang dianggap lambat membaca feedback teknis dari Veda Ega Pratama. Situasi itu bahkan disebut membuat manajer tim, Hiroshi Aoyama, berada dalam tekanan besar.

Meski demikian, Veda Ega Pratama memilih merespons situasi dengan tenang. Pembalap asal Gunungkidul itu tidak menyalahkan tim secara terbuka dan justru fokus melakukan evaluasi diri sebagai rookie Moto3.

Sikap dewasa Veda mendapat banyak pujian dari media internasional. Banyak pengamat menilai mentalitas pembalap Indonesia tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya tetap kompetitif di musim debut.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Fans Jepang Kagum, Popularitas Rider Indonesia Disebut Mulai Kalahkan Pembalap Negeri Sakura

Konsistensi Veda Ega Jadi Bukti Talenta Besar Indonesia

Di tengah kontroversi teknis yang berkembang, performa Veda Ega Pratama di Moto3 2026 justru menunjukkan grafik positif. Hingga seri keenam musim ini, Veda berhasil menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 58 poin.

Catatan tersebut menjadi pencapaian impresif bagi seorang rookie. Menariknya, Veda baru sekali naik podium ketiga sepanjang musim, yakni saat Moto3 Brasil. Namun konsistensinya finis di zona delapan besar membuatnya mampu bersaing di papan atas klasemen.

Data itu bahkan menempatkan Veda di atas beberapa pembalap yang sudah meraih kemenangan seri musim ini. Media Italia menyebut pembalap Indonesia tersebut sebagai salah satu talenta muda terbaik yang tampil di Moto3 musim 2026.

Pengamat menilai kekuatan utama Veda Ega Pratama terletak pada konsistensi dan kemampuan menjaga ritme balapan. Ia dinilai mampu meminimalkan kesalahan meski masih berstatus debutan.

Selain itu, gaya balap agresif tetapi rapi membuat Veda mulai diperhitungkan di paddock Moto3. Beberapa tim Eropa bahkan dikabarkan mulai memantau perkembangan pembalap muda Indonesia tersebut.

Di media sosial, muncul pula rumor liar soal dugaan motor Veda sengaja tidak dimaksimalkan agar tidak terlalu mendominasi musim debut. Namun isu tersebut belum memiliki dasar kuat dan lebih banyak berkembang di kalangan netizen.

Sebaliknya, rumor yang lebih realistis menyebut Honda Racing Corporation mulai menyiapkan paket upgrade teknis khusus untuk motor Veda Ega Pratama menghadapi sisa musim 2026.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Resmi Naik ke Moto3 2026 Bersama Honda Team Asia, Indonesia Cetak Sejarah Baru di Grand Prix Dunia

Mugello Jadi Harapan Kebangkitan Veda Ega Pratama

Setelah drama Catalunya, perhatian kini tertuju pada Moto3 Mugello 2026. Sirkuit legendaris Italia itu dinilai menjadi salah satu trek favorit Veda Ega Pratama.

Dalam dua musim terakhir di Red Bull MotoGP Rookies Cup, Veda memiliki catatan impresif di Mugello. Pada musim 2025, ia bahkan sukses meraih kemenangan ganda alias back to back podium pertama di sirkuit tersebut.

Saat itu Veda mencatat waktu 26 menit 31,484 detik dengan top speed mencapai 226,4 km/jam. Strategi slipstream yang digunakannya juga disebut sangat cerdas dalam duel melawan rival-rival Eropa.

Karakter Mugello yang flowing dan cepat dianggap cocok dengan gaya balap Veda yang agresif namun tetap presisi. Bahkan Hiroshi Aoyama pernah mengakui bahwa Mugello merupakan salah satu sirkuit favorit pembalap Indonesia tersebut.

Kini publik Indonesia berharap Honda Team Asia mampu memberikan setup motor terbaik agar Veda bisa tampil maksimal. Jika masalah teknis berhasil diperbaiki, peluang pembalap muda Merah Putih itu untuk meraih podium di Italia terbuka cukup besar.

Moto3 Mugello 2026 pun diprediksi menjadi momen penting pembuktian Veda Ega Pratama di tengah sorotan tajam dunia balap internasional.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Veda Ega Pratama #Honda Team Asia #Hiroshi Aoyama #Moto3 2026 #Moto3 Mugello